Jumat, 18 Oktober 2013

[FF] Only You (Chapter 3)



Title: Only You
Genre: ? (entahlah)
Lengh: Chapter
Rating: +13
Cast: =>
IU – Lee Ji Eun
L (INFINITE) – Kim Myungsoo
Woohyun (INFINITE) – Nam Woohyun
Others member INFINITE
Jiyeon (T-ARA) – Park Jiyeon
Baekhyun (EXO-K) – Baekhyun
Minho (SHINee) - Minho
Others cast: =>
Cari sendiri ya ! J


Annyeong, ini FF aku yang pertama kali aku pos diblog ini, tapi ini FF aku yang kedua, hehehe J
Maaf ya kalau di FF ini banyak kesalahan penulisan, kemiripan dsb karna ini hanya rekayasa aku aja, dan ingat kalo kalian ga suka shippernya lebih baik ga usah dibaca aja ya, dari pada ngebash, ok silahkan dibaca dan jangan lupa coment ya J, ini real atas otakku dan mungkin kalo ada kemiripan dengan drama Korea dimaklumi aja ya (#GAJE Loo thor), ini di pos dibeberapa blog aku yang lainnya J (ga nanya)


#Chapter 2

“Hhhhh melelahkan sekali, sunbae kau sangat hebat” puji Baekhyun pada Ji Eun saat diruang rias

“Kau ini bisa saja, panggil saja aku noona, supaya lebih akrab, kaukan lebih muda beberapa bulan dariku” ucap Ji Eun bercanda, #ceritanya Baekhyun lebih muda dari IU *author saraf

“Hahahah ne Ji Eun noona, panggil saja aku Baekhyun jangan Baekhyun-ssi” ucap Baekhyun

“Ne…” ucap Ji Eun tersenyum, tiba tiba direktur datang dengan wajah paniknya

“Gawat…” ucap direktur itu

“MWO” Ji Eun dan Baekhyun terkejut


#Chapter 3

“Ada apa” Tanya Baekhyun bingung

“Diluar banyak sekali fans dari boyband INFINITE, mereka terus meneriakimu Ji Eun” ucap direktur panic

“MWO!! Apa mereka sudah melihat debutku… aigoo eotteokhae, aku sungguh tidak menyangka kalau akan seperti ini” ucap Ji Eun panic, sebenarnya Baekhyun dan Direktur itu tahu apa masalah Ji Eun namun mereka hanya diam seolah tidak terjadi apa apa

“Cepat sembunyi bila perlu tinggalkan tempat ini tanpa sepengetahuan mereka, aku dan Baekhyun akan mengalihkan mereka” ucap direktur, awalnya Ji Eun bingung namun akhirnya ia memilih untuk menuruti ucapan direktur

Saat Ji Eun mencoba untuk kabur, direktur dan Baekhyun menemui rombongan ibu pengajian eh maksudnya inspirit, direktur dan Baekhyun sebisa mungkin membuat mereka tidak bertemu dengan Ji Eun, namun sial salah satu diantara mereka melihat Ji Eun yang berusaha kabur

“Hey… itu dia Lee Ji Eun” ucap salah satu dari sekian banyak yeoja

“Ayo kita habisi dia” ucap yang lainnya, dan mereka mengejar Ji Eun, sedangkan direktur dan Baekhyun ditahan oleh inspirit namja yang ada disana, merasa ditemukan Ji Eunpun berlari menghindar namun nihil, dia lupa melepas high heelnya (#ga tau tulisannya maklumi aja ya :D) dan tersandung, alhasil yeoja yeoja yang seperti haus darah itu menangkap Ji Eun, dan mulai mengeroyokinya (#skip aja ya, ini soalnya adegan kekerasan, nanti ga boleh tayang di TV, kayak MV INFINITE – BTD *lo kira ini film)

Merasa Ji Eun dalam bahaya, dengan sekuat tenaga Baekhyun melepaskan diri dari namja menyebalkan itu, dan mengejar mereka yang menyakiti Ji Eun sedangkan direktur masih dicegat

“YA! Kalian semua, lepaskan dia, atau kalian aku telepon polisi” ancam Baekhyun, merekapun menghentikan kegiatan pukul memukul mereka, Ji Eun yang habis diKDRT (#MWO) hanya terbaring ditempat, Baekhyunpun menggendong Ji Eun membawanya menuju RS, dan sialnya disana ada beberapa wartawan Koran harian dan majalah yang sempat mengambil gambar Ji Eun digendong Baekhyun

Sesampainya diRS, Baekhyun mencoba menghubungi kerabat dekat Ji Eun, dengan cara melihat panggilan keluar yang sering Ji Eun hubungi, yaitu Jiyeon, setelah dihubungi Jiyeon benar benar kaget dan tidak menyangka kalau akan seperti ini, tidak peduli dia masih dikantor, dengan cepat Jiyeon mencari taxi untuk mengantarnya menuju RS tempat Ji Eun berada, saat sudah sampai disana

“Annyeonghasseo, apa kau Jiyeon teman Lee Ji Eun” Tanya Baekhyun pada Jiyeon yang juga masih bingung

“Ne, aku Jiyeon, apa yang terjadi kenapa Ji Eun bisa ada didalam sana” Jiyeon benar benar panic

“Tadi, para fans INFINITE datang dan mengeroyok Ji Eun, dan sialnya aku terlambat menolongnya” Baekhyun menunduk

“Astaga… apa yang harus aku lakukan, siapa lagi yang harus aku beritahu” Jiyeon benar benar tak bisa berfikir namun tiba tiba ia teringat sesuatu, Jiyeonpun menelpon Jin Woon dan Sunggyu

“Oppa, aku mohon kau rahasiakan ini dari member INFINITE yang lain, apalagi L, jangan beritahu dia” ucap Jiyeon memohon pada Sunggyu ditelepon saat sudah memberitahu berita buruk itu

“Ne, aku tidak akan memberitahu mereka, baiklah nanti kau beritahu lagi perkembangannya” ucap Sunggyu diseberang sana

“Bagaimana” Tanya Jin Woon yang baru datang, Jiyeon pun menangis sontak saja Jin Woon memeluk Jiyeon, sedangkan Baekhyun terduduk lesu berharap kalau Ji Eun baik baik saja (#bagus oppa, soalnya kalo Ji Eun dead ceritanya selesai)

Tidak lama setelah itu dokter yang menangani Ji Eun keluar diikuti oleh dua suster dibelakangnya

“Bagaimana keadaanya” Tanya Baekhyun panic

“Dia mengalami luka yang cukup parah, tapi sampai saat ini keadaanya baik baik saja” ucap dokter lalu pergi, Baekhyun, Jiyeon dan Jin Woon masuk kedalam ruangan dimana Ji Eun dirawat, ternyata Ji Eun sudah sadarkan diri

