Title :
Happiness
Author :
Park Mitha
Genre :
Romance, Comedy,
Lengh :
Oneshoot
Rating :
All
Cast :
IU-Lee Jieun, Chanyeol (EXO), Etc
Berjalan dengan langkah lesu menyusuri
setiap lekuk jalan kecil yang ada ditaman itu, wajah cantik dengan bibir yang
merah itu terlihat begitu sedih ketika fikiran tentang beberapa waktu lalu
teringat difikirannya
‘Jieun-ah, maaf aku tidak bisa lanjut
denganmu’
Kalimat yang diucapkan begitu lembut oleh
namja yang ia cintai namun kenapa malah terasa begitu menyakitkan, ia baru saja
diputuskan oleh kekasihnya dengan alasan ‘kau kekanakan’ ‘kau tidak bisa
memasak’ dan masih banyak lagi kalimat menyakitkan yang diucapkan mantan
kekasihnya jika ia mengingatnya
“bodoh, seharusnya aku tidak menangisi
namja sialan itu” gerutu Jieun sambil menduduki salah satu kursi yang ada
ditaman itu, “tapi kenapa dia memutuskanku secara mendadak seperti ini” tiba
tiba Jieun merengek pelan sambil menundukkan kepalanya, ia benar benar tidak
bisa menerima kenyataan
“anak muda jaman sekarang yang difikirkan
hanyalah cinta” Jieun refleks menengok saat ia mendengar suara berat seseorang,
ia sedikit terlonjak kaget saat ia melihat seseorang dengan kostum badut tikus
lucu yang tengah duduk disampingnya
“siapa kau?” ucap Jieun sambil sedikit
menjauhkan dirinya dari orang itu, orang itupun membuka penutup kepala itu dan
menunjukkan wajah tampan seorang namja yang tengah tersenyum pada Jieun
“perkenalkan namaku Park Chanyeol, anak
anak disini biasa memanggilku tuan badut” jelasnya sambil tersenyum sumringah,
Jieunpun menghela nafas lega. Ia kembali meratapi nasibnya yang sempat terputus
karna kehadiran badut tampan itu
“bisakah kau tinggalkan aku sendiri?” lirih
Jieun
“tidak bisa” jawab Chanyeol mantap
“kenapa?”
“karna disaat seperti ini kau tidak boleh
ditinggalkan sendirian, mungkin saja kau akan berbuat nekat” jelas Chanyeol
sambil menunjukkan ekspresi lucunya
“aku tidak sebodoh itu” jawab Jieun malas
“kau tau? Kau itu cantik, untuk apa kau
menangisi namja yang sudah menyia nyiakan gadis sepertimu, lebih baik
tinggalkan dia dan cari seseorang yang jauh lebih baik darinya” jelas Chanyeol
“sebenarnya... kau ini badut atau
penasihat?” seketika Chanyeol tertawa malu saat mendengar pertanyaan Jieun yang
begitu polos
“aku... aku juga tidak tau aku ini apa,
yang pasti aku bukan alien” seketika Jieun tersenyum geli mendengar pernyataan
Chanyeol, “nah... akhirnya kau tersenyum juga” ucap Chanyeol senang, Jieunpun
menatap namja itu penuh arti
***
4:00 PM
Waktunya untuk pulang kerja, Jieunpun
merapikan meja kerjanya dan segera pulang, masih banyak yang harus ia kerjakan,
terlebih tugas yang sudah menunggu dirumah
Jieunpun berjalan dengan santai menggunakan
sepatu hak tingginya itu menyusuri setiap lekuk trotoar yang disediakan untuk
pejalan kaki, namun saat ia melewati taman kemarin tatapannya tertuju pada
badut tikus coklat yang kemarin menyapanya
Sedangkan suasana taman yang begitu ramai
pengunjung membuat badut tampan itu kewalahan menghadapi anak anak yang
memintanya untuk menghibur mereka, mau tidak mau Chanyeol melakukan semua yang
anak anak itu perintahkan
Cukup lama ia melayani setiap anak kecil
yang memintanya melakukan sesuatu hingga akhirnya ia bisa beristirahat dan
melepas kostum badut yang begitu panas juga pengap itu
Chanyeolpun duduk sambil mengipaskan
lengannya kewajahnya yang berkeringat, namun ia dibuat terkejut dengan
kehadiran seseorang dibelakangnya yang menyodorkan segelas cup minuman segar
padanya
Chanyeolpun menengok kebelakang dimana ia
bisa melihat Jieun yang tengah tersenyum kearahnya, Chanyeolpun membalas
senyuman itu dan menerima minuman pemberian Jieun hingga gadis itu mengambil
posisi duduk disampingnya
“bagaimana hari ini?” tanya Jieun dengan
wajah cerahnya, Chanyeol tersenyum lalu meminum minumannya membuat Jieun
terlihat menunggu balasan namja itu
“hari ini... ahh aku benar benar lelah”
ucap Chanyeol sambil mengerang membuat Jieun menatapnya bingung, “apa yang kau
lakukan disini?” tanya namja itu balik
“apa aku tidak boleh kesini?”
