Jumat, 18 Oktober 2013

[FF] Only You (Chapter 1)



Title: Only You
Genre: ? (entahlah)
Lengh: Chapter
Rating: +13
Cast: =>
IU – Lee Ji Eun
L (INFINITE) – Kim Myungsoo
Woohyun (INFINITE) – Nam Woohyun
Others member INFINITE
Jiyeon (T-ARA) – Park Jiyeon
Others cast: =>
Cari sendiri ya ! J

Annyeong, ini FF aku yang pertama kali aku pos diblog ini, tapi ini FF aku yang kedua, hehehe J
Maaf ya kalau di FF ini banyak kesalahan penulisan, kemiripan dsb karna ini hanya rekayasa aku aja, dan ingat kalo kalian ga suka shippernya lebih baik ga usah dibaca aja ya, dari pada ngebash, ok silahkan dibaca dan jangan lupa coment ya J, ini real atas otakku dan mungkin kalo ada kemiripan dengan drama Korea dimaklumi aja ya (#GAJE Loo thor), ini di pos dibeberapa blog aku yang lainnya Juga (ga nanya)



“Kajja kajja, semangat semangat, jangan lemas seperti ini, kapan latihannya akan selesai jika seperti ini” omel sang leader Sunggyu, ya sekarang ini INFINITE sedang latihan dance untuk comeback Man In Love. Siapa yang tidak kenal INFINITE, mereka adalah boyband ternama di Korea Selatan yang fansnya dimana mana

“Hyung, 5 menit lagi, pliiiiiis” dengan aegyonya Woohyun memohon

“YA! Disaat seperti inipun kau masih sempat beraegyo” omel Dongwoo

“YA! YA! Jangan bahas itu lagi, cepat ambil posisi kalian, satu kali lagi baru kalian boleh istirahat” ucap sang manager mereka

“Aiiiiis” keluh semua member kecuali Sunggyu

Saat sudah selesai latihan semua memberpun terkapar diruang latihan itu dengan tubuh yang bagaikan mandi keringat (iyuuh), namun berbeda dengan Myungsoo atau lebih akrabnya L (#singkat banget) dia lebih memilih mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang diseberang sana

1 detik…
3 detik…
5 detik… dan


“Yoboseoyo” ucap L dengan senyum yang sangat bahagia

“…”

“Aniya, hmm… sekarang kau sedang apa” Tanya L basa basi dengan orang diseberang sana, yang sukses membuat member yang lainnya melirik kearah L, untung managernya tidak, ya karna pergi membeli cemilan untuk anak anaknya itu (INFINITE)

“…”

“Oh, apa aku mengganggu” L membalas melirik member yang lainnya “Wae” tanyanya pada Hoya yang sangat serius mentapnya

“Aniya” jawab Hoya santai

“Ahh mianhae… tadi Hoya hyung mencari masalah denganku” L berbicara pada orang ditelpon itu lagi

“…”

“Ahh baiklah, malam ini ne, annyeong” ucap L mengakhiri perbincangan itu dan memutuskan sambungan telponya

“Pasti dia” selidik Sungyeol

“Nde, kalian semua pasti sudah tau, jadi aku tidak perlu member tahu lagi” ucap L duduk bergabung dengan yang lainnya “Mana punyaku” ucap L yang mencari jatah minumnya

“Minta saja pada yeoajachingumu itu” ejek Sungjong yang seakan cemburu (#mentang mentang L couplenya di INFINITE)

“YA! Jangan cemburu, masih ada aku” ucap Hoya merangkul Sungjong

“YA! Kau itu denganku” ucap Dongwoo

“YA! Aku jadi geli berada didekat kalian” Sungyeol menghindar

“Sudahlah ini minum punyaku saja, aku belum haus” ucap Woohyun memberikan jatah minumnya pada L

“Gomawo hyung” L meminumnya

“Bagaimana kabar Ji Eun” Tanya Woohyun pada L yang membuat L tersedak “YA! wae” Tanya Woohyun bingung

“Aniya” L menutup botol minumannya “Dia baik baik saja, wae” L balik bertanya

“Aku hanya bertanya, memangnya tidak boleh, kau jangan cemburu seperti itu” ucap Woohyun

“Haha aku tidak cemburu, aku percaya padamu hyung dan pada kalian juga” ucap L menepuk bahu Woohyun sambil melihat masing masing member

^.^V

Ji Eun POV

Aigoo hari ini sangat melelahkan, rasanya semua badanku sangat sakit, bekerja sebagai pelayan restaurant bukanlah hal yang mudah, kesana kemari melayani pelanggan yang datang membuat kakiku jadi pegal, tapi itu semua hilang saat seseorang yang sangat kucintai menghubungiku mengajakku untuk bertemu, ahh aku sendiri bingung aku ini hanya seorang perantau di Seoul, aku ini adalah orang yang kecil tapi aku sangat beruntung memiliki namjachingu yang sangat tampan, baik, dan dia adalah seorang artis, sungguh aku sangat senang, sedang bahagianya membayangkan wajahnya yang tampan tiba tiba ada seseorang yang memukul kepalaku dengan barang yang lumayan keras, ya walau tidak sakit tapi aku kesal pada orang itu

“YA! Jangan terus terusan membayangkan namjamu itu” ucap Jiyeon teman dekatku

“YA! Bisakah kau jangan ganggu aku, lebih baik kau pijati badanku yang sudah remuk ini” ucapku padanya

“Jika aku memijatmu kau mau bayar aku berapa” canda Jiyeon padaku

“Gratis” jawabku singkat lalu tidur, karna aku rasa aku sudah tidak sanggup beraktifitas lagi

“Shireo” jawab Jiyeon yang juga ikut tidur disampingku, ya kami ini sama sama perantau diSeoul dan tinggal satu kamar di satu kost yang sama

Baru saja aku memejamkan mataku untuk beristirahat sebentar tiba tiba ponselku berbunyi, dengan malas aku meraih ponselku dan melihat siapa yang menghubungiku, awalnya aku ingin marah tapi kuurungkan niatku karna yang menelponku adalah orang yang sangat aku sayang

“Oppa…” sapaku pada orang diseberang sana

“…”

“Sekarang… baiklah” ucapku mengakhiri panggilan itu, bangun lalu mengambil mantel tebalku, dia mengajakku untuk bertemu walau badanku sudah tidak kuat untuk keluar tapi aku rela deminya, ya karna jadwal INFINITE yang padat dan aku susah bertemu dengannya