“Ji Eun-a gwaenchanayo… kenapa kau bisa seperti ini, aku benar benar khawatir” lagi lagi Jiyeon menangis sambil memeluk Ji Eun

“Jiyeon-a aku baik baik saja, lihatlah sekarang aku baik baik sajakan” Ji Eun mencoba menenangkan Jiyeon

“Kau itu bohong, mana mungkin luka parah ini kau bilang baik baik saja, apa yang akan kau katakan pada L” ucap Jiyeon, Ji Eun hanya terdiam

“Noona, kau baik baik sajakan, mianhae aku terlambat menolongmu” ucap Baekhyun akhirnya

“Ne, gomawoyo Baekhyun-a, kau sudah menolongku” Ji Eun mengalihkan pembicaraan “Kau…” Ji Eun terkejut saat melihat Jin Woon, sedangkan yang dilihat hanya cengengesan

“Annyeonghasseo, ee… kau baik baik sajakan, semoga cepat sembuh ya” ucap Jin Woon

“Ne, gomawoyo, kau datang bersama Jiyeon” Ji Eun curiga kalau Jiyeon dan Jin Woon memiliki hubungan khusus

“Jangan banyak Tanya, kau urus saja dulu dirimu, lihatlah betapa jeleknya kau saat ini, bagaimana besok kau melakukan pemotretan” omel Jiyeon, Ji Eun hanya menatapnya kesal

(^˛^)

“MWO!! INSPIRIT KEMBALI MENYERANG LEE JI EUN” ucap Hoya membacanya dengan keras membuat satu dorm mendekat kearahnya

“Kau tadi bilang apa” Tanya Dongwoo yang merasa pendengarannya terganggu

“Lihatlah” Hoya menunjukkan artikel dilaptopnya, disana terlihat jelas foto Ji Eun saat dikeroyok dan digendong Baekhyun

“Siapa namja itu” ucap Sungyeol yang penasaran

“Dia itu bukannya model diagensi ***” ucap Woohyun seakan mengenali wajah namja itu

“Iya, dia itu Byun Baekhyun kalau tidak salah” ucap Hoya

“Berarti benar” ucap Dongwoo (#oppa lagi serius juga sepat ngelawak)

“Apa hubunganya dengan Ji Eun” Tanya Sungjong, sedangkan L dan Sunggyu hanya berdiam saja

Kelima anak manusia itu sedang heboh membahas artikel tentang Ji Eun yang dikeroyok, sedangkan Sunggyu hanya menunggu kabar dari Jiyeon, sedangakan L terus menghubungi Jiyeon yang tidak kunjung diangkat

“Aiis kenapa dia tidak mengangkat teleponku” gerutu L, Sunggyu hanya berdiam diri saja, sebenarnya dia tahu tentang masalah itu, tapi dia berjanji untuk tidak memberitahu siapapun (#tambah rumit niih cerita *author mati ditempat), tiba tiba Jiyeon menelpon L, dengan cepat L mengangkatnya

“YA! Kenapa kau tidak mengangkat teleponku, apa kau sekarang sedang bersama Ji Eun” ucap L dengan emosinya

“Nde, aku sekarang sedang bersamanya” ucap Jiyeon santai

“Bagaimana keadaanya, sekarang kalian dimana” Tanya L lagi

“Mwo! Kau sudah tahu, kami sekarang sedang diRS ****” ucap Jiyeon mengaku

“Jelas saja aku tahu, berita itu sudah tersebar kemana mana, bahkan banyak artikel yang menulis tentang itu” ucap L mematikan sambungan itu dan langsung cabut menghampiri keberadaan Ji Eun, member yang lainnya bingung dengan L (#percakapan L sama Jiyeon ini gaje banget yaa *dikeroyok masa)

“Semoga Ji Eun baik baik saja, aku takut terjadi sesuatu padanya” ucap Sungjong, Hoya dan Dongwoo mengaminkan

“Sekarang kita berdo’a saja, semoga Ji Eun baik baik saja dan masalah ini cepat selesai, maaf sebelumnya, bukan bermaksudku untuk membuat kalian menjadi jahat karna tidak menemui Ji Eun, tapi ini juga demi kebaikkannya, jika kita datang kesana aku yakin para wartawan akan membuat skandal lagi” ucap Sunggyu

“Ne hyung, kami tahu itu” ucap Sungjong mengerti

“Kemana L” Tanya Woohyun

“Sepertinya dia pergi keRS tempat Ji Eun dirawat sekarang” ucap Sunggyu

“Lalu bagaimana jika ada wartawan yang melihatnya, aiiiis kenapa masalah ini seakan membesar” keluh Sungyeol

“Kita berdo’a saja semoga semua akan baik baik saja” ucap Woohyun

L POV

Sesampainya aku diRS yang disebut Jiyeon, aku langsung mencari dimana ruangan Ji Eun dirawat, aku sungguh tidak tahu harus berkata apa didepan Jiyeon, dia pasti memarahiku, karna fans fansku (#PD bgt niiih) Ji Eun jadi celaka, akupun menemukan ruangan itu, diluar sedang ada namja yang waktu itu bersama Jiyeon, sedang apa dia

“Neo, dimana Ji Eun dan Jiyeon” tanyaku pada namja itu

“Didalam” ucap namja itu seperti takut padaku, atau malu karna kejadian waktu itu, sudahlah lupakan, saat aku masuk, aku melihat Ji Eun yang terduduk diatas ranjang pasien dengan keadaan yang menyedihkan aigoo, dan kulihat Jiyeon duduk disalah satu kursi didekat ranjang itu, dan aku terkejut siapa namja yang ada didekat Jiyeon apa dia namjachingu Jiyeon, lalu namja diluar itu siapa Jiyeon, lupakan (#iih oppa nyebelin ahh *dihantam masa)

“Oppa…” Ji Eun melihatku ekspresinya terkejut seperti melihat hantu saja, dia kira aku ini hantu

“Ji Eun-a gwaenchanayo…” aku menghampirinya, wajahku sekarang menunjukkan kalau aku sangat khawatir, tapi kenapa dia berekspresi biasa saja

“Nan gwaenchana oppa” ucap Ji Eun lembut, dasar pabo yeoja

“Kenapa mereka bisa melakukan ini padamu, memangnya mereka tahu restaurant tempatmu berkerja sampai mereka menghampirimu kesana” ucapku sungguh khawatir

“Eeee… aniya oppa” Ji Eun terlihat takut “Saat itu aku ada ditempat pemotretan sebuah agensi, blab la bla bla” APA dia berkerja menjadi seorang model, dan sudah debut, kenapa aku tidak tahu dan kenapa aku tidak mendengar kabar dari media manapun, bahkan darinya langsung, kenapa dia menyembunyikan ini dariku, lalu aku ini dianggap apa