“kau ingin menemuiku ya?” tiba tiba
ekspresi wajah Chanyeol berubah menjadi jahil hingga ia menggoda gadis cantik
disampingnya itu
“a...anniyo” jawab Jieun gugup, gadis itu
sampai tidak berani menatap lawan bicaranya karna ia merasakan pipinya yang
begitu panas
“pipimu memerah” ucap Chanyeol, Jieunpun
memegangi pipinya dan seketika Chanyeol tertawa senang karna sudah berhasil
menggoda gadis itu
“ya!” kesal Jieun, iapun memukul lengan
Chanyeol, namun namja itu masih terus saja tertawa
“kau terlihat cerah hari ini, apa masalahmu
sudah selesai?” tanya Chanyeol akhirnya, Jieun menggeleng pelan
“masalahku bukanlah hal yang harus
diselesaikan” jelas Jieun yang tiba tiba terlihat murung, Chanyeolpun menatap
iba gadis itu
“kau cemberut lagi” ucapnya, tiba tiba
sebuah ide jahil terlintas dikepalanya, iapun mendekatkan cup minumannya yang
dingin itu dan menempelkannya kepipi Jieun hingga gadis itu terlihat terkejut
“pipimu masih memerah, aku fikir dengan
mendinginkannya akan reda” ucap Chanyeol dengan wajah polosnya, Jieunpun
memegangi pipinya yang katanya merah, tiba tiba Chanyeol tertawa
“aiis” kesal Jieun, iapun memukuli Chanyeol
karna namja itu terus saja menjahilinya, “rasakan ini karna kau sudah berani
menjahiliku” ucap Jieun yang terus terusan menggebuki Chanyeol, kali ini
giliran Jieun yang tertawa senang
Tanpa sengaja Chanyeol yang duduk diujung
kursi itu salah bersender hingga ia terjatuh dari kursi dengan masih memegangi
kedua tangan Jieun membuat gadis itu juga ikut jatuh diatasnya, mata merekapun
bertemu dalam jarak yang begitu dekat
Jantung mereka saling berlomba beradu
cepat, sampai akhirnya sebuah bola menghampiri mereka, membuat Jieun maupun
Chanyeol tersadar dari lamunannya
Suasana tiba tiba menjadi canggung, Jieun
benar benar tidak berani menatap Chanyeol, mungkin kali ini pipinya benar benar
memerah karna terlalu malu, “mian” ucap Chanyeol pelan, namja itu bahkan
menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
“ahh sepertinya aku harus pulang” ucap
Jieun mengalihkan pembicaraan gadis itupun pergi tanpa berani melihat kearah
Chanyeol, sedangkan Chanyeol yang ditinggal itu menyentuh jantungnya yang
berdetak tidak karuan dan sebuah senyuman terukir dibibir namja itu
***
Seperti hari hari sebelumnya, rutinitas
yang Jieun lakukan yaitu berjalan kaki menuju rumahnya setelah hampir seharian
berkerja, memang jaraknya tidak terlalu jauh, Jieun juga sering menyempatkan
diri untuk jalan jalan ditaman
Namun hari ini sepertinya Jieun begitu
menghindari taman terlebih saat ia melihat Chanyeol yang sedang duduk dikursi
taman ditemani seorang gadis kecil yang sepertinya sedang bermain dengannya,
Jieunpun sebisa mungkin menghindari untuk melihat kearah namja itu
“hei nona” ucap Chanyeol yang sukses
membuat Jieun menghentikan langkahnya, iapun perlahan membalikkan badannya dan
melihat kearah Chanyeol yang sedang berdiri menghadap kearahnya dengan senyuman
manisnya
“kau memanggilku?” tanya Jieun ragu,
Chanyeol mengangguk sambil tersenyum, namja itupun berjalan mendekati Jieun
membuat Jieun semakin malu apalagi jika ia mengingat kejadian kemarin
“iya, aku tidak tau namamu jadi aku bingung
ingin memanggilmu apa” jelas Chanyeol, “kau darimana?” tanyanya
“aku baru saja pulang kerja” ucap Jieun,
“namaku Lee Jieun” lanjutnya
“ohh begitu, aku benar benar butuh
bantuanmu” Jieun menaikkan alisnya bingung, “kau mau membantukukan?” lanjutnya
“memangnya kau butuh bantuan apa?”
“tolong bantu aku membagikan balon balon
itu pada anak anak disini” Jieunpun melihat kearah kursi tempat Chanyeol tadi duduk bersama seorang
gadis kecil yang kini sudah pergi, terdapat begitu banyak balon helium yang terikat
dikursi tersebut
“baiklah” jawab Jieun akhirnya, Chanyeolpun
tersenyum senang lalu menarik tangan Jieun untuk mengambil balon balon itu,
“Chanyeol-ssi...” ucap Jieun canggung, Chanyeolpun tersadar dan ia langsung
melepaskan genggaman tangan itu membuat mereka kembali canggung
“mian” ucap Chanyeol gugup, “baiklah, kau
bagikan dibagian sana, dan aku disana, nanti kita bertemu ditempat wahana
bermain ne” ucapnya sambil memberitahu Jieun, Jieunpun mengangguk mengerti dan
mulai membagikan balon balon yang ada ditangannya itu pada setiap anak kecil
yang ada disana
“hei adik kecil, ini untukmu ya” ucap Jieun
begitu ramah menyapa setiap anak kecil yang ia lewati ditaman itu, tidak butuh
waktu lama balonpun sudah habis dibagikan dan Jieun segera berjalan menuju
tempat yang sudah ia janjikan dengan Chanyeol
Setibanya disana suasananya sangat sepi,
namun mata Jieun tertuju pada sebuah pemandangan dimana terlihat sebuah spanduk
besar bertuliskan ‘Saranghae Jieun-ah’
“untuk siapa itu?” bingungnya, iapun
melihat sekitar, keadaan taman sangat sepi namun ia melihat badut Chanyeol
tengah berdiri menghadapnya dengan sebuket bunga ditangannya
Perlahan Chanyeol dengan kostum badut itu
berjalan mendekati Jieun diikuti dengan keadaan taman yang mulai ramai dengan
anak anak yang memegang balon balon yang sudah ia dan Chanyeol bagikan tadi,
Chanyeolpun membuka topeng badut itu
“Chanyeol-ssi, ini ada apa ya...” tanya
Jieun ragu ragu
Chanyeolpun memberikan bunga yang ada
ditangannya pada Jieun sambil tersenyum, dengan wajah ragu Jieun menerima bunga
itu, “Chanyeol-ssi...”
“Saranghae Lee Jieun” Jieun refleks
membulatkan matanya saat Chanyeol memotong ucapannya, bukan karna ucapannya
yang dipotong tapi kalimat Chanyeol membuatnya membatu ditempat
“ma... maksudmu?” tanya Jieun terbata bata
“jujur aku bukanlah orang yang pandai
merangkai kata, aku hanya ingin mengatakan padamu kalau aku sangat bahagia
setiap melihatmu, jantungku selalu berdetak tidak jelas setiap melihat kau
tersenyum, dan aku menyadari satu hal...” Jieun terlihat menunggu lanjutan
ucapan Chanyeol
“aku sudah jatuh cinta padamu” lanjut
Chanyeol, membuat Jieun terlihat terkejut juga tersipu malu mendengar ucapan
namja itu
“Jieun-ah, apa kau mau menerimaku sebagai
orang yang selalu mengisi harimu? Menjadi orang pertama yang kau fikirkan
setiap kau terbangun dipagi hari?” ucap Chanyeol
“kalimatmu membuatku bingung ingin menjawab
apa” ucap Jieun malu malu yeoja itu bahkan tidak berani menatap Chanyeol,
Chanyeolpun tersenyum geli mendengar jawaban gadis itu
“Jieun-ah, apa kau mau menjadi kekasihku?”
tanya Chanyeol sekali lagi, Jieunpun menatap Chanyeol sambil tersenyum
“menurutmu?” tanya Jieun malu malu, “ya...
aku mau” lanjutnya sambil tertunduk malu, seketika anak kecil yang ada disana
bersorak gembira lalu menerbangkan balon balon yang mereka pegang hingga
berterbangan dilangit
“kau yang membuat itu?” tanya Jieun sambil
menunjuk spanduk besar itu, Chanyeol mengangguk, “bukankah kau baru tau
namaku?” bingungnya
“kau fikir aku juga baru jatuh cinta
padamu?” tanya Chanyeol balik, bukannya menjawab Jieun malah memeluk namja itu
karna terlalu malu dan bahagia
“saranghae Jieun-ah”
“na ddo saranghae badut tampan”
FIN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar