Rabu, 16 Desember 2015

EXOU Love Story - Happiness (Chanyeol Ver.)


Title                : Happiness
Author           : Park Mitha
Genre              : Romance, Comedy,
Lengh              : Oneshoot
Rating             : All
Cast                : IU-Lee Jieun, Chanyeol (EXO), Etc

***
Destiny

Berjalan dengan langkah lesu menyusuri setiap lekuk jalan kecil yang ada ditaman itu, wajah cantik dengan bibir yang merah itu terlihat begitu sedih ketika fikiran tentang beberapa waktu lalu teringat difikirannya

Jieun-ah, maaf aku tidak bisa lanjut denganmu

Kalimat yang diucapkan begitu lembut oleh namja yang ia cintai namun kenapa malah terasa begitu menyakitkan, ia baru saja diputuskan oleh kekasihnya dengan alasan ‘kau kekanakan’ ‘kau tidak bisa memasak’ dan masih banyak lagi kalimat menyakitkan yang diucapkan mantan kekasihnya jika ia mengingatnya

“bodoh, seharusnya aku tidak menangisi namja sialan itu” gerutu Jieun sambil menduduki salah satu kursi yang ada ditaman itu, “tapi kenapa dia memutuskanku secara mendadak seperti ini” tiba tiba Jieun merengek pelan sambil menundukkan kepalanya, ia benar benar tidak bisa menerima kenyataan

“anak muda jaman sekarang yang difikirkan hanyalah cinta” Jieun refleks menengok saat ia mendengar suara berat seseorang, ia sedikit terlonjak kaget saat ia melihat seseorang dengan kostum badut tikus lucu yang tengah duduk disampingnya


“siapa kau?” ucap Jieun sambil sedikit menjauhkan dirinya dari orang itu, orang itupun membuka penutup kepala itu dan menunjukkan wajah tampan seorang namja yang tengah tersenyum pada Jieun

“perkenalkan namaku Park Chanyeol, anak anak disini biasa memanggilku tuan badut” jelasnya sambil tersenyum sumringah, Jieunpun menghela nafas lega. Ia kembali meratapi nasibnya yang sempat terputus karna kehadiran badut tampan itu

“bisakah kau tinggalkan aku sendiri?” lirih Jieun

“tidak bisa” jawab Chanyeol mantap

“kenapa?”

“karna disaat seperti ini kau tidak boleh ditinggalkan sendirian, mungkin saja kau akan berbuat nekat” jelas Chanyeol sambil menunjukkan ekspresi lucunya

“aku tidak sebodoh itu” jawab Jieun malas

“kau tau? Kau itu cantik, untuk apa kau menangisi namja yang sudah menyia nyiakan gadis sepertimu, lebih baik tinggalkan dia dan cari seseorang yang jauh lebih baik darinya” jelas Chanyeol

“sebenarnya... kau ini badut atau penasihat?” seketika Chanyeol tertawa malu saat mendengar pertanyaan Jieun yang begitu polos

“aku... aku juga tidak tau aku ini apa, yang pasti aku bukan alien” seketika Jieun tersenyum geli mendengar pernyataan Chanyeol, “nah... akhirnya kau tersenyum juga” ucap Chanyeol senang, Jieunpun menatap namja itu penuh arti

***

4:00 PM

Waktunya untuk pulang kerja, Jieunpun merapikan meja kerjanya dan segera pulang, masih banyak yang harus ia kerjakan, terlebih tugas yang sudah menunggu dirumah

Jieunpun berjalan dengan santai menggunakan sepatu hak tingginya itu menyusuri setiap lekuk trotoar yang disediakan untuk pejalan kaki, namun saat ia melewati taman kemarin tatapannya tertuju pada badut tikus coklat yang kemarin menyapanya

Sedangkan suasana taman yang begitu ramai pengunjung membuat badut tampan itu kewalahan menghadapi anak anak yang memintanya untuk menghibur mereka, mau tidak mau Chanyeol melakukan semua yang anak anak itu perintahkan

Cukup lama ia melayani setiap anak kecil yang memintanya melakukan sesuatu hingga akhirnya ia bisa beristirahat dan melepas kostum badut yang begitu panas juga pengap itu

Chanyeolpun duduk sambil mengipaskan lengannya kewajahnya yang berkeringat, namun ia dibuat terkejut dengan kehadiran seseorang dibelakangnya yang menyodorkan segelas cup minuman segar padanya

Chanyeolpun menengok kebelakang dimana ia bisa melihat Jieun yang tengah tersenyum kearahnya, Chanyeolpun membalas senyuman itu dan menerima minuman pemberian Jieun hingga gadis itu mengambil posisi duduk disampingnya

“bagaimana hari ini?” tanya Jieun dengan wajah cerahnya, Chanyeol tersenyum lalu meminum minumannya membuat Jieun terlihat menunggu balasan namja itu

“hari ini... ahh aku benar benar lelah” ucap Chanyeol sambil mengerang membuat Jieun menatapnya bingung, “apa yang kau lakukan disini?” tanya namja itu balik

“apa aku tidak boleh kesini?”

“kau ingin menemuiku ya?” tiba tiba ekspresi wajah Chanyeol berubah menjadi jahil hingga ia menggoda gadis cantik disampingnya itu

“a...anniyo” jawab Jieun gugup, gadis itu sampai tidak berani menatap lawan bicaranya karna ia merasakan pipinya yang begitu panas

“pipimu memerah” ucap Chanyeol, Jieunpun memegangi pipinya dan seketika Chanyeol tertawa senang karna sudah berhasil menggoda gadis itu

“ya!” kesal Jieun, iapun memukul lengan Chanyeol, namun namja itu masih terus saja tertawa

“kau terlihat cerah hari ini, apa masalahmu sudah selesai?” tanya Chanyeol akhirnya, Jieun menggeleng pelan

“masalahku bukanlah hal yang harus diselesaikan” jelas Jieun yang tiba tiba terlihat murung, Chanyeolpun menatap iba gadis itu

“kau cemberut lagi” ucapnya, tiba tiba sebuah ide jahil terlintas dikepalanya, iapun mendekatkan cup minumannya yang dingin itu dan menempelkannya kepipi Jieun hingga gadis itu terlihat terkejut

“pipimu masih memerah, aku fikir dengan mendinginkannya akan reda” ucap Chanyeol dengan wajah polosnya, Jieunpun memegangi pipinya yang katanya merah, tiba tiba Chanyeol tertawa

“aiis” kesal Jieun, iapun memukuli Chanyeol karna namja itu terus saja menjahilinya, “rasakan ini karna kau sudah berani menjahiliku” ucap Jieun yang terus terusan menggebuki Chanyeol, kali ini giliran Jieun yang tertawa senang

Tanpa sengaja Chanyeol yang duduk diujung kursi itu salah bersender hingga ia terjatuh dari kursi dengan masih memegangi kedua tangan Jieun membuat gadis itu juga ikut jatuh diatasnya, mata merekapun bertemu dalam jarak yang begitu dekat

Jantung mereka saling berlomba beradu cepat, sampai akhirnya sebuah bola menghampiri mereka, membuat Jieun maupun Chanyeol tersadar dari lamunannya

Suasana tiba tiba menjadi canggung, Jieun benar benar tidak berani menatap Chanyeol, mungkin kali ini pipinya benar benar memerah karna terlalu malu, “mian” ucap Chanyeol pelan, namja itu bahkan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal

“ahh sepertinya aku harus pulang” ucap Jieun mengalihkan pembicaraan gadis itupun pergi tanpa berani melihat kearah Chanyeol, sedangkan Chanyeol yang ditinggal itu menyentuh jantungnya yang berdetak tidak karuan dan sebuah senyuman terukir dibibir namja itu

***

Seperti hari hari sebelumnya, rutinitas yang Jieun lakukan yaitu berjalan kaki menuju rumahnya setelah hampir seharian berkerja, memang jaraknya tidak terlalu jauh, Jieun juga sering menyempatkan diri untuk jalan jalan ditaman

Namun hari ini sepertinya Jieun begitu menghindari taman terlebih saat ia melihat Chanyeol yang sedang duduk dikursi taman ditemani seorang gadis kecil yang sepertinya sedang bermain dengannya, Jieunpun sebisa mungkin menghindari untuk melihat kearah namja itu

“hei nona” ucap Chanyeol yang sukses membuat Jieun menghentikan langkahnya, iapun perlahan membalikkan badannya dan melihat kearah Chanyeol yang sedang berdiri menghadap kearahnya dengan senyuman manisnya

“kau memanggilku?” tanya Jieun ragu, Chanyeol mengangguk sambil tersenyum, namja itupun berjalan mendekati Jieun membuat Jieun semakin malu apalagi jika ia mengingat kejadian kemarin

“iya, aku tidak tau namamu jadi aku bingung ingin memanggilmu apa” jelas Chanyeol, “kau darimana?” tanyanya

“aku baru saja pulang kerja” ucap Jieun, “namaku Lee Jieun” lanjutnya

“ohh begitu, aku benar benar butuh bantuanmu” Jieun menaikkan alisnya bingung, “kau mau membantukukan?” lanjutnya

“memangnya kau butuh bantuan apa?”