“Kenapa kau tidak memberitahuku kalau kau berkerja menjadi model diagensi itu huh” aku sekarang marah padanya, rasa khawatirku sudah hilang berganti dengan emosi, dia membulatkan matanya, mungkin dia tidak akan menyangka kalau aku akan marah seperti ini disaat ia sedang kesulitan, aku memang jahat

“Oppa, mianhae… aku tahu ini semua salah, aku tidak menceritakannya padamu, karna… aku tahu kau tidak akan menyetujuinyakan” ucapnya seakan membela diri

“Baiklah kalau itu maumu, lakukan sesukamu” aku sudah sangat kesal padanya, pertama melihat fotonya bersama Baekhyun si model itu, sekarang dia menutupi rahasianya dariku, akupun memutuskan untuk pulang ke dorm

Author POV

Saat L sudah sampai, ia langsung masuk kedalam kamar tanpa menyapa hyung dan dongsaengnya, pastinya semua yang ada disana bingung dengan tingkah L, namun Woohyunlah yang disuruh untuk menghampiri L

“L-ya, bisakah kita bicara sebentar” ajak Woohyun

“Kau mau bicara apa, kalau tidak penting lebih baik tidak usah dibicarakan” ucap L dingin

“Sebenarnya apa yang terjadi, kenapa kau pulang dalam keadaan seperti ini, apa yang terjadi saat kau menemui Ji Eun” ucap Woohyun bingung

“Lebih baik tidak usah bahas dia, aku muak hyung, kumohon tinggalkan aku sendiri” ucap L

“YA! Kau sekarang berani mengusirku” omel Woohyun

“Aiiis hyung, haruskah aku ceritakan masalahku dengan Ji Eun padamu, lebih baik kau tidak usah ikut campur dalam masalah kami, aku tidak ingin merepotkanmu hyung” ucap L masih dengan kejengkelannya

“Iya kau harus menceritakan masalahmu dan Ji Eun padaku, karna kalian berdua itu dongsaengku” ucap Woohyun yang membuat L terkejut

“MWO!!!” L terkejut bukan main

“Wae… aku tidak boleh menjadi oppa Ji Eun, asal kau tahu dia sendiri yang memintaku menjadi oppanya” ucap Woohyun yang sikapnya kembali seperti awalnya, sangat berbeda jika didepan Ji Eun

“MWO!! Jinjayo… aiiiis anak itu rupanya dia punya banyak rahasia yang tidak aku ketahui, aiiis…” L hanya menunduk

“Tenang saja, aku tidak akan macam macam padanya, aku tahu kau sangat tidak suka jika aku dekat dengan Ji Eun” L terkejut dengan perkataan Woohyun “Tapi tenang saja, memang aku pernah menyukai Ji Eun, tapi aku fikir fikir dia tidak mungkin menyukaiku, dan aku lelah jika terus terusan menyimpan harapan penuh padanya yang pasti tidak akan terbalas, jadi sekarang Ji Eun hanya dongsaengku tidak lebih, percayalah” ucap Woohyun menepuk pundak L menguatkan dan Woohyun keluar meninggalkan L

“Dugaanku benar… tapi kenapa aku setega ini, aku tahu jika Woohyun hyung menyukai Ji Eun, tapi aku selalu memamerkan kemesraan kami didepannya, aku benar benar dongsaeng kurang ajar” L menyesali dan menyalahkan dirinya

(˚×˚)

Sudah tiga hari setelah kejadian diRS, Ji Eun yang terus mencoba menghubungi L namun tidak pernah diangkat, disms tidak dibalas (#maunya apa siih ini ga bisa itu ga mau jadi appaaaaaaaa~ *author gila) padahal Ji Eun ingin mendatangi dorm INFINITE tapi rasa traumanya terhadap antifans masih membuatnya takut kemana mana, bahkan setelah keluar dari RS Ji Eun hanya berdiam dikost-an tidak berkerja ke restaurant atau melakukan pemotretan

“Oppa… sebegitu marahnyakah kau padaku” ucap Ji Eun frustasi karna teleponnya tidak diangkat, mungkin selama tiga hari itu sudah beratus kali Ji Eun menelpon L, tiba tiba suara bell terdengar, sepertinya ada tamu

“Siapa diluar” ucap Ji Eun menyelidiki, takut jika yang datang antifans

“Ini aku Baekhyun, noona kaukah itu” ucap orang diluar

“Oh rupanya kau, kajja masuk, aku fikir antifans, berlebihan sekali mereka sampai mencaritahu alamat tempat tinggalku” ucap Ji Eun membuka pintu dan mempersilahkan Baekhyun masuk

“Hahaha, noona, kau ini lucu sekali, oh iya bagaimana keadaanmu” Baekhyun tertawa manis

“Aku baik baik saja, aku tidak pernah sakit walaupun aku berada diRS waktu itu, oh iya, kau tahu alamat kost-ku dari siapa” Tanya Ji Eun bingung “Oh iya silahkan duduk”

“Aku tahu dari Jiyeon noona” ucap Baekhyun sambil duduk

“Oh begitu, oh iya mianhae, aku tidak hadir saat pemotretan, direktur pasti akan memarahiku” ucap Ji Eun

“Aniya, gwaenchana noona, direktur tidak marah, bahkan dia menyuruhku untuk menjengukmu, padahal hari ini aku ada jadwal pemotretan” ucap Baekhyun jujur

“Mwo, direktur itu baik sekali” ucap Ji Eun

“Hahaha begitulah direktur, oh iya maaf sebelumnya, namja waktu itu siapamu noona” Tanya Baekhyun hati hati

“Eee… dia…” Ji Eun masih menggantung ucapannya

“Hmm…? Bukankah dia L member INFINITE” lanjut Baekhyun menunggu jawaban Ji Eun

“Hhh… baiklah mungkin hanya kau orang lain yang akan tahu tentang hubunganku dengannya” ucap Ji Eun “Dia adalah namjachinguku, aku mohon cukup kau dan orang terdekatku yang tahu tentang ini” ucap Ji Eun memohon

“Mwo! Jadi berita itu… ahh baiklah noona kau tidak usah khawatir aku akan menjaga rahasia ini sampai mati” canda Baekhyun

“YA! Jangan bicara seperti itu” Ji Eun sedikit kesal dengan Baekhyun

“Baiklah, bagaimana kalau kita jalan jalan, aku akan menghilangkan traumamu, dan sekalian mendekatkan diri supaya saat kita pemotretan berdua tidak canggung” ajak Baekhyun

“Hmm… baiklah, tapi kau harus berjanji tidak akan meninggalkanku sendirian” ucap Ji Eun

“Baiklah noonaku, nae yaksokhae, tidak akan meninggalkanmu, kecuali ada anjing yang mengejar hahahaha” canda Baekhyun “Kajja”

Baekhyun dan Ji Eun berjalan menuju taman yang cukup indah, taman yang belum pernah Ji Eun kunjungi, disana Ji Eun sangat menikmati cuaca yang cukup cerah, Baekhyun yang melihatnya hanya tersenyum

“Sepertinya kau belum pernah kesini ne” Baekhyun memulai perbicaraan

“Ne… kau tahu saja” ucap Ji Eun tersenyum

“Kemana saja kau, bukankah taman ini dekat dengan lokasi kost-an mu, aigoo, kau pasti setiap kencan hanya dikost-an ne” ucap Baekhyun seakan merendahkan Ji Eun “Tidak modal sekali namjamu, padahal dia artis hahaha” canda Baekhyun

“YA! Aku bukan seperti itu, aku punya taman faforite sendiri, lokasinya juga tidak jauh dari sini, dan asal kau tahu aku selalu bertemu dengan namjachinguku ditaman itu” Ji Eun membela diri

“Jinjayo… aku tidak percaya” Baekhyun mengejek Ji Eun

“YA! Kalau kau tidak percaya, ayo ikut aku, taman faforiteku tidak kalah indah dengan taman faforitemu” ucap Ji Eun, Baekhyun hanya mengangguk merekapun pergi menuju taman yang diceritakan (#kayak anak kecil ya debatnya)

Sesampainya ditaman yang disebut, Ji Eun seakan tersenyum karna kemenangan, Baekhyun memang terpesona dengan taman ini, namun menjaga imej dia hanya memasang wajah biasa saja, membuat Ji Eun kesal

“YA! Kenapa ekspresimu seperti itu” ucap Ji Eun kesal

“Anni, tempat ini bagus tapi tidak sebagus tempat tadi, lalu disini tempatmu bertemu namjachingumu, kenapa tempatnya polos sekali, pasti kalian cepat bosan” komen Baekhyun

“Menurutku dan namjachinguku, tempat ini tidak polos jika kami bersama, karna disini tempat kami untuk membagi cinta, sepertinya kau ini tidak pernah pacaran, benarkah itu” ucap Ji Eun

“MWO!!” Baekhyun terkejut lalu dengan malu berkata “Ne aku belum pernah pacaran” setelah mendengar pengakuan Baekhyun, Ji Eunpun tertawa lepas, Baekhyun memasang wajah kesal walau sebenarnya didalam hatinya ia sangat senang bisa membuat yeoja disampingnya ini tertawa seperti itu apalagi kalau tawa itu karna dirinya

“Ahhh mianhae, aku tidak bermaksud mengejekmu, jeongmal” Ji Eun menghentikan tawanya saat melihat ekspresi kesal Baekhyun yang menurutnya lucu, saat kembali melihat kedepan tiba tiba mata Ji Eun tertuju pada seorang namja yang sedang duduk dikursi yang sering ia dan L tempati “L oppa” gumam Ji Eun

“Baekhyun-a aku kesana dulu ya” Ji Eun langsung meninggalkan Baekhyun sendiri yang masih bingung, namun Baekhyun mengikutinya tanpa sepengetahuan Ji Eun, sesampainya disana

“Oppa…” panggil Ji Eun pada namja itu, namja itupun membalikkan badannya melihat Ji Eun

“Ji Eun-a” balas namja itu si L, “Neo” ucapnya terkejut saat melihat ada Baekhyun

“Annyeonghasseo” sapa Baekhyun, L pun menatap tajam kearah Ji Eun

“Kemarin kau merahasiakan pekerjaanmu sebagai model, dan kau merahasiakan hubungan dekatmu dengan Woohyun hyung, dan sekarang kau membawanya kehadapanku… jika kau memang sudah tidak tahan bersamaku kenapa kau tidak bilang putus saja, kau bahkan tidak perlu memperkenalkan selingkuhanmu itu didepanku” omel L pada Ji Eun, wajahnya, matanya merah karna amarah

“Op… oppa…” seketika airmata Ji Eun jatuh tak terkendali, Baekhyun membulatkan matanya

“Wae, kenapa kau menangis, apa kau belum puas membalas semua rasa kesalmu pada fansku melalui aku” omel L yang masih naik darah

“Oppa, aku tidak pernah berniat untuk membalas demdam pada siapapun apalagi fansmu, kau tahu dia bukan selingkuhanku, kami hanya teman kerja” ucap Ji Eun yang terpancing emosi

“Bahkan sekarang kau pintar berbohong…” ucap L “Kau tahu aku sudah lelah seperti ini, lebih baik kita akhiri saja” lanjut L yang pergi meninggalkan Ji Eun dan Baekhyun

Saat itu juga Ji Eun merasa kakinya lemas dan terjatuh ketanah, airmatanya terus mengalir tanpa ia suruh, Baekhyunpun langsung menghampiri Ji Eun dan membantunya berdiri

“Noona, gwaenchanayo…” ucap Baekhyun khawatir “Mianhae noona ini semua salahku, aku akan menjelaskannya pada namja itu” lanjut Baekhyun merasa bersalah

“Anniya, ini bukan salahmu, ini semua memang salahku… kau tidak salah, tolong antarkan aku pulang” ucap Ji Eun berjalan mendului Baekhyun, mencoba menghapus airmatanya namun terus mengalir, sesampainya dikost-an, Baekhyun langsung pamit pulang karna ia tahu bahwa Ji Eun ingin sendiri, saat masuk Jiyeon terkejut melihat Ji Eun pulang dalam keadaan menangis, padahal dia berjanji tidak kemana mana

“Ji Eun-a, waeyo… kenapa kau menangis” Tanya Jiyeon bingung, Ji Eun lansung memeluk Jiyeon menangis dipelukkan sahabat yang sudah sangat dekat dengannya “Ceritalah padaku, apa yang sebenarnya terjadi” lanjut Jiyeon

“L oppa… hiks dia… hiks dia memutuskanku hiks hiks” ucap Ji Eun tangisnya makin menjadi, Jiyeon benar benar terkejut dengan pengakuan Ji Eun

“Kenapa bisa…” Tanya Jiyeon khawatir dan Ji Eun menceritakannya

“Kenapa ceritanya jadi rumit gini siiih thor, gue bunuh juga lo supaya selesai” omel Jiyeon pada author

“YA! Jangan dibunuh kasian yang baca, pasti penasaran sama akhir ceritanya” balas author

“Iiiih PD bgt looooh” tambah Jin Woon pada author, *author duduk dipojokan sambil nangis *lupakan

“Dasar, namja macam apa dia itu, kenapa kesabarannya hanya segitu, nappeun namja” omel Jiyeon “Kau tenang saja ne, akan ku balas namja itu” lanjut Jiyeon

“Anni, kau tidak usah membalasnya, aku yang memang salah bukan dia” Ji Eun mencoba menenangkan Jiyeon

“YA! Kau kenapa masih membelanya, bukankah dia yang sangat jahat, ketika dia dekat bahkan bermesraan dengan yeoja lain kau tidak cemburu walau itu hanya sebatas kerjasama, tapi sedangkan kau baru foto bersama Baekhyun, dia sudah marah sampai seperti ini bagaimana jika kau melakukan agedan mesra… ciiih namja (tiiiiit)” omel Jiyeon, kali ini Ji Eun hanya terdiam, ya kalimat yang diucap Jiyeon ada benarnya

“Jiyeon-a, kau sedang apa” tiba tiba Jin Woon muncul dibalik pintu, membuat Jiyeon dan Ji Eun terkejut

“YA! Neo…” Ji Eun terkejut melihat Jin Woon, pasti namja itu hanya cengengesan

“Aiiis apa yang kau lakukan disini, palli keluar…” Jiyeon membawa Jin Woon keluar “Kami pergi dulu ne” lanjutnya

Ji Eun POV

Huh~ menyedihkan, itulah keadaanku saat ini, sahabatku sedang berusaha mendapatkan namja itu, aku tahu itu tanpa dia harus cerita, sedangkan sahabatku yang satunya sedang sibuk mengurus namjachingunya yang sedang sakit, sekarang giliran aku yang melajang, huh aku tidak menyangka kalau L oppa akan mengatakan hal itu, aku sakit hati, kecewa, malu, ahhh aku rasa lebih baik mati saja

“Ji Eun-a, apa yang kau lakukan disini” ucap Luna yang menemukanku terduduk lemas dikursi tunggu diRS, ya sekarang aku sedang berada diRS

“Ahh Luna-ya, aku datang kesini sedang membeli obat, aku rasa akhir akhir ini aku sering sakit, dan sekalian memeriksa keadaanku, karna kejadian lalu” jawabku seadanya pada sahabatku itu

“Ooohh, mianhae Ji Eun-a, aku tidak sempat menjengukmu, karna keadaan Jonghyun oppa yang parah” jelas Luna dengan ekspresi sedihnya

“MWO!! Sakitnya parah, bukankah waktu itu keadaanya baik baik saja” aku terkejut mendengarnya

“Nde, mungkin dia terlalu banyak fikiran, akupun bingung…” Luna menghembuskan nafas berat, mungkin dia sama sepertiku, kami sama sama sedang terkena masalah, tapi aku lebih menyedihkan

“Kau sabar saja ne, semoga Jonghyun oppa cepat sembuh” ucapku menepuk bahunya menguatkan “Aku pulang dulu ne, aku masih ada urusan yang belum selesai” lanjutku

“Nde, hati hati ne, jaga kesehatanmu jangan sampai sakit lagi” ucap Luna, aku hanya tersenyum

Saat aku berjalan dikoridor RS, tiba tiba mataku tertuju pada namja yang sudah sangat aku kenal, Byun Baekhyun, sedang apa dia disini, apa ada kerabatnya yang sakit, atau dia yang sakit, akupun menyapanya

“Baekhyun-a, sedang apa kau disini” tanyaku padanya, dia terkejut

“Ahhh noona kau mengagetkanku, aku… aku sedang menjenguk temanku yang sakit” ucap Baekhyun gugup padaku

“Ooohhh lalu sekarang kau mau pulang”

“Nde, noona sendiri sedang apa”

“Aku habis memeriksakan keadaanku seperti yang kau bilang, sekalian membeli obat” jawabku jujur

“Bagaimana kalau kita pulang bersama ne, kau maukan, sekalian kita jalan jalan dulu, kita makan bersama biar aku yang traktir” ucap Baekhyun

“Mwo kau serius mau mentraktir noonamu ini” aku menggodanya

“Ne serius noona” ucapnya, kamipun pergi

(!@#$%^&)

3 bulan kemudian

Author POV

Semenjak putusnya Ji Eun dan L, Ji Eun jadi semakin dekat dengan Baekhyun, bahkan sangat dekat, Jiyeonpun membawa berita bahagia bahwa dirinya dan Jin Woon sudah menjadi sepasang kekasih sedangkan Jonghyun sudah keluar dari RS, dan Luna bisa beraktifitas seperti biasa, sedangkan INFINITE, mereka melewati hari hari mereka seperti biasa, namun kini sikap L berubah menjadi sedikit dingin, mungkin ia masih kesal jika mengingat kelakuan Ji Eun yang menurutnya itu salah, dan sampai sekarang Ji Eun tidak bisa melupakan L, walau Minho dan Baekhyun mencoba untuk membuatnya melupakannya

Ya, Minho akhirnya bersenang ria, karna Ji Eun putus dengan L, itu berarti kalau dia memiliki kesempatan untuk memiliki Ji Eun, namun sampai saat ini Ji Eun tidak bisa membuka hatinya untuk siapapun karna memori tentang dirinya dan L yang membuatnya tidak bisa melepas L begitu saja

“Ji Eun-a, apakah kau sudah selesai kerja, bagaimana kalau malam ini kita jalan jalan ne, aku tahu kau sangat stres megurus dua pekerjaan” ucap Minho menghampiri Ji Eun direstaurant

“Sebentar lagi, terserahmu saja ne, jam berapa kau akan menjemputku” ucap Ji Eun, ya kini Ji Eun sudah biasa dengan Minho

“Sepertinya ± jam 8” ucap Minho

“Oh nde, aku tunggu kau malam ini, ne” ucap Ji Eun menggoda Minho

“Hahaha tenang saja ne, aku juga akan membawa sibocah…” Ji Eun menaikkan alisnya

“Bocah, siapa…” Ji Eun bingung

“Baekhyun sibocah manja itu, SHINee dan F(x) juga mengajak kita untuk berkumpul malam ini sekalian merayakan kesehatan Jonghyun hyung” ucap Minho

“Haha aku jadi malu jika bertemu F(x) mereka itu cantik cantik tidak sepertiku” Ji Eun minder

“Aniya, kau juga cantik nyatanya kau menjadi model sekarang, kau ini tidak berubah juga walaupun sudah menjadi artis, dan sepertinya kau belum percaya kalau dirimu sekarang jadi artis, kenapa kau tidak berhenti berkerja disini, nanti kalau banyak yang mengenalimu bagaimana” ucap Minho mengingat dulu dan bertanya bertubi tubi

“YA! Jika bertanya satu satu” ucap Ji Eun pasrah

“Hahahaha lupakan” ucap Minho tertawa “Bagaimana skandalmu dengan L” tanyanya hati hati, Ji Eun terkejut

“Eee… sepertinya sudah selesai, karna tidak ada kabar dan juga para fans L oppa sudah tidak menggangguku lagi” Ji Eun menghembuskan nafas berat

“Itu tandanya masalahmu sudah selesaikan, kau hebat bisa melewatinya, begitulah susahnya menjadi artis, apalagi kau ini sangat spesial tanpa trainee” puji Minho

“Haha kau bilang sudah selesai, bahkan sekarang aku lebih susah, aku takut nanti jika fansmu dan fans Baekhyun mengeroyokku” canda Ji Eun

“Haha mereka tidak akan seperti itu” ucap Minho, Ji Eun dan Minhopun kembali seperti dulu seperti mereka masih bersahabat, tanpa mereka sadari ternyata ada sepasang mata yang memperhatikan mereka, dan pemilik mata itu adalah L yang diam diam datang kerestaurant itu

(^^^^^)

Malampun tiba, member SHINee yang lainnya dan F(x) sudah berkumpul mereka sedang menunggu kehadiran Minho dan Ji Eun, dan juga mereka mengundang pasangan baru itu doble J (Jiyeon Jin Woon), saat mereka sampai merekapun disambut dengan baik

“Ada dua couple, yang satu sudah jadi dan yang satu dalam proses” ucap Key seakan menyindir mereka

“Maksudmu apa oppa…” Tanya Sulli pura pura tidak tahu

“Yang benar saja kalian tidak tahu” tambah Amber

“MWO!!” Krystal dan Victoria bersamaan

“Lihatlah mereka begitu cocok” sindir Onew kali ini

“Haha kalian ini kenapa, bukankah Minho oppa ini couplenya Sulli atau tidak Krystal” ucap Ji Eun

“Anniya…” ucap Sulli dan Krystal bersamaan sambil melambaikan tangan

“Hahaha kajja kita makan bersama” ajak Taemin

“Hahaha senang sekali bisa berkumpul lagi” ucap Jonghyun yang melirik semua member dan tatapan spesial untuk Luna

“Hahaha aku juga senang sekali bisa mengenal kalian… jeongmal” ucap Jin Woon angkat bicara, membuat semua melirik bingung kearahnya, namun dia cengengesan

“Aku tidak akan menyangka tinggal dikelilingi oleh para artis papan atas, bahkan sahabatku pun menjadi seorang artis, orang yang tidur berdua denganku” ucap Jiyeon sedangkan yang lain hanya tertawa

“Oh iya, bagaimana kabar agensimu Ji Eun-a” Tanya Onew

“Baik baik saja, bahkan bertambah sukses” ucap Ji Eun

“Nde, semua itu karna ada Ji Eun noona” ucap Baekhyun yang dari tadi hanya berdiam diri

“Hahaha bagaimana kalau kau berkerjasama dengan agensi kami, katanya suaramu sangat bagus” usul Taemin, Ji Eun hanya tertawa

“Kalian ini ada apa, jangan macam macam” ucap Ji Eun

Dan malam itu semua menjadi indah, hari hari Ji Eun semakin indah sedangkan L dia merasa menyesal sudah memutuskan Ji Eun, baginya Ji Eun itu adalah semangat hidupnya, orang yang menggantikan ommanya yang jauh dirumah sana

“Aigoo~ akhirnya selesai juga, aku sangat penasaran dengan hasilnya, aku yakin tidak kalah baik” ucap Woohyun

“Jelas, Man In Love yang versi Jepang ini tidak kalah bagus dari yang versi Korea, hanya saja tidak ada dramanya” ucap Sunggyu

“Hahaha… aku imuut sekali diMV itu” ucap Woohyun

“Aku juga” ucap Yadong couple bersamaan

“Aku lebih imut karna aku membawa boneka” kini Sungjong yang ikut campur

“Kenapa kau tidak ikut gabung dengan mereka” Tanya Sungyeol yanag baru keluar kamar dan ingin bergabung dengan yang lainnya, ikut menggila (#iih jangan gila deh oppa)

“Aniya, aku hanya ingin sendiri…” ucap L

“Oh iya kenapa aku tidak pernah melihat Ji Eun lagi, apa kau bertengkar lagi dengannya” Tanya Sungyeol yang sukses membuat semua member menguping namun diam diam

“Mianhae hyung aku tidak memberitahu kalian kalau aku dan Ji Eun sudah putus ± 3 bulan” ucap L, semua memberpun terkejut tidak menyangka ini akan terjadi

“MWO!!” kejut mereka semua pada L

“Kenapa bisa…” Tanya Sunggyu dan L menceritakan

“Sebenarnya aku sudah tahu kalau Ji Eun menjadi artis diagensi itu, aku tidak menceritakannya karna aku kasihan padanya, aku tahu itu adalah cita citanya, dan juga dia ditawari tanpa trainee” jelas Hoya

“Kenapa dia tidak bercerita padaku, malah bercerita padamu hyung” sesal L

“Karna dia bilang kau akan menolaknya untuk menerima kontrak itu” jawab Sunggyu singkat (#maaf ceritanya gaje)

“Ahh lupakan, aku ingin memulai hari baru tanpa ada nama Lee Ji Eun, dan aku berharap tidak akan melihatnya lagi” ucap L menghembuskan nafas berat

“Mana mungkin kau tidak akan melihatnya lagi, bukankah sekarang dia sudah menjadi artis, dia sangat terkenal, apalagi kemarin aku dengar gossip bahwa dia dan Minho SHINee sedang ada hubungan” jelas Sungjong

“Kau ini tahu sekali tentang gosip” ucap Dongwoo, sedangkan L mencerna setiap kata yang baru saja Sungjong ucap

“Apa benar dia baru putus dengan L dan langsung dapat Minho, kenapa kekasihnya artis semua, papan atas lagi” ucap Sungyeol

“Itulah kelebihannya” tambah Woohyun

“Sudahlah, sekarang kita tidak ada hubungan apa apa dengannya, jadi jangan terlalu memikirkannya, dan jangan membuatnya terbebani, jadi jika disuatu acara kita bertemu dengannya anggap saja kalian baru bertemu, supaya tidak ada skandal lagi” ucap Sunggyu panjang x lebar = sipit (#mianhae oppa ^^V *author dibunuh masa)

“Ne, kami tidak akan membuatnya kesusahan, dia sudah kami anggap seperti adik sendiri” ucap Hoya, dan diangguki oleh others member tidak kecuali L

(EFGHJ)

Hari ini adalah hari untuk Ji Eun melakukan pemotretan, padahal hari ini dia berdua dengan Baekhyun, tapi Baekhyun yang tidak kunjung datang, membuat Ji Eun khawatir, nomornya dihubungi tidak nyambung

“Aiiis Baekhyun, kemana anak itu” ucap Ji Eun khawatir, saat melihat direktur mereka “Direktur apa Baekhyun sudah datang”

“Belum, sepertinya hari ini Baekhyun akan diganti dengan model lain, hanya untuk hari ini” jelas direktur

“Mwo, jadi aku akan beradegan dengan model lain… aku gugup” ucap Ji Eun

“Gwaenchana dia bukan model tulen, dia adalah seorang personil boyband” jelas direktur “Baiklah aku pergi dulu ne, nanti Tn.Park akan memberitahumu”

“Nde…” ucap Ji Eun “Siapa namja yang akan berfoto bersamaku, apa dia L oppa, aiis tidak mungkin, direktur tahu benar kalau aku trauma jika bersamanya, apalagi untuk seperti ini” Ji Eun bicara sendiri

“Ji Eun-a waktunya pemotretan” ucap staf disana

“Ne…” ucap Ji Eun

Ji Eun POV

Karna sudah harus melakukan pemotretan jadi akupun datang ketempat pemotretan, disana sudah banyak staf staf yang mempersiapkan pemotretan, tapi kenapa aku tidak melihat namja yang dibilang direktur, aneh padahal sudah harus pemotretan tapi kenapa dia belum muncul juga

“Permisi” sapaku kepada Tn.Park diapun menoleh “Kata direktur, hari ini Baekhyun akan diganti dengan model lain, kalau boleh tahu siapa orang itu” tanyaku hati hati

“Kau belum diberitahu siapa orangnya, dia ada disana” ucap Tn.Park menunjuk salah satu kerumunan dan aku semakin penasaran dibuatnya, akupun mendekati lokasi itu, aku tidak berani kesana aku takut jika fans namja itu mengeroyokku karna aku berani mendekati idola mereka, jadi aku melihat dari jauh saja

Saat aku melihat kerumunan itu tiba tiba mataku tertuju pada namja yang sedang dikerumuni itu, namja yang sangat aku kenal, kenapa dia ada disana, apakah dia yang akan menjadi coupleku untuk pemotretan CF kali ini

Fans fans gila itu akhrinya pulang dengan wajah berseri seri, sepertinya mereka sudah puas, aku hanya bersembunyi karna aku masih terlalu trauma dengan kejadian lalu yang membuatku takut jika melihat banyak orang, kini aku melihat kearah namja itu lagi, saat aku ingin melihat kearahnya tiba tiba seseorang berada dekat didepanku

“MWO!!” kejutku pada orang itu

“Sedang apa kau disini… kau juga ingin meminta tanda tangan, maaf aku lelah lain kali saja ne” canda namja itu dengan tawanya, akupun memanyunkan bibirku

“YA! PD sekali kau, siapa juga yang mau minta tanda tanganmu :P” akupun menjulurkan lidahku mengejeknya

“Lihat saja ya, ucapanmu itu akan membuatmu malu” balas namja itu si Minho

“Untuk apa aku malu didepanmu, itu tidak penting :P” lagi lagi aku menjulurkan lidahku, saat Minho oppa ingin menjitakku tiba tiba niat busuknya itu terhalangi oleh seseorang

“Kalian disini, kajja pemotretan akan segera dimulai” ucap Tn.Park

“Nde…” jawab ku dan Minho oppa bersamaan, setelah Tn.Park pergi Minho oppa langsung menjitakku dan kabur

“YA! Oppa…” teriakku mengejarnya

Pemotretanpun dimulai, dan kami banyak menggunakan adegan romantic karna ini CF untuk pasangan (#ngerti ga? Ngertiin aja ya *author gaje), aku dan Minho oppa sudah biasa karna kamikan sudah lama kenal, para staf dan Tn.Park takjub dengan kerjasama kami hari ini, karna kami berkerja sangat baik tanpa saling malu atau salah karna grogi

“Hari ini kau berkerja dengan baik, apa benar yang dikatakan diberita itu” ucap Tn.Park padaku saat aku sudah kembali keruang rias untuk istirahat

“Haha gomawoyo… anniya, aku dan Minho oppa memang sudah lama kenal, ternyata kau sering juga menonton gossip hahaa” ucap ku yang sedang beristirahat

“Dimana Minho” Tanya Tn.Park

“Molla, tadi dia bilang ingin ketoilet”

“Oh baiklah”

“Oh iya, apa kau tahu kenapa hari ini Baekhyun tidak masuk berkerja” akhirnya aku memberanikan diri untuk mengeluarkan pertanyaan yang dari tadi mengganjal hatiku

“EEee… itu… dia…” ucap Tn.Park gugup saat ia ingin melanjutkan ucapannya tiba tiba Minho oppa datang

“Ji Eun-a bagaimana kalau kita makan diluar hari ini” ajak Minho oppa padaku, sungguh memalukan “Ahh Tn.Park mianhae aku tidak tahu kalau kau ada disini” lanjutnya meminta maaf

“Gwaenchana, baiklah aku pergi dulu ne” aiiiis Tn.Park dia belum menjawab pertanyaanku kenapa malah pergi

“Aiiis oppa kau datang tidak tetap waktu” ucapku lesu padanya

“Mwo maksudnya apa” tanyanya bingung

“Anni, lupakan saja ne, katanya kau mau mengajakku makan diluar, kau yang traktir aku ne” ucapku mengodanya

“Tenang saja, selama aku masih punya uang kau akan aku traktir, tapi kalau aku tidak punya uang kau yang harus mentraktirku” ucapnya bercanda

“Ciiih kau ini artis terkenal mana mungkin uangmu habis, kau kan datang diacara ini itu, dan bayaranpun pasti lebih mahal dari aku” sindirku sedangkan dia hanya menunduk antara malu karna tersipu atau malu karna sindiranku

“Hahaha aku hanya bercanda oppa, aku janji jika kau tidak punya uang aku akan mentraktirmu sepuasmu, seperti kau mentraktirku” ucapku menyenggolnya yang sedang menunduk, namun dia tetap menunduk kini memasang wajah seperti orang habis dimarahi “YA! oppa” kusenggol dia sedikit kuat namun tetap saja, aiiis aku jadi merasa bersalah

“Oppa, mianhae aku hanya bercanda, jeongmal, aku tidak ada niat menyindirmu, jika aku berlebihan mohon maafkan” mohonku, pasti wajahku sangat aneh seperti sekarang, dia tetap saja tida berkutik

“Oppa…” aku menarik tangannya manja seperti anak kecil yang meminta sesuatu pada orang tuanya, tiba tiba dia tertawa melihat ekspresi wajahku yang seperti ini

“Ternyata kau masih bisa dibohongi ne, aigoo~ lihatlah wajahmu lucu sekali” tawanya yang lepas, akupun memanyunkan mulutku, sungguh ini tidak lucu

“Tidak lucu” ucapku cuek dan membuang muka, kini gilirannya yang memohon padaku, kami ini seperti anak kecil