Sekarang aku sudah berada ditaman tempat biasa aku bertemu denganya, suasana malam ini sangat dingin membuat aku jadi merinding sendiri, akupun duduk dikursi panjang yang biasa kami duduki, akupun mulai menunggunya

10 menit…
30 menit…
1 jam…
2 jam…

Lama sekali, itulah hal yang aku fikirkan, sudah dua jam aku menunggunya kenapa dia tidak datang juga, ditambah malam ini suasana sangat dingin, aku hanya bisa menekuk badanku agar terus hangat, namun mantel dan syalku ini tidak bisa menangkis dinginya cuaca, kemana dia, apa dia ingin mempermainkanku, ini sangat dingin dan juga badanku sangat sakit untuk beraktivitas, akupun menyerah dan mulai berdiri namun seseorang memasangkan sebuah mantel tebal ketubuhku, rasanya hangat, sepertinya aku tahu siapa orang itu, akupun melepas mantel itu dan mengahadap kearah orang itu namun dugaanku salah

“Woohyun oppa” aku terkejut ternyata bukan L oppa, tapi Woohyun oppa

“Ji Eun-a, kau sedang apa disini, tempat ini sangat dingin, lihatlah hidungmu merah, pasti kau kedinginan” ucap Woohyun oppa padaku

“Eee… aku sedang menunggu seseorang” jawabku sambil menunduk

“Pasti kau menunggunyakan, sudah berapa lama” dia perhatian sekali padaku

“Kurang lebih 2 jam, kau sendiri sedang apa disini, pakailah mantelmu, lihatlah kau hanya menggukan kaus lengan panjang yang tipis” aku memasangkan mantelnya

“Ahh gomawo, kau sudah menunggunya selama 2 jam, tumben sekali dia tidak tepat waktu” ucap Woohyun oppa, aku sangat kecewa pada Myungsoo oppa, dia sudah membuatku menunggu, padahal dia sendiri tahu kalau aku benci menunggu, tapi tidak apa karna ada Woohyun oppa

“Baiklah sepertinya dia tidak akan datang kalau sudah terlambat 2 jam, kajja ikut aku saja, kita cari makan ne, sekalian menghangatkan badan” Woohyun oppa menarik tanganku, aku sungguh terkejut, merasa ada keanehan diapun melepas pegangan itu “Mianhae” ucapnya

“Gwaenchana” ucapkku tersenyum menandakan kalau tidak apa

L POV

Aigoo, aku terlambat menemui Ji Eun, apakah dia masih disana menunggu, aiiiis ini sudah hampir 2 jam aku membuatnya menunggu, aiiis mianhae Ji Eun-a, sesampainya disana aku terkejut karna melihat Ji Eun bersama seorang namja, sepertinya aku mengenalnya, dia… dia Woohyun hyung, kenapa mereka bersama, dan aku putuskan untuk mengikuti mereka

Mereka mampir kesebuah restaurant, sepertinya mereka ingin makan bersama, aiiis aku menyesal membuatmu menunggu, pasti dia akan marah padaku

Author POV

L mencari tempat duduk yang tidak jauh dari tempat Woohyun dan Ji Eun berada, namun ia terus berusaha agar tidak ketahuan mereka, Ji Eun merasa kalau ada yang memperhatikan mereka, dan saat Ji Eun melihat kearah L, dengan cepat L mengambil buku menu menutupi wajahnya dengan buku itu

“Waeyo” Tanya Woohyun

“Anni, oppa apa kau tidak merasa kalau ada yang memperhatikan kita, apa kau tidak takut jika ada yang melihatmu” ucap Ji Eun yang terlihat ragu ragu

“Gwaenchana, pasti tidak ada yang tahu” Woohyun memilih menu makanannya sedangkan Ji Eun masih terlihat takut, “Kau mau pesan apa”

“Aku tidak makan oppa, kau saja yang makan” ucap Ji Eun sambil tersenyum

“Yaaah sayang sekali, yasudah kita pesan minum saja ne” ucap Woohyun dan Ji Eun mengangguk

“Kenapa mereka terlihat dekat sekali” gerutu L

(^3 (^o^)

“YA! Kau kenapa, bagaimana tadi malam, apa bahagia, sepertinya iya, karna kau pulang malam sekali ne” ucap Jiyeon yang datang kerestaurant tempat Ji Eun berkerja

“Anni, aku tidak bertemu dengannya tadi malam, tapi aku malah bertemu Woohyun oppa” ucap Ji Eun lesu

“MWO, dia tidak datang untuk menemuimu, aigoo tidak bertanggung jawab sekali dia” omel Jiyeon “Aku harus memberinya pelajaran” Jiyeon mengepalkan tangannya

“Tidak usah berlebihan, bertemu Woohyun oppa saja sudah cukup, menggantikan kekesalanku padanya” ucap Ji Eun lemas

“YA! Kau ini kenapa terlalu sabar, jika aku menjadi kau akan kuhajar namja itu” ucapnya “Walaupun dia artis” tambah Jiyeon

“Kau ini, jangan keras keras” Ji Eun melihat kiri kanan memastikan kalau tidak ada yang menguping pembicaraan mereka

“Sampai kapan kau akan terus menutupi hubunganmu, apa kau tidak sakit hati melihatnya bersama artis yeoja lain yang cantik” ucap Jiyeon mengecilkan suaranya

“Sebenarnya aku sangat cemburu, tapi mau bagaimana lagi jika hubungan kami tersebar kepublik pasti karirnya akan berantakan karnaku, jadi lebih baik aku diam saja” ucap Ji Eun lemas

“Kau ini sungguh penyabar, beruntung sekali namja yang memilikimu” ucap Jiyeon

“Kau ini sungguh berlebihan, kasiah sekali namja yang memilikimu” balas Ji Eun

“YA! Kau mengikuti kata kataku” Jiyeon sedikit kesal namun Ji Eun hanya berdiam diri “Ji Eun-a lihatlah itu” ucap Jiyeon menepuk nepuk bahu Ji Eun sambil melihat kearah seorang namja

“Wae” ucap Ji Eun sedikit kesal, namun “Oppa” ucapnya terkejut

“Annyeonghasseo” ucap namja yang bergabung dengan mereka “Wae kenapa kalian terkejut, padahal aku sudah menggunakan penyamaran yang sangat hebat tapi kalian tetap saja tahu, huh” ucap Sungyeol sambil sedikit kecewa

“Ya jelas kami tahu itu kau, karna…” ucap Jiyeon terpotong saat Ji Eun menginjak kakinya dan “Aw” rintih Jiyeon

“Waeyo, gwaenchanayo…” Tanya Sungyeol panik

“Aniya, oppa kenapa kau berani sekali kesini, sendiri lagi, bagaimana jika ada yang melihatmu” ucap Ji Eun mengalihkan pembicaraan sedangkan Jiyeon hanya mendengus kesal

“Hahaha, aku ingin makan makanan yang palliiiing enak direstaurant ini” ucap Sungyeol “Dan minumannya, aku traktir kalian” tambah Sungyeol

“Kau traktir Jiyeon saja ne, aku ingin melanjutkan kerjaku” ucap Ji Eun yang bangkit dari duduknya dan pergi sambil membawa kertas yang berisi pesanan Sungyeol

“Yaaaaaah padahal aku ingin makan bersama kalian” untuk kedua kalianya Sungyeol kecewa

“Aiiiis oppa tapi aku harus berkerja” ucap Ji Eun memohon

“Iya oppa aku juga ingin pergi, sebentar lagi jam makan siang dikantorku akan selesai, jika aku terlambat maka masalah yang akan aku dapat” lanjut Jiyeon yang bersiap siap pergi “Annyeong” lalu pergi

“Aiiis kalian ini, baiklah, aku akan menelpon seseorang yang bisa kuajak makan, disini adalah tempat yang aman jadi aku bisa bawa siapa saja tanpa ada netizen atau paparazzi” Sungyeol mengeluarkan ponselnya dan menelpon seseorang sedangkan Ji Eun masih bengong

“Baiklah kalau begitu, aku pergi dulu ne” ucap Ji Eun tersenyum, sedangkan Sungyeol membuang muka pura pura marah “Hhhh” Ji Eun hanya mendengus kesal melihat Sungyeol yang sikapnya over itu

Saat membawakan pesanan Sungyeol, Ji Eun bingung siapa namja yang ada didepan Sungyeol itu, yang penampilannya sangat tertutup

“Oppa ini pesananmu” ucap Ji Eun tersenyum sambil memberikan pesanan Sungyeol, setelah itu ia melihat kearah namja yang ada didepan Sungyeol, namja itu juga melihat Ji Eun dan mata mereka bertemu saat itu juga Ji Eun tahu siapa namja itu “Baiklah oppa aku pergi dulu ne” Ji Eun hanya berpamitan dengan Sungyeol namun dengan cepat namja yang ada didepan Sungyeol itu menarik tangan Ji Eun

“Tunggu…” ucap namja itu menahan tangan Ji Eun “Aku ingin bicara denganmu” lanjutnya

“Mianhae, aku sibuk…” Ji Eun melepas genggaman tangan namja itu dari tangannya, namun namja itu menarik Ji Eun membawanya keluar dari restaurant dan mencari tempat yang aman, sedangkan Sungyeol hanya bingung dan melanjutkan makannya (#cuek banget siih oppa niih -_-)

“Lepaskan aku, kau ini kasar sekali” omel Ji Eun pada namja itu

“Mianhae… soal tadi malam, aku minta maaf aku terlambat menemuimu, dan saat aku datang kau sudah tidak ada” jelas namja itu yang ternyata L

“Lalu…” dengan ekspresi datar bercampur tak peduli Ji Eun mengucapkannya

“Aku tahu kau marah tapi…” ucap L terpotong

“Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi bukan, aku pergi dulu” Ji Eun masuk lagi kedalam restaurant sedangkan L dengan wajah menyesal melihat kepergian Ji Eun, saat masuk Ji Eun bertabrakan dengan Sungyeol yang ingin keluar

“Kalian kenapa” Tanya Sungyeol melihat kepergian Ji Eun, dan L menceritakan

“Anak muda jaman sekarang hanya bisa membesarkan masalah” Sungyel geleng geleng

(T.T) (^.^)

“Hyung kau kenapa” Tanya Sungjong yang duduk disamping L, mereka sekarang sedang ada diruang latihan

“Aniya…” jawab L singkat dengan wajah yang sangat masam

“Kau ada masalah dengan Ji Eun” Sungjong bertanya lagi dan L mengangguk “Maaf untuk masalah ini aku tidak bisa membantu, terus semangat hyung, pertahankan cintamu” lanjut Sungjong, L pun mengangguk

“Kenapa anak itu” Tanya Sunggyu melirik L

“Kau tidak tahu kalau dia ada masalah dengan Ji Eun, yang membuat Ji Eun marah kepadanya” ucap Sungyeol, seperti tahu tentang masalah mereka, Woohyunpun pergi

“YA! eodiga” Tanya Dongwoo

“Biarkan saja dia pergi, mungkin dia ingin menghirup udara segar diluar” ucap Hoya

“Ji Eun-a bisakah kita bertemu” ucap Woohyun diluar ruang latihan sambil menelpon Ji Eun, lalu mematikan sambungan ponselnya dan pergi dengan perlengkapan penyamaran, sesampainya di café yang dijanjikan

“Kenapa kau mengejakku bertemu, ada hal penting yang ingin dibicarakan” Tanya Ji Eun saat mereka sudah bertemu

“Apa kau bertengkar dengan L” Tanya Woohyun serius

“Kenapa kau menanyakan hal itu padaku” ucap Ji Eun

“Aniya, aku merasa kalian bertengkar karna L melihat kau dan aku jalan berdua malam itu” ucap Woohyun

“Anni, masalah kami tidak ada sangkut pautnya dengan kau oppa, jadi jangan cemas” jelas Ji Eun “Baiklah aku pergi dulu ne, aku masih ada urusan, kau juga kan pasti masih sangat sibuk, tapi sempat saja membicarakan hal tidak penting ini, apalagi kau kan artis pasti waktu sesingkat apapun bagimu sangat berharga” jelas Ji Eun “Annyeong oppa”

“A…Annyeong” ucap Woohyun bingung, “Beruntung sekali L memilikinya” Woohyun tersenyum dibalik masker

“Aiiis kenapa dia menanyakan masalahku dengan L oppa, apa jangan jangan L oppa mengadu pada hyung dan dongsaengnnya, huuh dasar pengaduan” gerutu Ji Eun diperjalanan pulang, karna fikirannya yang melayang entah kemana saat ia ingin menyebrang hampir saja ia tertabrak mobil, untungnya seorang namja menolongnya sambil memeluknya

“Gwaenchanayo” ucap namja itu memegang kedua pundak Ji Eun sambil menatap mata yeoja itu lekat lekat

“Nan gwaenchana” ucap Ji Eun terpaku sekaligus terkejut, entah karna shok atau karna namja itu

“Ayo kita pergi dari sini” namja itu menarik tangan Ji Eun

“Kenapa kau senekad tadi, aku tahu kau sedang ada masalah tapi bukan begitu caranya” omel namja itu yang ternyata L

“Aiiis, aku bukan bermaksud untuk bunuh diri, kau salah faham” omel Ji Eun balik “Dan tadi kenapa kau menolongku, kau takut aku mati tertabrak” goda Ji Eun

“MWO!! Aku takut kehilanganmu…huuuh hahahaha jangan membuat lelucon” ejek L

“Nappeun namja, kita ini sedang bertengkar tapi kenapa saling mengejek seperti ini” omel Ji Eun lagi

“Baiklah, aku minta maaf, masalah malam itu, aku sungguh minta maaf karna ada kecelakaan lalu lintas yang membuat jalan jadi macet, maka dari itu aku terlambat menemuimu” jelas L

“Ne oppa, aku juga minta maaf, seharusnya aku bisa mengertimu, kau saja melihat aku berduaan dengan Woohyun oppa tapi kau tidak marah” Ji Eun menunduk malu

“Jadi… kita baikkan lagi ne” L dan Ji Eun saling melemparkan senyum manis mereka

“Hyung lihat itu bukannya L dan Ji Eun” ucap Hoya dan Dongwoo saat mereka tidak sengaja lewat daerah itu

“Mereka sudah damai, syukurlah…” ucap Dongwoo

“Anak muda jaman sekarang bertengkar hanya sebentar dan bertahan juga hanya sebentar, hmm” Hoya berkacak pinggang “Kau kapan menyusul L, hyung” hanya Hoya lagi

“Aku malas mengurus pacar, lebih baik karir daripada pacar, dan juga tidak bisa dipublikasi kan” jelas Dongwoo

“Alasanmu saja, bilang saja kau tidak laku hahahaha” Hoya mengejek Dongwoo dan lari

“YA! Anak nakal tunggu, biar kuhukum kau” Dongwoo mengejar Hoya

(^____^) (T____T)

“Oppa…” Ji Eun terkejut saat menutup pintu kostnya, saat itu baru ingin berangkat kerja

“Cepat ikut aku” L menarik tangan Ji Eun tanpa izin

“Oppa! Tapi aku harus berkerja…” protes Ji Eun

“Aku sudah izin pada bosmu, dan dia mengizinkannya” ucap L tanpa memperdulikan omelan Ji Eun

“Kau mau membawaku kemana… aiiiis oppa! Jangan cepat cepat, langkahmu panjang sekali” omel Ji Eun yang berusaha sejajar dengan langkah L, namun dengan tiba tiba L berhenti sedangkan Ji Eun yang masih berjalan terkejut dan hampir jatuh namun dengan cepat L memegangi pinggang Ji Eun membuat mata mereka saling bertemu, lumayan lama sampai sebuah bola melayang dikepala Ji Eun

“Awww” rintih Ji Eun

“Gwaenchana” L memeriksa kepala Ji Eun yang terkena bola, lalu seorang namja kecil menghampiri mereka

“Hyung, maaf aku mengganggu kalian” anak itu mengambil bolanya dan pergi

“Oppa, apa yang kau lakukan, aiiis kepalaku sakit sekali” Ji Eun menggosok kepalanya yang sakit

“Aku tidak melakukan apa apa” L membela diri

“Sudahlah, aku ingin berkerja saja” Ji Eun berjalan kembali menuju tempat kerjanya, namun L menarik tangannya lagi “Oppa… jangan permainkan aku” dengan manja dan melas Ji Eun mengatakannya

“Ayo ikut aku chagi” ucap L dengan lembutnya

“YA! Jangan panggil dengan sebutan itu, atau kau akan babak belur” ancam Ji Eun

“Makanya turuti saja aku” omel L, Ji Eun hanya menurut

Ya mereka ini pacaran yang tidak selayaknya orang pacaran, mereka hanya memanggil nama masing masing tidak ada panggilan sayang dan mereka juga belum pernah melakukan kiss (#hubungan yang bagus), sesampainya mereka disuatu tempat Ji Eun langsung memukuli L

“Oppa, apa yang kau inginkan huh, kenapa kau membawaku kesini” omel Ji Eun sambil memukuli badan kekar L

“Ayo kita berenang bersama, didalam sudah ada INFINIE member menunggu” ajak L, ternyata mereka ingin pergi berenang, dan untung itu kolam pribadi hahahaha (#GAJE, ok lupakan)

“Shireo, yang benar saja hanya aku yeoja didalamnya, iiiih”

“Aniya, kau akan ditemani Jiyeon” ucap L

“Ja…jadi kalian menculik Jiyeon juga” Ji Eun terkejut

“Aiiiis palli, kau ini” L menarik tangan Ji Eun lagi sedangkan Ji Eun masih bingung sendiri (#sama authornya juga bingung)

Sesampainya didalam ruangan renang itu, Ji Eun dan L disambut dengan baik oleh INFINITE member dan Jiyeon yang sedang asik berenang bersama, L pun tersenyum sedangkan Ji Eun terkejut melihat Jiyeon yang hanya menggunakan bikini (#jangan yadong yaaah J)

“Cepatlah ganti pakaian kalian” teriak Hoya dari ujung kolam itu, L pun melirik Ji Eun, sedangkan Ji Eun makin membulatkan matanya, lalu L tertawa melihat mata bulat Ji Eun

“Kau fikir kita akan ganti pakaian bersama, jangan yadong” L mencubit hidung Ji Eun

“YA! Aku tidak yadong, tapi tatapanmu itu penuh nafsu oppa… menyebalkan” omel Ji Eun yang berjalan dibelakang L

#Sesampainya diruang ganti

“Pilih saja mana yang mau kau pakai” ucap L memberikan dua buah kotak, padahal Ji Eun baru ingin bicara

“Padahal aku baru mau bilang kalau aku tidak bawa pakaian renang” Ji Eun menunduk

“Haha aku tahu kau pasti akan jadikan itu alasan agar kau tidak berenangkan, aku sudah tahu rencana konyolmu itu, yang benar saja kau tidak ingin berenang bersama kami, padahal diluar sana banyak sekali yeoja yang ingin berenang bersama kami, kau termasuk beruntung” jelas L

“Apa sudah selesai” ucap Ji Eun datar seakan bosan dengan ocehan L, “Aku mau ganti dulu” lalu masuk, sedangkan L juga masuk kedalam ruangan ganti yang berbeda dengan Ji Eun

Sesampainya didalam ruang ganti Ji Eun langsung membuka salah satu kotak yang diberikan L, dan betapa terkejutnya dia saat melihat isi didalamnya, ya dia melihat sesetel bikin untuk renang, lalu ia membuka kotak yang satunya lagi dan didalamnya juga hanya ada pakaian renang warna hitam yang sangat memamerkan tubuh menurut Ji Eun

“Oppa… kau yakin aku harus memakai salah satu diantaranya” teriak Ji Eun dari dalam ruangan itu

“Ne, pakai saja, memangnya kenapa, pakaiannya terlalu kecil, aku sudah membelikan pas dengan ukuran tubuhmu” teriak L dari ruangan sebelah

“Aiiis, terpaksa” Ji Eun terpaksa memakai salah satu yang menurutnya paling tertutup walau juga akan memamerkan tubuhnya

Saat sudah mengganti pakaian mereka, Ji Eun dan L pun keluar dari ruangan itu bersama sama, kesekian kalinya untuk hari ini Ji Eun membelalakan matanya, ya bagaimana tidak, sekarang dia sedang berhadap dengan L personil boyband INFINITE, boyband yang fansnya dimana mana dan digilai yeoja yang hanya menggunakan pakaian renang, lebih tepatnya telanjang dada, tubuh kekar L sungguh terlihat jelas dari mata Ji Eun, badanya yang ABS-nya sungguh keren itu (#kok malah gini ya)

“Wae… kenapa kau melihatku seperti itu” Tanya L merasa aneh dengan tingkah yeojachingunya itu

“A…anni” Ji Eun jadi salting saat L melihatnya, sebisa mungkin ia menutupi tubuhnya yang juga menggunakan pakaian renang itu

“Kajja, kita terlalu lama disini, yang lain sudah menunggu” L menarik tangan Ji Eun lagi, namun kini entah kenapa Ji Eun jadi deg degan, mungkin karna penampilan mereka (#polos banget siih onnieku ini, *dihajar Uaena)

Sesampainya dilokasi kolam renang, Ji Eun masih saja menutupi tubuhnya, sedangkan L hanya tersenyum melihatnya, karna ingin berenang L berbisik pada Ji Eun

“Santai seperti Jiyeon saja, mereka tidak akan macam macam” bisik L

“YA! Maksudmu apa” ucap Ji Eun masih bingung namun dengan bisikan juga

“Ayo kita lomba renang” L menuju kolam renang dan terjun (?), sedangkan Ji Eun terpana dengan gaya terjun L yang layaknya atlet renang “WAW” itulah respon Ji Eun

“Ji Eun-a kajja terjun, kita main bola dikolam, jangan melamun terus” ucap Sungyeol

“Sepertinya dia merasa risih dengan pakaiannya sekarang” ucap Jiyeon

“Haha kau ini polos sekali, santai saja seperti Jiyeon” ucap Sunggyu

“Aiiis… ingin sekali rasanya aku membunuh L” gerutu Ji Eun menuju kolam renang dan terjun, ya gaya terjun Ji Eun juga tak kalah bagus dengan L, karna Ji Eun juga jago renang

“Kajja, Jongie lempar bolanya” teriak Hoya pada Sungjong, dan merekapun bersenang senang

SKIP~~~~~

“Ji Eun-a, kenapa kau bisa datang kesini dan ikut berenang” Tanya Jiyeon yang duduk disamping Ji Eun, mereka belum mengganti pakaian renang mereka, namun menutupi tubuh mereka dengan handuk(?)

“Nan molla, tadi saat aku ingin berangkat kerja, L oppa sudah menunggu dan langsung membawaku kesini” jelas Ji Eun “Lalu kau kenapa bisa disini juga” Ji Eun balik bertanya

“Kau tahu, saat aku baru mau masuk kedalam kantorku, Dongwoo oppa sudah mencegatku dan membawaku kesini” jelas Jiyeon

“Jadi mereka menculik kita” ucap Ji Eun dan Jiyeon bersamaan, sontak saja member INFINITE yang sedang menyantaipun menghadap kearah mereka

“Wae” Tanya Ji Eun

“Kalian bilang kami penculik, benarkah itu” Tanya Sunggyu pura pura marah

“A…aniya, kami hanya bilang” ucap Jiyeon gugup

“Iya kami bilang kalau kalian menculik kami, kalian ini aneh sekali, kebanyakan orang menculik anak kecil, bukan gadis seperti kami” ucap Ji Eun sedangkan Jiyeon meliriknya

“Sepertinya mereka ingin kita culik lagi” ucap Sungjong, namun yang lainnya hanya geleng geleng

Saat mereka mengganti pakaian, Jiyeon lebih dulu selesai, dan dia pulang duluan karna harus kekantornya, sedangkan INFINITE member lainnya duluan pergi mencari minum dicafe dekat lokasi renang, dan lagi lagi L dan Ji Eun terakhiran

“Oppa, apa yang lainnya sudah pulang” Tanya Ji Eun melihat sekitarnya

“Jiyeon sudah pulang, dan yang lainnya sedang mencari makan” jelas L

“Lalu kita…” Tanya Ji Eun “Ahh aku pulang saja ne, aku harus kerja” lanjutnya

“Ji Eun-a” panggil L

“Ne” Ji Eun membalikkan badannya menghadap L, dan tiba tiba

CHU~

L mengejutkannya dengan memberikan first kiss mereka, yang menurut Ji Eun itu first kissnya, entahlah untuk L itu first kiss atau bukan yang pasti saat ini Ji Eun benar benar terkejut, 5 detik bibir mereka bertemu dan L melepasnya, sekarang mata mereka yang saling bertemu

“Oppa…”

“Mianhae, aku kelepasan…” L menunduk

“Gwaenchana” Ji Eun tersenyum, L pun kembali menatap Ji Eun dan tersenyum, tanpa mereka sadari ternyata Woohyun tidak ikut bersama INFINITE member yang lainnya melainkan menunggu mereka, betapa kecewanya dia melihat first kiss scene yang dilakukan L Ji Eun couple

(*o*) (`_`)

Ji Eun POV

Ahh pagi ini sangat cerah, tapi badanku rasanya remuk semua, untung hari ini libur berkerja jadi aku bisa memanjakan tubuhku dulu, kenapa sepi sekali biasanya pagi pagi seperti ini Jiyeon berteriak membangunkanku

“Jiyeon-a neo eodiseo” tanyaku pada Jiyeon melalui telpon

“…”

“Ne, arasseo” tumben sekali dia pergi jogging, ada yang aneh, aku harus menyelidikinya, saat aku ingin masuk kedalam toilet ponselku langsung berbunyi

“Yoboseoyo” ucapku pada orang diseberang sana

“…”

“MWO! Kenapa mendadak, apa kau sekarang belajar menjadi orang blak blakkan” omelku pada orang itu

“…” aiiis dia memaksaku dan langsung memutuskan sambungannya tanpa mendengar jawabanku

L POV

Hari ini aku akan mengajak Ji Eun jogging, ini adalah kesempatanku untuk bisa bersamanya, karna jadwal hari ini kosong, dan aku rasa tempat yang akan kami tuju walau ramai tapi orang disana biasa saja melihat artis, biar Lady Gaga sekalipun (#jinja)

“Siapa yang ingin ikut aku joging” aku berteriak dikesunyian dorm ini

“Hyung aku boleh ikutkan” Sungjong orang pertama yang ingin ikut, baiklah sepertinya hanya dia

“Kalian tidak ikut, yasudah, kajja” aku merangkul Sungjong dan kami pergi

Sesampainya ditempat yang dijanjikan aku langsung menghampiri Ji Eun yang sudah menunggu, jangan sampai dia marah lagi padaku karna terlambat, sepertinya tidak, dia tersenyum saat melihatku datang bersama Sungjong

“Annyeonghasseo” ucapnya manis kepada kami, aku sudah tahu dia pasti bersikap manis jika didepan Sungjong, aku tahu idolanya di INFINITE itu Sungjong bukan aku, membuatku cemburu saja, lupakan.

“Annyeonghasseo” jawab Sungjong tak kalah manis

“Tumben kau menyapa” sindirku

“YA! Memangnya tidak boleh, lagipula kenapa kau mengajakku kesini, aku sudah bilang kalau tubuhku sakit semua jadi tidak bisa diajak jogging” omelnya padaku

“Jika kau jogging tubuhmu akan terasa segar” omelku kembali, aku tidak terima jika dia memarahiku didepan member INFINITE, mau letakkan dimana wajahku (#disini aja oppa)

“Ya ya ya, terserahmu saja… kajja oppa kita jogging, biarkan saja dia mengomel” MWO dia merangkul tangan Sungjong, ini tidak bisa dibiarkan

“YA! YA! Jangan pegang pegang, you is mine” aku mememisahkan mereka, terlihat jelas sekali kalau Ji Eun marah, namun dia hanya berdiam saja, untung saja Sungjong tidak tahu kalau Ji Eun mengidolakannya

“Kajja, jangan bertengkar terus, aku merasa jadi pengganggu kalian saja” ucap Sungjong angkat bicara

Saat kami sedang jogging, tiba tiba Ji Eun menghentikan langkahnya, dia seperti melihat seseorang, akupun mengikuti arah yang ia lihat, disana aku melihat ada Jiyeon bersama seorang namja, siapa namja itu, mungkin hal itu yang saat ini ada difikirannya, Sungjong juga begitu

“Oppa, kau lihat namja yang bersama Jiyeon itu” ucapnya pada Sungjong, aku hanya melihat mereka dari belakang, seperti anak kecil

“Ne, dia tinggi, dan tampan” Sungjong menjawab pertanyaan Ji Eun tanpa mengalihkan penglihatannya dari kedua manusia itu

“Oppa, kajja lihatlah namja itu, aku sudah curiga kalau Jiyeon itu memiliki namjachingu, karna pagi pagi seperti ini dia sudah tidak ada dikost-an, biasanya dia membangunkanku” jelas Ji Eun padaku, namun aku hanya angguk angguk dan dibalas sebuah dorongan yang lumayan kuat hingga aku ingin terjatuh

“Nappeun namja, kenapa kau hanya mengangguk disaat aku bicara panjang lebar” omelnya, sungguh aku suka melihat wajahnya saat marah seperti ini, ingin sekali aku mencubit pipinya

“Ya mianhae” aku sengaja berekspresi biasa saja, dia semakin marah padaku

Author POV

“Jiyeon-a” panggil Ji Eun yang sedang mecuci sayur, mereka sedang berada didapur kost mereka

“Hmm…” jawab Jiyeon sambil memotong wortel tanpa menghadap Ji Eun

“Namja kemarin itu, namjachingumu” Tanya Ji Eun ingin tahu dengan senyum lebarnya

“Yang mana, kau mengikutiku…” Jiyeon terkejut dan membulatkan matanya sambil menatap Ji Eun

“Yeee~ aku tidak mengikutimu, kemarin aku L oppa dan Sungjong oppa sedang jogging juga, tidak sengaja melihatmu” jelasnya

“Lalu, apa respon mereka” Jiyeon penasaran

“Sungjong oppa bilang, namjamu itu tinggi dan tampan” jelasnya lagi

“Syukurlah, tapi dia itu bukan namjachinguku… ee… maksudku belum” Jiyeon terlihat malu

“Ahh jinjayo… hahahahaha” Ji Eun tertawa “Ku tunggu tanggal jadinya”

“Kau fikir film” Jiyeon ngambek “Lalu apa kata L oppa”

“Dia hanya diam saja… tidak mau ikut campur…” jelas Ji Eun lagi

“Oh” Jiyeon biasa saja

“Hai hai hai, kalian sedang apa, memasak ya” tiba tiba Luna datang mengagetkan mereka

“YA! Kau mengagetkan kami saja” omel Jiyeon

“Ahaha mianhae” Luna cengengesan

Kalian belum tahu Luna, iya Luna itu adalah sahabat Ji Eun dan Jiyeon, mereka memang sudah sangat lama berteman, lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sekali (#author alay -_-), yaudah deh infonya segini aja ya

“Tumben kau datang, ada apa” Tanya Ji Eun

“Memangnya aku tidak boleh datang kesini, huh, kalian mengusirku baiklah aku pergi” Luna emosi dan mau keluar dari kost itu

“Keluar saja, kau tidak dapat makan gratis kalau begitu” ucap Jiyeon dengan santainya sambil mengaduk sayur yang dimasak

“Ahh… aku tidak jadi pulang saja ne” Luna masuk lagi, lagi lagi dia cengengesan, Ji Eun hanya menunduk malu dengan sikap temannya ini

“Yasudah jika kau ingin makan gratis, bantu kami memasak” Jiyeon memberikan sendok sayur

“Katanya makan gratis, tapi kalian memanfaatkan tenagaku” Luna hanya pasrah

Akhirnya merekapun selesai memasak dan ini waktunya untuk mencicipi masakan mereka, masakan mereka ini sangat enak dan tidak diragukan lagi kelezatan dan kualitasnnya

“Ji Eun-a, apa kabar namjachingumu” Tanya Luna ditengah kesunyian kost itu

“Hmm… dia baik baik saja” Ji Eun masih focus pada makanannya “Lalu bagaimana kabar si bling blingmu” Ji Eun melihat Luna

“Oh itu, haha… haha… dia juga baik baik saja, kau lihatkan semenjak comeback Dream Girl dia tambah tampan, walau dia sekarang masih dirumah sakit” Luna terlihat sedih

“Ahh… jangan sedih, aku yakin Jonghyun oppa akan baik baik saja, kecelakaan itu tidak parah” Ji Eun menenangkan Luna

“Ne, gomawo…” Luna tersenyum “Lalu kau kapan menyusul kami” kini giliran Jiyeon yang ditanya

“Aku…? Menyusul kalian…?? Aku tidak mengerti” Jiyeon pura pura tidak tahu

“Kapan kau memiliki namjachingu” Luna terlihat kesal

“Kau tidak tahu, kalau dia sekarang sudah punya calonnya, namja itu tinggi, dan tampan, kemarin aku melihatnya bersama Sungjong oppa dan L oppa la…” Ji Eun terus nyerocos namun Jiyeon menyuapinya agar dia berhenti bicara

“Lupakan perkataan Ji Eun, dia hanya anak kecil yang hiperaktif” ucap Jiyeon kesal

“OMO, sejak kapan kau menjadi gila” Luna seakan termakan ucapan Jiyeon

“YA! Aku tidak gila” Ji Eun ngambek

Woohyun POV

Hari ini jadwal kami sedang kosong, ini berarti aku bisa datang kerestaurant tempat Ji Eun kerja, aku merasa aku rindu padanya, akupun tak pernah takut datang kesana tanpa penyamaran, karna yang aku tahu restaurant itu adalah restaurant pada idol, banyak boyband atau girlband, atau artis KorSel lainnya yang datang berkunjung untuk mencicipi masakannya

“Hyung, aku izin ingin pergi mencari makan diluar ne” aku harus izin dulu pada leader kami

“Ne, tapi ingat, jaga keamanan dan sikap, jangan sampai kau pulang membawa sebuah gossip gila” pesan yang selalu aku dengan dari coupleku ini, baiklah aku harus pergi sekarang

Sesampainya aku direstaurant itu, aku melihat ada Yoonjo dan Nara Hello Venus yang sedang makan, dan tidak jauh aku melihat ada Niel, Chunji dan L.joe Teen Top, aku akan duduk ditempat yang biasa aku duduki, syukur tempat itu kosong

“Woohyun-a, kau datang hanya sendiri” Tanya Chunji padaku, kami memang sudah sangat dekat

“Ne, yang lainnya sedang didorm, kalian hanya bertiga, kemana yang lainnya” aku balik bertanya

“Mereka sibuk, baiklah lanjutkan tugasmu kawan” ucap Niel, dia sangat lebay, lupakan

Sekarang aku sudah duduk dikursi yang sering aku duduki jika kesini, mataku mencari orang itu, tidak susah akupun menemukannya, sudah kuduga dia pasti sedang sibuk, wajah lelahnya sungguh sangat cantik, aiiis Woohyun pabo kenapa kau menyukai kekasih sahabatmu sendiri

“Pelayan” panggilku, syukurlah yang melayaniku adalah dia

“Oh annyeong oppa, kau ingin pesan apa” dia menyapaku dengan sangat lebut

“Hmm… aku ingin pesan coklat hangat saja ne, tapi bisakah kau menemaniku disini” pintaku

“Ahh… baiklah setelah pesananmu datang aku akan coba izin pada bosku” diapun pergi, awalnya aku tidak tega tapi hanya ini kesempatanku untuk bisa bersamanya, aku memang egois

Tidak lama aku menunggunya, diapun kembali dengan pesananku

“Oppa, ini pesananmu” diapun memberikan pesanan itu

“Gomawo…” aku menerimanya “Bagaimana kabar hubunganmu dengan L” aku mencoba memulai pembicaraan

“Ahh… itu… kami baik baik saja” dia terlihat senang

“Syukurlah… aku senang mendengarnya” dengan berat aku mengatakannya, saat aku mencoba melihat keluar dinding kaca itu, mataku langsung tertuju pada seorang namja, aku langsung melihat Ji Eun dia terlihat bingung

“Oppa, eotteokhae… aku melanjutkan kerjaku saja ne… permisi” diapun pergi saat melihat namja itu, lagi lagi kesempatanku hilang begitu saja

L POV

Itu bukannya Woohyun hyung, sedang apa dia disana, lalu kenapa Ji Eun pergi meninggalkannya, mungkin dia melihatku disini, kalian mencoba selingkuh ya, ini tidak bisa dibiarkan, ku ambil ponselku dan

“Keluarlah, aku ada di depan restaurant” aku menelpon Ji Eun

“Apa kau sibuk” aku basa basi, saat dia sudah didepanku

“Eee… sedikit sibuk, memangnya kenapa” dia bertanya seakan menutupi sesuatu

“Kalau kau sibuk kenapa kau buang waktumu bersamanya” aku menunjuk Woohyun hyung yang ada didalam

“Aku akan jelaskan padamu oppa…” lagi lagi penjelasan yang kudengar, pasti dia beralasan, ahh lupakan sekarang aku malas cari masalah dengannya

“Tidak perlu, aku juga tidak marah, lanjutkanlah kerjamu, aku juga harus siap siap untuk pembuatan mv K.will hyung, annyeong” akupun pergi sedangkan dia masih bingung, mungkin bingung kenapa aku tidak marah, untu apa aku marah

“Ahh… ne annyeong oppa” dengan bingung dia melambaikan tangannya, aku hanya tersenyum melihatnya

Ji Eun POV

Aneh sekali L oppa hari ini, biasanya dia marah jika aku bersama namja lain tapi kenapa hari ini dia biasa saja dan terlihat tidak marah, aiiis Ji Eun pabo kenapa kau repot sekali, dia marah kau tidak suka tapi jika dia baik kau malah ingin dia marah

“Pabo pabo” aku memukul kepalaku sendiri namun seseorang memgang pergelangan tanganku membuat aku berhenti memukul diriku “Oppa…” panggilku

“Apa yang kau lakukan, jika kepala dan otakmu kenapa kenapa, apa kau mau” omel Woohyun oppa padaku, dia selalu begitu, aku juga bingung sikapnya seperti seorang oppa yang sangat sayang kepada dongsaengnya, aku hanya menunduk

“Lanjutkanlah kerjamu, maaf aku menggangunya” dia berlalu meninggalkanku

“Ne oppa, sering seringlah datang kesini” ucapku dengan bahagianya, menutupi perasaan aneh ini, aku merasa jika Woohyun oppa selalu mendekatiku disaat aku tidak bersama L oppa, aiiis Ji Eun kau ini memang bodoh, kenapa PD sekali

(*____*) (@........@)

Hari ini aku ingin datang kedorm INFINITE, kalian jangan mengira aku kecentilan ingin bertemu dengan INFINITE member, itu salah besar, jujur aku sangat tidak ingin kedorm mereka, tapi ini permintaan dari L oppa, terpaksa aku harus datang mungkin saja ada hal penting, dan juga hari ini INFINITE jadwalnya sedang kosong

Sesampainya aku didepan dorm INFINITE, aku langsung menekan bell dan seseorang membukakan pintunya

“Ji Eun-a akhirnya kau datang juga” Sungjong oppa membukakanku pintu, sepertinya mereka menungguku (#IU terlalu PD *dikeroyok Uaena)

“Annyeonghasseo” sapaku kepada mereka, dan mereka juga menyapaku tidak kalah kalemnya, mungkin disinilah malasnya aku jika datang kedorm mereka, dormnya berantakan, dan kalian tahu siapa member INFINITE yang paling jorok, dia adalah L oppa, namjachinguku, aigoo kenapa aku bisa jatuh cinta padanya

“Oppa… kenapa ini ada disini…” aku mengambil botol air mineral yang ada dimenja tumpukan buku “Aiiis kalian ini tidak bisakah bersihkan dorm kalian sebelum kalian mengundang seseorang” omelku

“Ini yang kami suka jika kau datang, kau pasti membersihkan dorm kami” ucap Hoya oppa dengan santainya, sebenarnya aku malas membersihkan dorm kalian, tapi aku tidak tahan jika melihat tempat sebagus ini berantakan

“Jadi kalian ingin memanfaatkanku” aku berpura pura kesal, mereka semua terlihat takut sambil melambaikan tangan mereka sambil berkata TIDAK

“Aniya, kami hanya rindu pada yeojachingu dongsaeng kami” ucap Dongwoo oppa mendekatiku

“Lalu…” aku mulai bosan

“Lalu apa” Tanya Sunggyu oppa dengan wajah yang sok polos itu (#jangan marah sama author ya)

“Kemana L oppa… aku datang kesini hanya untuk menemuinya, bukan menemui kalian” omelku

“YA! Kau tidak rindu pada oppa oppamu, kenapa kau sensitive sekali” ucap Sungyeol oppa

“Aniya, aku hanya rindu pada namjachinguku” aku sengaja berakting seperti ini “Dimana L oppa sekarang”

“Dia sedang syuting pembuatan MV K.will hyung” ucap Woohyun oppa yang keluar dari dapur sambil membawa makanan, dia ini satu satunya member INFINITE yang aku suka, selain namjaku sendiri maksudnya bukan love love ya, tapi katanya dia baik jika hanya didepanku, akupun tak peduli yang penting aku harus bisa bertemu dengan L oppa hari ini

“Aiiis, kalau dia sedang syuting lalu kenapa dia menyuruhku kesini” omelku pada mereka (INFINITE)

“YA! Kenapa marah pada kami, marahi saja namjamu yang semakin hari semakin gila itu” ucap Sungyeol tak mau kalah

“Kau temui saja dia” saran dari Sungjong oppa

“Ne oppa, tapi apa boleh aku menemuinya, aku takut jika aku kesana dan banyak paparazzi juga netizen yang sedang berkeliaran lalu menemukanku bersama L oppa” ucapku tanpa henti, hingga Hoya oppa mneyuapiku buah apel yang sedang ia pegang

“Bicara jangan seperti kereta exspres, nonstop” ucapnya sedikit jengkel

“Kau temui saja, aku yakin pasti semua akan baik baik saja” saran dari Sunggyu oppa kali ini

“Ne, biar aku yang mengantarmu” Woohyun mengambil mantel tebalnya dan juga kunci mabilnya

“Oppa… aku bisa pergi sendiri, kalian hanya perlu memberiku alamatnya” aku menolak tawaran Woohyun oppa

“YA! Cepat ikut saja, kami takut terjadi sesuatu padamu nantinya, jadi Woohyun bisa menjadi alasannya” saran Dongwoo oppa

“Ne oppadeul gomawoyo” aku membungkuk memberi hormat, mereka juga membalasnya, dan aku pergi bersama Woohyun oppa

Author POV

Selama didalam mobil Ji Eun dan Wohyun hanya diam satu sama lain, Woohyun sibuk dengan mengendarai sedangkan Ji Eun terlihat gugup terkadang dia menoleh kearah Woohyun dengan ragu, namun saat Ji Eun ingin menoleh untuk keberapa kalinya, Woohyun juga menoleh kearahnya

“Kau kenapa” Tanya Woohyun melihat Ji Eun yang agak aneh

“Aniya, aku hanya merasa sedikit gugup, aku takut jika datang kesana dan mengganggu L oppa” ucap Ji Eun dengan jujurnya

“Haha, kau jangan takut, selama ada aku semua akan baik baik aja, percayalah” Woohyun tersenyum pada Ji Eun

“Ne oppa… gomawoyo” Ji Eun juga membalas senyuman itu

Tidak lama mereka diperjalanan menuju lokasi syuting L, akhirnya mereka sampai, Woohyun dan Ji Eun langsung mencari dimana L berada, ternyata L sedang istirahat sambil dikipasi oleh asistennya

“YA! L” panggil Woohyun dan L menoleh, betapa terkejutnya L saat melihat ada Ji Eun disamping Woohyun

“Hyung, Ji Eun, kenapa kalian kesini tiba tiba” L terkejut

“Memangnya kami tidak boleh kesini” Woohyun

“Aniya, jelas saja boleh, tapi kalian harus bilang dulu padaku agar aku tidak terkejut” omelnya

“Ji Eun-a katanya kau rindu pada oppamu itu, cepat datangi dia” dengan berat hati Woohyun berakting didepan Ji Eun dengan pura pura mendukung hubungan mereka

“Aniya, aku tidak rindu padanya” ucap Ji Eun baru angkat bicara “Op…” baru Ji Eun ingin memanggil L namun seseorang lebih dulu memanggilnya, merekapun terkejut…


To Be Continued…

2 komentar:

  1. Lanjut,,
    aq jg ska IUxInfinite,terutama MyungU couple,Keep writing and Hwaiting ya thor :-)
    IU+L=alphabet couple <3

    BalasHapus
  2. OK daaah ditunggu yaaa~
    suka deeh sama readers yang kayak gini ^^

    BalasHapus