“tolong bantu aku membagikan balon balon itu pada anak anak disini” Jieunpun melihat kearah kursi  tempat Chanyeol tadi duduk bersama seorang gadis kecil yang kini sudah pergi, terdapat begitu banyak balon helium yang terikat dikursi tersebut

“baiklah” jawab Jieun akhirnya, Chanyeolpun tersenyum senang lalu menarik tangan Jieun untuk mengambil balon balon itu, “Chanyeol-ssi...” ucap Jieun canggung, Chanyeolpun tersadar dan ia langsung melepaskan genggaman tangan itu membuat mereka kembali canggung

“mian” ucap Chanyeol gugup, “baiklah, kau bagikan dibagian sana, dan aku disana, nanti kita bertemu ditempat wahana bermain ne” ucapnya sambil memberitahu Jieun, Jieunpun mengangguk mengerti dan mulai membagikan balon balon yang ada ditangannya itu pada setiap anak kecil yang ada disana

“hei adik kecil, ini untukmu ya” ucap Jieun begitu ramah menyapa setiap anak kecil yang ia lewati ditaman itu, tidak butuh waktu lama balonpun sudah habis dibagikan dan Jieun segera berjalan menuju tempat yang sudah ia janjikan dengan Chanyeol

Setibanya disana suasananya sangat sepi, namun mata Jieun tertuju pada sebuah pemandangan dimana terlihat sebuah spanduk besar bertuliskan ‘Saranghae Jieun-ah’

“untuk siapa itu?” bingungnya, iapun melihat sekitar, keadaan taman sangat sepi namun ia melihat badut Chanyeol tengah berdiri menghadapnya dengan sebuket bunga ditangannya

Perlahan Chanyeol dengan kostum badut itu berjalan mendekati Jieun diikuti dengan keadaan taman yang mulai ramai dengan anak anak yang memegang balon balon yang sudah ia dan Chanyeol bagikan tadi, Chanyeolpun membuka topeng badut itu

“Chanyeol-ssi, ini ada apa ya...” tanya Jieun ragu ragu

Chanyeolpun memberikan bunga yang ada ditangannya pada Jieun sambil tersenyum, dengan wajah ragu Jieun menerima bunga itu, “Chanyeol-ssi...”

“Saranghae Lee Jieun” Jieun refleks membulatkan matanya saat Chanyeol memotong ucapannya, bukan karna ucapannya yang dipotong tapi kalimat Chanyeol membuatnya membatu ditempat

“ma... maksudmu?” tanya Jieun terbata bata

“jujur aku bukanlah orang yang pandai merangkai kata, aku hanya ingin mengatakan padamu kalau aku sangat bahagia setiap melihatmu, jantungku selalu berdetak tidak jelas setiap melihat kau tersenyum, dan aku menyadari satu hal...” Jieun terlihat menunggu lanjutan ucapan Chanyeol

“aku sudah jatuh cinta padamu” lanjut Chanyeol, membuat Jieun terlihat terkejut juga tersipu malu mendengar ucapan namja itu

“Jieun-ah, apa kau mau menerimaku sebagai orang yang selalu mengisi harimu? Menjadi orang pertama yang kau fikirkan setiap kau terbangun dipagi hari?” ucap Chanyeol

“kalimatmu membuatku bingung ingin menjawab apa” ucap Jieun malu malu yeoja itu bahkan tidak berani menatap Chanyeol, Chanyeolpun tersenyum geli mendengar jawaban gadis itu

“Jieun-ah, apa kau mau menjadi kekasihku?” tanya Chanyeol sekali lagi, Jieunpun menatap Chanyeol sambil tersenyum

“menurutmu?” tanya Jieun malu malu, “ya... aku mau” lanjutnya sambil tertunduk malu, seketika anak kecil yang ada disana bersorak gembira lalu menerbangkan balon balon yang mereka pegang hingga berterbangan dilangit

“kau yang membuat itu?” tanya Jieun sambil menunjuk spanduk besar itu, Chanyeol mengangguk, “bukankah kau baru tau namaku?” bingungnya

“kau fikir aku juga baru jatuh cinta padamu?” tanya Chanyeol balik, bukannya menjawab Jieun malah memeluk namja itu karna terlalu malu dan bahagia

“saranghae Jieun-ah”

“na ddo saranghae badut tampan”


FIN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar