Title: Only You
Genre: ? (entahlah)
Lengh: Chapter
Rating: +13
Cast: =>
IU – Lee Ji Eun
L (INFINITE) – Kim
Myungsoo
Woohyun (INFINITE) – Nam
Woohyun
Others member INFINITE
Jiyeon (T-ARA) – Park
Jiyeon
Others cast: =>
Cari sendiri ya ! J
Annyeong, ini FF aku yang pertama kali aku pos diblog ini, tapi ini
FF aku yang kedua, hehehe J
Maaf ya kalau di FF ini banyak kesalahan penulisan, kemiripan dsb
karna ini hanya rekayasa aku aja, dan ingat kalo kalian ga suka shippernya
lebih baik ga usah dibaca aja ya, dari pada ngebash, ok silahkan dibaca dan
jangan lupa coment ya J, ini real atas otakku dan
mungkin kalo ada kemiripan dengan drama Korea dimaklumi aja ya (#GAJE Loo thor),
ini di pos dibeberapa blog aku yang lainnya Juga (ga nanya)
“Kajja
kajja, semangat semangat, jangan lemas seperti ini, kapan latihannya akan
selesai jika seperti ini” omel sang leader Sunggyu, ya sekarang ini INFINITE
sedang latihan dance untuk comeback Man In Love. Siapa yang tidak kenal
INFINITE, mereka adalah boyband ternama di Korea Selatan yang fansnya dimana
mana
“Hyung,
5 menit lagi, pliiiiiis” dengan aegyonya Woohyun memohon
“YA!
Disaat seperti inipun kau masih sempat beraegyo” omel Dongwoo
“YA!
YA! Jangan bahas itu lagi, cepat ambil posisi kalian, satu kali lagi baru
kalian boleh istirahat” ucap sang manager mereka
“Aiiiiis”
keluh semua member kecuali Sunggyu
Saat
sudah selesai latihan semua memberpun terkapar diruang latihan itu dengan tubuh
yang bagaikan mandi keringat (iyuuh), namun berbeda dengan Myungsoo atau lebih
akrabnya L (#singkat banget) dia lebih memilih mengambil ponselnya dan
menghubungi seseorang diseberang sana
1
detik…
3
detik…
5
detik… dan
“Yoboseoyo”
ucap L dengan senyum yang sangat bahagia
“…”
“Aniya,
hmm… sekarang kau sedang apa” Tanya L basa basi dengan orang diseberang sana,
yang sukses membuat member yang lainnya melirik kearah L, untung managernya
tidak, ya karna pergi membeli cemilan untuk anak anaknya itu (INFINITE)
“…”
“Oh,
apa aku mengganggu” L membalas melirik member yang lainnya “Wae” tanyanya pada
Hoya yang sangat serius mentapnya
“Aniya”
jawab Hoya santai
“Ahh
mianhae… tadi Hoya hyung mencari masalah denganku” L berbicara pada orang ditelpon
itu lagi
“…”
“Ahh
baiklah, malam ini ne, annyeong” ucap L mengakhiri perbincangan itu dan
memutuskan sambungan telponya
“Pasti
dia” selidik Sungyeol
“Nde,
kalian semua pasti sudah tau, jadi aku tidak perlu member tahu lagi” ucap L
duduk bergabung dengan yang lainnya “Mana punyaku” ucap L yang mencari jatah
minumnya
“Minta saja pada yeoajachingumu itu” ejek Sungjong yang seakan cemburu (#mentang mentang L couplenya di INFINITE)
“YA!
Jangan cemburu, masih ada aku” ucap Hoya merangkul Sungjong
“YA!
Kau itu denganku” ucap Dongwoo
“YA!
Aku jadi geli berada didekat kalian” Sungyeol menghindar
“Sudahlah
ini minum punyaku saja, aku belum haus” ucap Woohyun memberikan jatah minumnya
pada L
“Gomawo
hyung” L meminumnya
“Bagaimana
kabar Ji Eun” Tanya Woohyun pada L yang membuat L tersedak “YA! wae” Tanya
Woohyun bingung
“Aniya”
L menutup botol minumannya “Dia baik baik saja, wae” L balik bertanya
“Aku
hanya bertanya, memangnya tidak boleh, kau jangan cemburu seperti itu” ucap
Woohyun
“Haha
aku tidak cemburu, aku percaya padamu hyung dan pada kalian juga” ucap L
menepuk bahu Woohyun sambil melihat masing masing member
^.^V
Ji Eun POV
Aigoo
hari ini sangat melelahkan, rasanya semua badanku sangat sakit, bekerja sebagai
pelayan restaurant bukanlah hal yang mudah, kesana kemari melayani pelanggan
yang datang membuat kakiku jadi pegal, tapi itu semua hilang saat seseorang
yang sangat kucintai menghubungiku mengajakku untuk bertemu, ahh aku sendiri
bingung aku ini hanya seorang perantau di Seoul, aku ini adalah orang yang
kecil tapi aku sangat beruntung memiliki namjachingu yang sangat tampan, baik,
dan dia adalah seorang artis, sungguh aku sangat senang, sedang bahagianya
membayangkan wajahnya yang tampan tiba tiba ada seseorang yang memukul kepalaku
dengan barang yang lumayan keras, ya walau tidak sakit tapi aku kesal pada
orang itu
“YA!
Jangan terus terusan membayangkan namjamu itu” ucap Jiyeon teman dekatku
“YA!
Bisakah kau jangan ganggu aku, lebih baik kau pijati badanku yang sudah remuk
ini” ucapku padanya
“Jika
aku memijatmu kau mau bayar aku berapa” canda Jiyeon padaku
“Gratis”
jawabku singkat lalu tidur, karna aku rasa aku sudah tidak sanggup beraktifitas
lagi
“Shireo”
jawab Jiyeon yang juga ikut tidur disampingku, ya kami ini sama sama perantau
diSeoul dan tinggal satu kamar di satu kost yang sama
Baru
saja aku memejamkan mataku untuk beristirahat sebentar tiba tiba ponselku
berbunyi, dengan malas aku meraih ponselku dan melihat siapa yang
menghubungiku, awalnya aku ingin marah tapi kuurungkan niatku karna yang
menelponku adalah orang yang sangat aku sayang
“Oppa…”
sapaku pada orang diseberang sana
“…”
“Sekarang…
baiklah” ucapku mengakhiri panggilan itu, bangun lalu mengambil mantel tebalku,
dia mengajakku untuk bertemu walau badanku sudah tidak kuat untuk keluar tapi
aku rela deminya, ya karna jadwal INFINITE yang padat dan aku susah bertemu
dengannya
Sekarang
aku sudah berada ditaman tempat biasa aku bertemu denganya, suasana malam ini
sangat dingin membuat aku jadi merinding sendiri, akupun duduk dikursi panjang
yang biasa kami duduki, akupun mulai menunggunya
10
menit…
30
menit…
1
jam…
2
jam…
Lama
sekali, itulah hal yang aku fikirkan, sudah dua jam aku menunggunya kenapa dia
tidak datang juga, ditambah malam ini suasana sangat dingin, aku hanya bisa
menekuk badanku agar terus hangat, namun mantel dan syalku ini tidak bisa
menangkis dinginya cuaca, kemana dia, apa dia ingin mempermainkanku, ini sangat
dingin dan juga badanku sangat sakit untuk beraktivitas, akupun menyerah dan
mulai berdiri namun seseorang memasangkan sebuah mantel tebal ketubuhku,
rasanya hangat, sepertinya aku tahu siapa orang itu, akupun melepas mantel itu
dan mengahadap kearah orang itu namun dugaanku salah
“Woohyun
oppa” aku terkejut ternyata bukan L oppa, tapi Woohyun oppa
“Ji
Eun-a, kau sedang apa disini, tempat ini sangat dingin, lihatlah hidungmu
merah, pasti kau kedinginan” ucap Woohyun oppa padaku
“Eee…
aku sedang menunggu seseorang” jawabku sambil menunduk
“Pasti
kau menunggunyakan, sudah berapa lama” dia perhatian sekali padaku
“Kurang
lebih 2 jam, kau sendiri sedang apa disini, pakailah mantelmu, lihatlah kau
hanya menggukan kaus lengan panjang yang tipis” aku memasangkan mantelnya
“Ahh
gomawo, kau sudah menunggunya selama 2 jam, tumben sekali dia tidak tepat
waktu” ucap Woohyun oppa, aku sangat kecewa pada Myungsoo oppa, dia sudah
membuatku menunggu, padahal dia sendiri tahu kalau aku benci menunggu, tapi
tidak apa karna ada Woohyun oppa
“Baiklah
sepertinya dia tidak akan datang kalau sudah terlambat 2 jam, kajja ikut aku
saja, kita cari makan ne, sekalian menghangatkan badan” Woohyun oppa menarik
tanganku, aku sungguh terkejut, merasa ada keanehan diapun melepas pegangan itu
“Mianhae” ucapnya
“Gwaenchana”
ucapkku tersenyum menandakan kalau tidak apa
L POV
Aigoo,
aku terlambat menemui Ji Eun, apakah dia masih disana menunggu, aiiiis ini
sudah hampir 2 jam aku membuatnya menunggu, aiiis mianhae Ji Eun-a, sesampainya
disana aku terkejut karna melihat Ji Eun bersama seorang namja, sepertinya aku
mengenalnya, dia… dia Woohyun hyung, kenapa mereka bersama, dan aku putuskan
untuk mengikuti mereka
Mereka
mampir kesebuah restaurant, sepertinya mereka ingin makan bersama, aiiis aku
menyesal membuatmu menunggu, pasti dia akan marah padaku
Author POV
L
mencari tempat duduk yang tidak jauh dari tempat Woohyun dan Ji Eun berada,
namun ia terus berusaha agar tidak ketahuan mereka, Ji Eun merasa kalau ada
yang memperhatikan mereka, dan saat Ji Eun melihat kearah L, dengan cepat L
mengambil buku menu menutupi wajahnya dengan buku itu
“Waeyo”
Tanya Woohyun
“Anni,
oppa apa kau tidak merasa kalau ada yang memperhatikan kita, apa kau tidak
takut jika ada yang melihatmu” ucap Ji Eun yang terlihat ragu ragu
“Gwaenchana,
pasti tidak ada yang tahu” Woohyun memilih menu makanannya sedangkan Ji Eun
masih terlihat takut, “Kau mau pesan apa”
“Aku
tidak makan oppa, kau saja yang makan” ucap Ji Eun sambil tersenyum
“Yaaah
sayang sekali, yasudah kita pesan minum saja ne” ucap Woohyun dan Ji Eun
mengangguk
“Kenapa
mereka terlihat dekat sekali” gerutu L
(^3
(^o^)
“YA!
Kau kenapa, bagaimana tadi malam, apa bahagia, sepertinya iya, karna kau pulang
malam sekali ne” ucap Jiyeon yang datang kerestaurant tempat Ji Eun berkerja
“Anni,
aku tidak bertemu dengannya tadi malam, tapi aku malah bertemu Woohyun oppa”
ucap Ji Eun lesu
“MWO,
dia tidak datang untuk menemuimu, aigoo tidak bertanggung jawab sekali dia”
omel Jiyeon “Aku harus memberinya pelajaran” Jiyeon mengepalkan tangannya
“Tidak
usah berlebihan, bertemu Woohyun oppa saja sudah cukup, menggantikan
kekesalanku padanya” ucap Ji Eun lemas
“YA!
Kau ini kenapa terlalu sabar, jika aku menjadi kau akan kuhajar namja itu”
ucapnya “Walaupun dia artis” tambah Jiyeon
“Kau
ini, jangan keras keras” Ji Eun melihat kiri kanan memastikan kalau tidak ada
yang menguping pembicaraan mereka
“Sampai
kapan kau akan terus menutupi hubunganmu, apa kau tidak sakit hati melihatnya
bersama artis yeoja lain yang cantik” ucap Jiyeon mengecilkan suaranya
“Sebenarnya
aku sangat cemburu, tapi mau bagaimana lagi jika hubungan kami tersebar
kepublik pasti karirnya akan berantakan karnaku, jadi lebih baik aku diam saja”
ucap Ji Eun lemas
“Kau
ini sungguh penyabar, beruntung sekali namja yang memilikimu” ucap Jiyeon
“Kau
ini sungguh berlebihan, kasiah sekali namja yang memilikimu” balas Ji Eun
“YA!
Kau mengikuti kata kataku” Jiyeon sedikit kesal namun Ji Eun hanya berdiam diri
“Ji Eun-a lihatlah itu” ucap Jiyeon menepuk nepuk bahu Ji Eun sambil melihat
kearah seorang namja
“Wae”
ucap Ji Eun sedikit kesal, namun “Oppa” ucapnya terkejut
“Annyeonghasseo”
ucap namja yang bergabung dengan mereka “Wae kenapa kalian terkejut, padahal
aku sudah menggunakan penyamaran yang sangat hebat tapi kalian tetap saja tahu,
huh” ucap Sungyeol sambil sedikit kecewa
“Ya
jelas kami tahu itu kau, karna…” ucap Jiyeon terpotong saat Ji Eun menginjak
kakinya dan “Aw” rintih Jiyeon
“Waeyo,
gwaenchanayo…” Tanya Sungyeol panik
“Aniya,
oppa kenapa kau berani sekali kesini, sendiri lagi, bagaimana jika ada yang
melihatmu” ucap Ji Eun mengalihkan pembicaraan sedangkan Jiyeon hanya mendengus
kesal
“Hahaha,
aku ingin makan makanan yang palliiiing enak direstaurant ini” ucap Sungyeol
“Dan minumannya, aku traktir kalian” tambah Sungyeol
“Kau
traktir Jiyeon saja ne, aku ingin melanjutkan kerjaku” ucap Ji Eun yang bangkit
dari duduknya dan pergi sambil membawa kertas yang berisi pesanan Sungyeol
“Yaaaaaah
padahal aku ingin makan bersama kalian” untuk kedua kalianya Sungyeol kecewa
“Aiiiis
oppa tapi aku harus berkerja” ucap Ji Eun memohon
“Iya
oppa aku juga ingin pergi, sebentar lagi jam makan siang dikantorku akan
selesai, jika aku terlambat maka masalah yang akan aku dapat” lanjut Jiyeon
yang bersiap siap pergi “Annyeong” lalu pergi
“Aiiis
kalian ini, baiklah, aku akan menelpon seseorang yang bisa kuajak makan, disini
adalah tempat yang aman jadi aku bisa bawa siapa saja tanpa ada netizen atau
paparazzi” Sungyeol mengeluarkan ponselnya dan menelpon seseorang sedangkan Ji
Eun masih bengong
“Baiklah
kalau begitu, aku pergi dulu ne” ucap Ji Eun tersenyum, sedangkan Sungyeol
membuang muka pura pura marah “Hhhh” Ji Eun hanya mendengus kesal melihat
Sungyeol yang sikapnya over itu
Saat
membawakan pesanan Sungyeol, Ji Eun bingung siapa namja yang ada didepan
Sungyeol itu, yang penampilannya sangat tertutup
“Oppa
ini pesananmu” ucap Ji Eun tersenyum sambil memberikan pesanan Sungyeol,
setelah itu ia melihat kearah namja yang ada didepan Sungyeol, namja itu juga
melihat Ji Eun dan mata mereka bertemu saat itu juga Ji Eun tahu siapa namja
itu “Baiklah oppa aku pergi dulu ne” Ji Eun hanya berpamitan dengan Sungyeol
namun dengan cepat namja yang ada didepan Sungyeol itu menarik tangan Ji Eun
“Tunggu…”
ucap namja itu menahan tangan Ji Eun “Aku ingin bicara denganmu” lanjutnya
“Mianhae,
aku sibuk…” Ji Eun melepas genggaman tangan namja itu dari tangannya, namun
namja itu menarik Ji Eun membawanya keluar dari restaurant dan mencari tempat
yang aman, sedangkan Sungyeol hanya bingung dan melanjutkan makannya (#cuek
banget siih oppa niih -_-)
“Lepaskan
aku, kau ini kasar sekali” omel Ji Eun pada namja itu
“Mianhae…
soal tadi malam, aku minta maaf aku terlambat menemuimu, dan saat aku datang
kau sudah tidak ada” jelas namja itu yang ternyata L
“Lalu…”
dengan ekspresi datar bercampur tak peduli Ji Eun mengucapkannya
“Aku
tahu kau marah tapi…” ucap L terpotong
“Tidak
ada yang perlu dibicarakan lagi bukan, aku pergi dulu” Ji Eun masuk lagi
kedalam restaurant sedangkan L dengan wajah menyesal melihat kepergian Ji Eun,
saat masuk Ji Eun bertabrakan dengan Sungyeol yang ingin keluar
“Kalian
kenapa” Tanya Sungyeol melihat kepergian Ji Eun, dan L menceritakan
“Anak
muda jaman sekarang hanya bisa membesarkan masalah” Sungyel geleng geleng
(T.T)
(^.^)
“Hyung
kau kenapa” Tanya Sungjong yang duduk disamping L, mereka sekarang sedang ada
diruang latihan
“Aniya…” jawab L singkat dengan wajah yang sangat masam
“Kau
ada masalah dengan Ji Eun” Sungjong bertanya lagi dan L mengangguk “Maaf untuk
masalah ini aku tidak bisa membantu, terus semangat hyung, pertahankan cintamu”
lanjut Sungjong, L pun mengangguk
“Kenapa
anak itu” Tanya Sunggyu melirik L
“Kau
tidak tahu kalau dia ada masalah dengan Ji Eun, yang membuat Ji Eun marah
kepadanya” ucap Sungyeol, seperti tahu tentang masalah mereka, Woohyunpun pergi
“YA!
eodiga” Tanya Dongwoo
“Biarkan
saja dia pergi, mungkin dia ingin menghirup udara segar diluar” ucap Hoya
“Ji
Eun-a bisakah kita bertemu” ucap Woohyun diluar ruang latihan sambil menelpon
Ji Eun, lalu mematikan sambungan ponselnya dan pergi dengan perlengkapan
penyamaran, sesampainya di café yang dijanjikan
“Kenapa
kau mengejakku bertemu, ada hal penting yang ingin dibicarakan” Tanya Ji Eun
saat mereka sudah bertemu
“Apa
kau bertengkar dengan L” Tanya Woohyun serius
“Kenapa
kau menanyakan hal itu padaku” ucap Ji Eun
“Aniya,
aku merasa kalian bertengkar karna L melihat kau dan aku jalan berdua malam
itu” ucap Woohyun
“Anni,
masalah kami tidak ada sangkut pautnya dengan kau oppa, jadi jangan cemas”
jelas Ji Eun “Baiklah aku pergi dulu ne, aku masih ada urusan, kau juga kan
pasti masih sangat sibuk, tapi sempat saja membicarakan hal tidak penting ini,
apalagi kau kan artis pasti waktu sesingkat apapun bagimu sangat berharga”
jelas Ji Eun “Annyeong oppa”
“A…Annyeong”
ucap Woohyun bingung, “Beruntung sekali L memilikinya” Woohyun tersenyum
dibalik masker
“Aiiis
kenapa dia menanyakan masalahku dengan L oppa, apa jangan jangan L oppa mengadu
pada hyung dan dongsaengnnya, huuh dasar pengaduan” gerutu Ji Eun diperjalanan
pulang, karna fikirannya yang melayang entah kemana saat ia ingin menyebrang
hampir saja ia tertabrak mobil, untungnya seorang namja menolongnya sambil
memeluknya
“Gwaenchanayo”
ucap namja itu memegang kedua pundak Ji Eun sambil menatap mata yeoja itu lekat
lekat
“Nan
gwaenchana” ucap Ji Eun terpaku sekaligus terkejut, entah karna shok atau karna
namja itu
“Ayo
kita pergi dari sini” namja itu menarik tangan Ji Eun
“Kenapa
kau senekad tadi, aku tahu kau sedang ada masalah tapi bukan begitu caranya”
omel namja itu yang ternyata L
“Aiiis,
aku bukan bermaksud untuk bunuh diri, kau salah faham” omel Ji Eun balik “Dan
tadi kenapa kau menolongku, kau takut aku mati tertabrak” goda Ji Eun
“MWO!!
Aku takut kehilanganmu…huuuh hahahaha jangan membuat lelucon” ejek L
“Nappeun
namja, kita ini sedang bertengkar tapi kenapa saling mengejek seperti ini” omel
Ji Eun lagi
“Baiklah,
aku minta maaf, masalah malam itu, aku sungguh minta maaf karna ada kecelakaan
lalu lintas yang membuat jalan jadi macet, maka dari itu aku terlambat
menemuimu” jelas L
“Ne
oppa, aku juga minta maaf, seharusnya aku bisa mengertimu, kau saja melihat aku
berduaan dengan Woohyun oppa tapi kau tidak marah” Ji Eun menunduk malu
“Jadi…
kita baikkan lagi ne” L dan Ji Eun saling melemparkan senyum manis mereka
“Hyung
lihat itu bukannya L dan Ji Eun” ucap Hoya dan Dongwoo saat mereka tidak
sengaja lewat daerah itu
“Mereka
sudah damai, syukurlah…” ucap Dongwoo
“Anak
muda jaman sekarang bertengkar hanya sebentar dan bertahan juga hanya sebentar,
hmm” Hoya berkacak pinggang “Kau kapan menyusul L, hyung” hanya Hoya lagi
“Aku
malas mengurus pacar, lebih baik karir daripada pacar, dan juga tidak bisa
dipublikasi kan” jelas Dongwoo
“Alasanmu
saja, bilang saja kau tidak laku hahahaha” Hoya mengejek Dongwoo dan lari
“YA!
Anak nakal tunggu, biar kuhukum kau” Dongwoo mengejar Hoya
(^____^)
(T____T)
“Oppa…”
Ji Eun terkejut saat menutup pintu kostnya, saat itu baru ingin berangkat kerja
“Cepat
ikut aku” L menarik tangan Ji Eun tanpa izin
“Oppa!
Tapi aku harus berkerja…” protes Ji Eun
“Aku
sudah izin pada bosmu, dan dia mengizinkannya” ucap L tanpa memperdulikan
omelan Ji Eun
“Kau
mau membawaku kemana… aiiiis oppa! Jangan cepat cepat, langkahmu panjang
sekali” omel Ji Eun yang berusaha sejajar dengan langkah L, namun dengan tiba
tiba L berhenti sedangkan Ji Eun yang masih berjalan terkejut dan hampir jatuh
namun dengan cepat L memegangi pinggang Ji Eun membuat mata mereka saling
bertemu, lumayan lama sampai sebuah bola melayang dikepala Ji Eun
“Awww”
rintih Ji Eun
“Gwaenchana”
L memeriksa kepala Ji Eun yang terkena bola, lalu seorang namja kecil
menghampiri mereka
“Hyung,
maaf aku mengganggu kalian” anak itu mengambil bolanya dan pergi
“Oppa,
apa yang kau lakukan, aiiis kepalaku sakit sekali” Ji Eun menggosok kepalanya
yang sakit
“Aku
tidak melakukan apa apa” L membela diri
“Sudahlah,
aku ingin berkerja saja” Ji Eun berjalan kembali menuju tempat kerjanya, namun
L menarik tangannya lagi “Oppa… jangan permainkan aku” dengan manja dan melas
Ji Eun mengatakannya
“Ayo
ikut aku chagi” ucap L dengan lembutnya
“YA!
Jangan panggil dengan sebutan itu, atau kau akan babak belur” ancam Ji Eun
“Makanya
turuti saja aku” omel L, Ji Eun hanya menurut
Ya
mereka ini pacaran yang tidak selayaknya orang pacaran, mereka hanya memanggil
nama masing masing tidak ada panggilan sayang dan mereka juga belum pernah
melakukan kiss (#hubungan yang bagus), sesampainya mereka disuatu tempat Ji Eun
langsung memukuli L
“Oppa,
apa yang kau inginkan huh, kenapa kau membawaku kesini” omel Ji Eun sambil
memukuli badan kekar L
“Ayo
kita berenang bersama, didalam sudah ada INFINIE member menunggu” ajak L,
ternyata mereka ingin pergi berenang, dan untung itu kolam pribadi hahahaha (#GAJE,
ok lupakan)
“Shireo,
yang benar saja hanya aku yeoja didalamnya, iiiih”
“Aniya,
kau akan ditemani Jiyeon” ucap L
“Ja…jadi
kalian menculik Jiyeon juga” Ji Eun terkejut
“Aiiiis
palli, kau ini” L menarik tangan Ji Eun lagi sedangkan Ji Eun masih bingung
sendiri (#sama authornya juga bingung)
Sesampainya
didalam ruangan renang itu, Ji Eun dan L disambut dengan baik oleh INFINITE
member dan Jiyeon yang sedang asik berenang bersama, L pun tersenyum sedangkan
Ji Eun terkejut melihat Jiyeon yang hanya menggunakan bikini (#jangan yadong
yaaah J)
“Cepatlah
ganti pakaian kalian” teriak Hoya dari ujung kolam itu, L pun melirik Ji Eun,
sedangkan Ji Eun makin membulatkan matanya, lalu L tertawa melihat mata bulat
Ji Eun
“Kau
fikir kita akan ganti pakaian bersama, jangan yadong” L mencubit hidung Ji Eun
“YA!
Aku tidak yadong, tapi tatapanmu itu penuh nafsu oppa… menyebalkan” omel Ji Eun
yang berjalan dibelakang L
#Sesampainya
diruang ganti
“Pilih
saja mana yang mau kau pakai” ucap L memberikan dua buah kotak, padahal Ji Eun
baru ingin bicara
“Padahal
aku baru mau bilang kalau aku tidak bawa pakaian renang” Ji Eun menunduk
“Haha
aku tahu kau pasti akan jadikan itu alasan agar kau tidak berenangkan, aku
sudah tahu rencana konyolmu itu, yang benar saja kau tidak ingin berenang
bersama kami, padahal diluar sana banyak sekali yeoja yang ingin berenang
bersama kami, kau termasuk beruntung” jelas L
“Apa
sudah selesai” ucap Ji Eun datar seakan bosan dengan ocehan L, “Aku mau ganti
dulu” lalu masuk, sedangkan L juga masuk kedalam ruangan ganti yang berbeda
dengan Ji Eun
Sesampainya
didalam ruang ganti Ji Eun langsung membuka salah satu kotak yang diberikan L,
dan betapa terkejutnya dia saat melihat isi didalamnya, ya dia melihat sesetel
bikin untuk renang, lalu ia membuka kotak yang satunya lagi dan didalamnya juga
hanya ada pakaian renang warna hitam yang sangat memamerkan tubuh menurut Ji
Eun
“Oppa…
kau yakin aku harus memakai salah satu diantaranya” teriak Ji Eun dari dalam
ruangan itu
“Ne,
pakai saja, memangnya kenapa, pakaiannya terlalu kecil, aku sudah membelikan
pas dengan ukuran tubuhmu” teriak L dari ruangan sebelah
“Aiiis,
terpaksa” Ji Eun terpaksa memakai salah satu yang menurutnya paling tertutup
walau juga akan memamerkan tubuhnya
Saat
sudah mengganti pakaian mereka, Ji Eun dan L pun keluar dari ruangan itu
bersama sama, kesekian kalinya untuk hari ini Ji Eun membelalakan matanya, ya
bagaimana tidak, sekarang dia sedang berhadap dengan L personil boyband
INFINITE, boyband yang fansnya dimana mana dan digilai yeoja yang hanya
menggunakan pakaian renang, lebih tepatnya telanjang dada, tubuh kekar L
sungguh terlihat jelas dari mata Ji Eun, badanya yang ABS-nya sungguh keren itu
(#kok malah gini ya)
“Wae…
kenapa kau melihatku seperti itu” Tanya L merasa aneh dengan tingkah
yeojachingunya itu
“A…anni”
Ji Eun jadi salting saat L melihatnya, sebisa mungkin ia menutupi tubuhnya yang
juga menggunakan pakaian renang itu
“Kajja,
kita terlalu lama disini, yang lain sudah menunggu” L menarik tangan Ji Eun
lagi, namun kini entah kenapa Ji Eun jadi deg degan, mungkin karna penampilan
mereka (#polos banget siih onnieku ini, *dihajar Uaena)
Sesampainya
dilokasi kolam renang, Ji Eun masih saja menutupi tubuhnya, sedangkan L hanya
tersenyum melihatnya, karna ingin berenang L berbisik pada Ji Eun
“Santai
seperti Jiyeon saja, mereka tidak akan macam macam” bisik L
“YA!
Maksudmu apa” ucap Ji Eun masih bingung namun dengan bisikan juga
“Ayo
kita lomba renang” L menuju kolam renang dan terjun (?), sedangkan Ji Eun
terpana dengan gaya terjun L yang layaknya atlet renang “WAW” itulah respon Ji
Eun
“Ji
Eun-a kajja terjun, kita main bola dikolam, jangan melamun terus” ucap Sungyeol
“Sepertinya
dia merasa risih dengan pakaiannya sekarang” ucap Jiyeon
“Haha
kau ini polos sekali, santai saja seperti Jiyeon” ucap Sunggyu
“Aiiis…
ingin sekali rasanya aku membunuh L” gerutu Ji Eun menuju kolam renang dan
terjun, ya gaya terjun Ji Eun juga tak kalah bagus dengan L, karna Ji Eun juga
jago renang
“Kajja,
Jongie lempar bolanya” teriak Hoya pada Sungjong, dan merekapun bersenang
senang
SKIP~~~~~
“Ji
Eun-a, kenapa kau bisa datang kesini dan ikut berenang” Tanya Jiyeon yang duduk
disamping Ji Eun, mereka belum mengganti pakaian renang mereka, namun menutupi
tubuh mereka dengan handuk(?)
“Nan
molla, tadi saat aku ingin berangkat kerja, L oppa sudah menunggu dan langsung
membawaku kesini” jelas Ji Eun “Lalu kau kenapa bisa disini juga” Ji Eun balik
bertanya
“Kau
tahu, saat aku baru mau masuk kedalam kantorku, Dongwoo oppa sudah mencegatku
dan membawaku kesini” jelas Jiyeon
“Jadi
mereka menculik kita” ucap Ji Eun dan Jiyeon bersamaan, sontak saja member
INFINITE yang sedang menyantaipun menghadap kearah mereka
“Wae”
Tanya Ji Eun
“Kalian
bilang kami penculik, benarkah itu” Tanya Sunggyu pura pura marah
“A…aniya,
kami hanya bilang” ucap Jiyeon gugup
“Iya
kami bilang kalau kalian menculik kami, kalian ini aneh sekali, kebanyakan
orang menculik anak kecil, bukan gadis seperti kami” ucap Ji Eun sedangkan
Jiyeon meliriknya
“Sepertinya
mereka ingin kita culik lagi” ucap Sungjong, namun yang lainnya hanya geleng
geleng
Saat
mereka mengganti pakaian, Jiyeon lebih dulu selesai, dan dia pulang duluan
karna harus kekantornya, sedangkan INFINITE member lainnya duluan pergi mencari
minum dicafe dekat lokasi renang, dan lagi lagi L dan Ji Eun terakhiran
“Oppa,
apa yang lainnya sudah pulang” Tanya Ji Eun melihat sekitarnya
“Jiyeon
sudah pulang, dan yang lainnya sedang mencari makan” jelas L
“Lalu
kita…” Tanya Ji Eun “Ahh aku pulang saja ne, aku harus kerja” lanjutnya
“Ji
Eun-a” panggil L
“Ne”
Ji Eun membalikkan badannya menghadap L, dan tiba tiba
CHU~
L
mengejutkannya dengan memberikan first kiss mereka, yang menurut Ji Eun itu first
kissnya, entahlah untuk L itu first kiss atau bukan yang pasti saat ini Ji Eun
benar benar terkejut, 5 detik bibir mereka bertemu dan L melepasnya, sekarang
mata mereka yang saling bertemu
“Oppa…”
“Mianhae,
aku kelepasan…” L menunduk
“Gwaenchana”
Ji Eun tersenyum, L pun kembali menatap Ji Eun dan tersenyum, tanpa mereka
sadari ternyata Woohyun tidak ikut bersama INFINITE member yang lainnya
melainkan menunggu mereka, betapa kecewanya dia melihat first kiss scene yang
dilakukan L Ji Eun couple
(*o*)
(`_`)
Ji Eun POV
Ahh
pagi ini sangat cerah, tapi badanku rasanya remuk semua, untung hari ini libur
berkerja jadi aku bisa memanjakan tubuhku dulu, kenapa sepi sekali biasanya
pagi pagi seperti ini Jiyeon berteriak membangunkanku
“Jiyeon-a
neo eodiseo” tanyaku pada Jiyeon melalui telpon
“…”
“Ne,
arasseo” tumben sekali dia pergi jogging, ada yang aneh, aku harus
menyelidikinya, saat aku ingin masuk kedalam toilet ponselku langsung berbunyi
“Yoboseoyo”
ucapku pada orang diseberang sana
“…”
“MWO!
Kenapa mendadak, apa kau sekarang belajar menjadi orang blak blakkan” omelku
pada orang itu
“…”
aiiis dia memaksaku dan langsung memutuskan sambungannya tanpa mendengar
jawabanku
L POV
Hari
ini aku akan mengajak Ji Eun jogging, ini adalah kesempatanku untuk bisa
bersamanya, karna jadwal hari ini kosong, dan aku rasa tempat yang akan kami
tuju walau ramai tapi orang disana biasa saja melihat artis, biar Lady Gaga
sekalipun (#jinja)
“Siapa
yang ingin ikut aku joging” aku berteriak dikesunyian dorm ini
“Hyung
aku boleh ikutkan” Sungjong orang pertama yang ingin ikut, baiklah sepertinya
hanya dia
“Kalian
tidak ikut, yasudah, kajja” aku merangkul Sungjong dan kami pergi
Sesampainya
ditempat yang dijanjikan aku langsung menghampiri Ji Eun yang sudah menunggu,
jangan sampai dia marah lagi padaku karna terlambat, sepertinya tidak, dia
tersenyum saat melihatku datang bersama Sungjong
“Annyeonghasseo”
ucapnya manis kepada kami, aku sudah tahu dia pasti bersikap manis jika didepan
Sungjong, aku tahu idolanya di INFINITE itu Sungjong bukan aku, membuatku
cemburu saja, lupakan.
“Annyeonghasseo”
jawab Sungjong tak kalah manis
“Tumben
kau menyapa” sindirku
“YA!
Memangnya tidak boleh, lagipula kenapa kau mengajakku kesini, aku sudah bilang
kalau tubuhku sakit semua jadi tidak bisa diajak jogging” omelnya padaku
“Jika
kau jogging tubuhmu akan terasa segar” omelku kembali, aku tidak terima jika
dia memarahiku didepan member INFINITE, mau letakkan dimana wajahku (#disini
aja oppa)
“Ya
ya ya, terserahmu saja… kajja oppa kita jogging, biarkan saja dia mengomel” MWO
dia merangkul tangan Sungjong, ini tidak bisa dibiarkan
“YA!
YA! Jangan pegang pegang, you is mine” aku mememisahkan mereka, terlihat jelas
sekali kalau Ji Eun marah, namun dia hanya berdiam saja, untung saja Sungjong
tidak tahu kalau Ji Eun mengidolakannya
“Kajja,
jangan bertengkar terus, aku merasa jadi pengganggu kalian saja” ucap Sungjong
angkat bicara
Saat
kami sedang jogging, tiba tiba Ji Eun menghentikan langkahnya, dia seperti
melihat seseorang, akupun mengikuti arah yang ia lihat, disana aku melihat ada
Jiyeon bersama seorang namja, siapa namja itu, mungkin hal itu yang saat ini
ada difikirannya, Sungjong juga begitu
“Oppa,
kau lihat namja yang bersama Jiyeon itu” ucapnya pada Sungjong, aku hanya
melihat mereka dari belakang, seperti anak kecil
“Ne,
dia tinggi, dan tampan” Sungjong menjawab pertanyaan Ji Eun tanpa mengalihkan
penglihatannya dari kedua manusia itu
“Oppa,
kajja lihatlah namja itu, aku sudah curiga kalau Jiyeon itu memiliki
namjachingu, karna pagi pagi seperti ini dia sudah tidak ada dikost-an,
biasanya dia membangunkanku” jelas Ji Eun padaku, namun aku hanya angguk angguk
dan dibalas sebuah dorongan yang lumayan kuat hingga aku ingin terjatuh
“Nappeun
namja, kenapa kau hanya mengangguk disaat aku bicara panjang lebar” omelnya,
sungguh aku suka melihat wajahnya saat marah seperti ini, ingin sekali aku
mencubit pipinya
“Ya
mianhae” aku sengaja berekspresi biasa saja, dia semakin marah padaku
Author POV
“Jiyeon-a”
panggil Ji Eun yang sedang mecuci sayur, mereka sedang berada didapur kost
mereka
“Hmm…”
jawab Jiyeon sambil memotong wortel tanpa menghadap Ji Eun
“Namja
kemarin itu, namjachingumu” Tanya Ji Eun ingin tahu dengan senyum lebarnya
“Yang
mana, kau mengikutiku…” Jiyeon terkejut dan membulatkan matanya sambil menatap
Ji Eun
“Yeee~
aku tidak mengikutimu, kemarin aku L oppa dan Sungjong oppa sedang jogging
juga, tidak sengaja melihatmu” jelasnya
“Lalu,
apa respon mereka” Jiyeon penasaran
“Sungjong
oppa bilang, namjamu itu tinggi dan tampan” jelasnya lagi
“Syukurlah, tapi dia itu bukan namjachinguku… ee… maksudku belum” Jiyeon terlihat malu
“Ahh
jinjayo… hahahahaha” Ji Eun tertawa “Ku tunggu tanggal jadinya”
“Kau
fikir film” Jiyeon ngambek “Lalu apa kata L oppa”
“Dia
hanya diam saja… tidak mau ikut campur…” jelas Ji Eun lagi
“Oh”
Jiyeon biasa saja
“Hai
hai hai, kalian sedang apa, memasak ya” tiba tiba Luna datang mengagetkan
mereka
“YA!
Kau mengagetkan kami saja” omel Jiyeon
“Ahaha
mianhae” Luna cengengesan
Kalian
belum tahu Luna, iya Luna itu adalah sahabat Ji Eun dan Jiyeon, mereka memang
sudah sangat lama berteman, lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sekali (#author
alay -_-), yaudah deh infonya segini aja ya
“Tumben
kau datang, ada apa” Tanya Ji Eun
“Memangnya
aku tidak boleh datang kesini, huh, kalian mengusirku baiklah aku pergi” Luna
emosi dan mau keluar dari kost itu
“Keluar
saja, kau tidak dapat makan gratis kalau begitu” ucap Jiyeon dengan santainya
sambil mengaduk sayur yang dimasak
“Ahh…
aku tidak jadi pulang saja ne” Luna masuk lagi, lagi lagi dia cengengesan, Ji
Eun hanya menunduk malu dengan sikap temannya ini
“Yasudah
jika kau ingin makan gratis, bantu kami memasak” Jiyeon memberikan sendok sayur
“Katanya
makan gratis, tapi kalian memanfaatkan tenagaku” Luna hanya pasrah
Akhirnya
merekapun selesai memasak dan ini waktunya untuk mencicipi masakan mereka,
masakan mereka ini sangat enak dan tidak diragukan lagi kelezatan dan
kualitasnnya
“Ji
Eun-a, apa kabar namjachingumu” Tanya Luna ditengah kesunyian kost itu
“Hmm…
dia baik baik saja” Ji Eun masih focus pada makanannya “Lalu bagaimana kabar si
bling blingmu” Ji Eun melihat Luna
“Oh
itu, haha… haha… dia juga baik baik saja, kau lihatkan semenjak comeback Dream
Girl dia tambah tampan, walau dia sekarang masih dirumah sakit” Luna terlihat
sedih
“Ahh…
jangan sedih, aku yakin Jonghyun oppa akan baik baik saja, kecelakaan itu tidak
parah” Ji Eun menenangkan Luna
“Ne,
gomawo…” Luna tersenyum “Lalu kau kapan menyusul kami” kini giliran Jiyeon yang
ditanya
“Aku…?
Menyusul kalian…?? Aku tidak mengerti” Jiyeon pura pura tidak tahu
“Kapan
kau memiliki namjachingu” Luna terlihat kesal
“Kau
tidak tahu, kalau dia sekarang sudah punya calonnya, namja itu tinggi, dan
tampan, kemarin aku melihatnya bersama Sungjong oppa dan L oppa la…” Ji Eun
terus nyerocos namun Jiyeon menyuapinya agar dia berhenti bicara
“Lupakan
perkataan Ji Eun, dia hanya anak kecil yang hiperaktif” ucap Jiyeon kesal
“OMO,
sejak kapan kau menjadi gila” Luna seakan termakan ucapan Jiyeon
“YA!
Aku tidak gila” Ji Eun ngambek
Woohyun
POV
Hari ini jadwal kami sedang kosong, ini berarti aku
bisa datang kerestaurant tempat Ji Eun kerja, aku merasa aku rindu padanya,
akupun tak pernah takut datang kesana tanpa penyamaran, karna yang aku tahu
restaurant itu adalah restaurant pada idol, banyak boyband atau girlband, atau
artis KorSel lainnya yang datang berkunjung untuk mencicipi masakannya
“Hyung, aku izin ingin pergi mencari makan diluar ne”
aku harus izin dulu pada leader kami
“Ne, tapi ingat, jaga keamanan dan sikap, jangan
sampai kau pulang membawa sebuah gossip gila” pesan yang selalu aku dengan dari
coupleku ini, baiklah aku harus pergi sekarang
Sesampainya aku direstaurant itu, aku melihat ada
Yoonjo dan Nara Hello Venus yang sedang makan, dan tidak jauh aku melihat ada
Niel, Chunji dan L.joe Teen Top, aku akan duduk ditempat yang biasa aku duduki,
syukur tempat itu kosong
“Woohyun-a, kau datang hanya sendiri” Tanya Chunji
padaku, kami memang sudah sangat dekat
“Ne, yang lainnya sedang didorm, kalian hanya bertiga,
kemana yang lainnya” aku balik bertanya
“Mereka sibuk, baiklah lanjutkan tugasmu kawan” ucap
Niel, dia sangat lebay, lupakan
Sekarang aku sudah duduk dikursi yang sering aku
duduki jika kesini, mataku mencari orang itu, tidak susah akupun menemukannya,
sudah kuduga dia pasti sedang sibuk, wajah lelahnya sungguh sangat cantik,
aiiis Woohyun pabo kenapa kau menyukai kekasih sahabatmu sendiri
“Pelayan” panggilku, syukurlah yang melayaniku adalah
dia
“Oh annyeong oppa, kau ingin pesan apa” dia menyapaku
dengan sangat lebut
“Hmm… aku ingin pesan coklat hangat saja ne, tapi
bisakah kau menemaniku disini” pintaku
“Ahh… baiklah setelah pesananmu datang aku akan coba
izin pada bosku” diapun pergi, awalnya aku tidak tega tapi hanya ini
kesempatanku untuk bisa bersamanya, aku memang egois
Tidak lama aku menunggunya, diapun kembali dengan
pesananku
“Oppa, ini pesananmu” diapun memberikan pesanan itu
“Gomawo…” aku menerimanya “Bagaimana kabar hubunganmu
dengan L” aku mencoba memulai pembicaraan
“Ahh… itu… kami baik baik saja” dia terlihat senang
“Syukurlah… aku senang mendengarnya” dengan berat aku
mengatakannya, saat aku mencoba melihat keluar dinding kaca itu, mataku
langsung tertuju pada seorang namja, aku langsung melihat Ji Eun dia terlihat
bingung
“Oppa, eotteokhae… aku melanjutkan kerjaku saja ne…
permisi” diapun pergi saat melihat namja itu, lagi lagi kesempatanku hilang
begitu saja
L POV
Itu bukannya Woohyun hyung, sedang apa dia disana,
lalu kenapa Ji Eun pergi meninggalkannya, mungkin dia melihatku disini, kalian
mencoba selingkuh ya, ini tidak bisa dibiarkan, ku ambil ponselku dan
“Keluarlah, aku ada di depan restaurant” aku menelpon
Ji Eun
“Apa kau sibuk” aku basa basi, saat dia sudah
didepanku
“Eee… sedikit sibuk, memangnya kenapa” dia bertanya
seakan menutupi sesuatu
“Kalau kau sibuk kenapa kau buang waktumu bersamanya”
aku menunjuk Woohyun hyung yang ada didalam
“Aku akan jelaskan padamu oppa…” lagi lagi penjelasan
yang kudengar, pasti dia beralasan, ahh lupakan sekarang aku malas cari masalah
dengannya
“Tidak perlu, aku juga tidak marah, lanjutkanlah
kerjamu, aku juga harus siap siap untuk pembuatan mv K.will hyung, annyeong”
akupun pergi sedangkan dia masih bingung, mungkin bingung kenapa aku tidak
marah, untu apa aku marah
“Ahh… ne annyeong oppa” dengan bingung dia melambaikan
tangannya, aku hanya tersenyum melihatnya
Ji Eun POV
Aneh sekali L oppa hari ini, biasanya dia marah jika
aku bersama namja lain tapi kenapa hari ini dia biasa saja dan terlihat tidak
marah, aiiis Ji Eun pabo kenapa kau repot sekali, dia marah kau tidak suka tapi
jika dia baik kau malah ingin dia marah
“Pabo pabo” aku memukul kepalaku sendiri namun
seseorang memgang pergelangan tanganku membuat aku berhenti memukul diriku
“Oppa…” panggilku
“Apa yang kau lakukan, jika kepala dan otakmu kenapa
kenapa, apa kau mau” omel Woohyun oppa padaku, dia selalu begitu, aku juga
bingung sikapnya seperti seorang oppa yang sangat sayang kepada dongsaengnya,
aku hanya menunduk
“Lanjutkanlah kerjamu, maaf aku menggangunya” dia
berlalu meninggalkanku
“Ne oppa, sering seringlah datang kesini” ucapku
dengan bahagianya, menutupi perasaan aneh ini, aku merasa jika Woohyun oppa
selalu mendekatiku disaat aku tidak bersama L oppa, aiiis Ji Eun kau ini memang
bodoh, kenapa PD sekali
(*____*) (@........@)
Hari ini aku ingin datang kedorm INFINITE, kalian
jangan mengira aku kecentilan ingin bertemu dengan INFINITE member, itu salah
besar, jujur aku sangat tidak ingin kedorm mereka, tapi ini permintaan dari L
oppa, terpaksa aku harus datang mungkin saja ada hal penting, dan juga hari ini
INFINITE jadwalnya sedang kosong
Sesampainya aku didepan dorm INFINITE, aku langsung
menekan bell dan seseorang membukakan pintunya
“Ji Eun-a akhirnya kau datang juga” Sungjong oppa
membukakanku pintu, sepertinya mereka menungguku (#IU terlalu PD *dikeroyok
Uaena)
“Annyeonghasseo” sapaku kepada mereka, dan mereka juga
menyapaku tidak kalah kalemnya, mungkin disinilah malasnya aku jika datang
kedorm mereka, dormnya berantakan, dan kalian tahu siapa member INFINITE yang
paling jorok, dia adalah L oppa, namjachinguku, aigoo kenapa aku bisa jatuh
cinta padanya
“Oppa… kenapa ini ada disini…” aku mengambil botol air
mineral yang ada dimenja tumpukan buku “Aiiis kalian ini tidak bisakah bersihkan
dorm kalian sebelum kalian mengundang seseorang” omelku
“Ini yang kami suka jika kau datang, kau pasti
membersihkan dorm kami” ucap Hoya oppa dengan santainya, sebenarnya aku malas
membersihkan dorm kalian, tapi aku tidak tahan jika melihat tempat sebagus ini
berantakan
“Jadi kalian ingin memanfaatkanku” aku berpura pura
kesal, mereka semua terlihat takut sambil melambaikan tangan mereka sambil
berkata TIDAK
“Aniya, kami hanya rindu pada yeojachingu dongsaeng
kami” ucap Dongwoo oppa mendekatiku
“Lalu…” aku mulai bosan
“Lalu apa” Tanya Sunggyu oppa dengan wajah yang sok
polos itu (#jangan marah sama author ya)
“Kemana L oppa… aku datang kesini hanya untuk
menemuinya, bukan menemui kalian” omelku
“YA! Kau tidak rindu pada oppa oppamu, kenapa kau
sensitive sekali” ucap Sungyeol oppa
“Aniya, aku hanya rindu pada namjachinguku” aku
sengaja berakting seperti ini “Dimana L oppa sekarang”
“Dia sedang syuting pembuatan MV K.will hyung” ucap
Woohyun oppa yang keluar dari dapur sambil membawa makanan, dia ini satu
satunya member INFINITE yang aku suka, selain namjaku sendiri maksudnya bukan
love love ya, tapi katanya dia baik jika hanya didepanku, akupun tak peduli
yang penting aku harus bisa bertemu dengan L oppa hari ini
“Aiiis, kalau dia sedang syuting lalu kenapa dia
menyuruhku kesini” omelku pada mereka (INFINITE)
“YA! Kenapa marah pada kami, marahi saja namjamu yang
semakin hari semakin gila itu” ucap Sungyeol tak mau kalah
“Kau temui saja dia” saran dari Sungjong oppa
“Ne oppa, tapi apa boleh aku menemuinya, aku takut
jika aku kesana dan banyak paparazzi juga netizen yang sedang berkeliaran lalu
menemukanku bersama L oppa” ucapku tanpa henti, hingga Hoya oppa mneyuapiku buah
apel yang sedang ia pegang
“Bicara jangan seperti kereta exspres, nonstop”
ucapnya sedikit jengkel
“Kau temui saja, aku yakin pasti semua akan baik baik
saja” saran dari Sunggyu oppa kali ini
“Ne, biar aku yang mengantarmu” Woohyun mengambil
mantel tebalnya dan juga kunci mabilnya
“Oppa… aku bisa pergi sendiri, kalian hanya perlu
memberiku alamatnya” aku menolak tawaran Woohyun oppa
“YA! Cepat ikut saja, kami takut terjadi sesuatu
padamu nantinya, jadi Woohyun bisa menjadi alasannya” saran Dongwoo oppa
“Ne oppadeul gomawoyo” aku membungkuk memberi hormat,
mereka juga membalasnya, dan aku pergi bersama Woohyun oppa
Author POV
Selama didalam mobil Ji Eun dan Wohyun hanya diam satu
sama lain, Woohyun sibuk dengan mengendarai sedangkan Ji Eun terlihat gugup
terkadang dia menoleh kearah Woohyun dengan ragu, namun saat Ji Eun ingin
menoleh untuk keberapa kalinya, Woohyun juga menoleh kearahnya
“Kau kenapa” Tanya Woohyun melihat Ji Eun yang agak
aneh
“Aniya, aku hanya merasa sedikit gugup, aku takut jika
datang kesana dan mengganggu L oppa” ucap Ji Eun dengan jujurnya
“Haha, kau jangan takut, selama ada aku semua akan
baik baik aja, percayalah” Woohyun tersenyum pada Ji Eun
“Ne oppa… gomawoyo” Ji Eun juga membalas senyuman itu
Tidak lama mereka diperjalanan menuju lokasi syuting
L, akhirnya mereka sampai, Woohyun dan Ji Eun langsung mencari dimana L berada,
ternyata L sedang istirahat sambil dikipasi oleh asistennya
“YA! L” panggil Woohyun dan L menoleh, betapa
terkejutnya L saat melihat ada Ji Eun disamping Woohyun
“Hyung, Ji Eun, kenapa kalian kesini tiba tiba” L
terkejut
“Memangnya kami tidak boleh kesini” Woohyun
“Aniya, jelas saja boleh, tapi kalian harus bilang
dulu padaku agar aku tidak terkejut” omelnya
“Ji Eun-a katanya kau rindu pada oppamu itu, cepat
datangi dia” dengan berat hati Woohyun berakting didepan Ji Eun dengan pura
pura mendukung hubungan mereka
“Aniya, aku tidak rindu padanya” ucap Ji Eun baru
angkat bicara “Op…” baru Ji Eun ingin memanggil L namun seseorang lebih dulu
memanggilnya, merekapun terkejut…
To Be Continued…
Lanjut,,
BalasHapusaq jg ska IUxInfinite,terutama MyungU couple,Keep writing and Hwaiting ya thor :-)
IU+L=alphabet couple <3
OK daaah ditunggu yaaa~
BalasHapussuka deeh sama readers yang kayak gini ^^