“Aiiis yeoja ini, kajja kita pergi saja daripada bersikap seperti ini” diapun menarik paksa tanganku tanpa izinku

“Oppa… hari ini aku senang” ucapku jujur padanya, kami sekarang sudah berada disalah satu restaurant

“Wae” tanyanya menghentikan makannya

 “Apa kau sungguh ingin tahu” ucapku membuatnya penasaran

“Tidak jadi” ucapnya marah padaku, dan melanjutkan makannya

“Hahaha oppa jangan marah, aku senang karna hari ini aku bisa lebih lama bersamamu” ucapku yang keceplosan dan aku langsung menutup mulutku

“Mwo kau bilang apa tadi, coba diulang” ucapnya menggodaku

“Tidak ada tayang ulang” ucapku

Author POV

Hari ini INFINITE sedang sibuk mengisi acara dimana mana, ya semenjak comeback Man In Love, mereka menjadi sangat sibuk dan pasti ini membuat mereka merasa lelah karna harus pulang pergi kesana sini

“Aigoo~” ucap Sungjong yang sudah terkapar diruang tengah dorm mereka disusul Woohyun, Dongwoo dan Sungyeol

“Hyung tidak ada makanan ya” Tanya Hoya yang baru datang dan langsung membongkar dapur

“Molla, beli saja lagi” ucap Woohyun yang masih terkapar disamping Sungjong

“Gunakan waktu kalian sebaik mungkin, malam ini kita harus manggung lagi” ucap Sunggyu

“Aiiiis hyung… ini saja sudah sangat melelahkan, huh~” gerutu L yang baru masuk

“Bagaimana lagi, kita lakukan ini demi inspirits” ucap Sunggyu, dan mereka hanya terdiam

“Mwo mereka romantis sekali” ucap Sungyeol terkejut saat melihat ponselnya

“Siapa yang romantis” Tanya Sungjong yang langsung melihat ponsel Sungyeol

“Lee Ji Eun melakukan pemotretan bersama Minho SHINee untuk CF ‘sepasang kekasih’ huh~ kenapa bisa dia” ucap Sungyeol yang membaca judul dari artikel tersebut, langsung saja L membelalakan matanya yang tidak bulat itu

“Kenapa kalian terkejut wajar saja lagi, bukankah Minho sudah banyak membintangi berbagai macam CF, mungkin saja yang kali ini untuk membuat Ji Eun semakin terkenal” ucap Woohyun yang biasa saja

“Tapi bukankah mereka digosipkan…” ucap Sungjong terputus

“Kau ini seperti tidak tahu dunia entertainment saja, gossip itu pasti selalu menimpa bagi artis yang mulai naik daun, apalagi Ji Eun, aku tidak menyangka setelah dia tidak berhubungan dengan kita dia menjadi sangat terkenal, bahkan dia menjadi sangat cantik” ucap Woohyun memotong pembicaraan Sungjong

“Kau menyukai Ji Eun sekarang hyung” Tanya Sungjong dengan wajah polosnya

“Dari dulu aku sudah menyukainya, tapi hanya sebagai adik” jelas Woohyun “Jangan berfikir macam macam” lanjutnya yang langsung pergi masuk kekamar

“Aneh sekali anak itu” ucap Dongwoo melihat tingkah Woohyun

“Aku akan pergi beli makanan, kalian ingin pesan apa” ucap L mengalihkan pembicaraan

“Tumben sekali kau mau pergi keluar membeli makanan, biasanya kau sangat pemalas” sindir Sungyeol

“YA! Hari ini gilirannya yang membeli makanan” jelas Sunggyu

“Oh aku lupa” Sungyeol cengengesan

L pun pergi menuju tempat makanan yang paling sering mereka kunjungi, jadi biasa saja bagi L untuk datang tanpa penyamaran, karna tempat itu sudah biasa dengan para artis (#niiih author ngarangnya tingkat dewa)

Sesampainya disana L langsung memesan makanan yang ingin dia beli sambil menunggu L pun melihat kesekeliling ruangan, disana dia bisa melihat ada beberapa artis yang datang namun L hanya cuek saja ‘untuk apa aku menegur mereka jika aku hanya sok kenal’ batinnya, tapi matanya tertuju pada sepasang manusia yang sedang asik makan bersama yang diselingi candaan

“Ternyata sekarang dia bahagia” ucap L tersenyum pahit saat melihat mereka, ya yang dilihat itu Ji Eun sama Minho

“Ini pesanannya” tiba tiba L menghentikan aktifitasnya yang membuatnya sakit hati

“Oh ne kamsahamnida” ucap L mengambil pesanannya, membayarnya dan pulang ke dorm

Saat diperjalanan L mengingat kenangan lalunya bersama Ji Eun, kenangan yang menurutnya sangat manis, ‘sebodoh inikah aku melepaskannya begitu saja, padahal aku sendiri tidak bisa tanpanya’ batinnya, tanpa disadarinya ia sudah berjalan melewati depan dorm mereka karna melamun, untung di depan dorm sedang ada Dongwoo yang menyirami tanaman

“YA! L-ya mau kemana kau…” teriak Dongwoo yang melihatnya, langsung saja lamunan L buyar begitu saja

“Omona aku kelewatan” ucapnya pada dirinya sendiri

“Hahaha apa yang sedang kau fikirkan sampaikau keterusan melewati dorm aigoo~” tawa Dongwoo yang menurutnya sangat mengejeknya

“YA! Diam saja, jangan ceritakan pada yang lainnya” ancam L yang masuk kedalam dan membiarkan hyungnya ngakak seperti orang gila, disiang bolong nan sepi ini terlihat seorang namja yang sedang ketawa tidak jelas, dialah Dongwoo

“Waa L sudah pulang, kenapa lama sekali, kau mau membiarkan kami mati kelaparan karna kau lama pergi huh” ucap Hoya yang memang paling kelaparan diantara yang lainnya

“Mianhae, tadi tempatnya lumayan ramai jadi harus menunggu” jelas L dengan wajah lesunya

“YA! Kenapa Dongwoo ketawa tidak jelas diluar, bukankah tempat ini sangat sepi jika jam segini” Sunggyu bingung sendiri

“Aiiis hyung, biarkan saja dia, mungkin dia mulai gila” ucap L yang takut ketahuan dan Dongwoo pun masuk ikut bergabung dengan mereka, dan masih dalam keadaan tertawa, apalagi saat ia melihat L tawanya semakin besar

“Hyung neo miceoseoyo” ucap Sungjong yang bingungnya bukan main

“Hahahaaha” Dongwoo masih ngakak sambil melihat kearah L, langsung saja member yang lainnya memeri tatapan bertanya pada L, sedangkan L membulatkan matanya

“YA! Kenapa kalian melihatku” L jadi salah tingkah saat ditatap seperti itu

“Kalian tahu tidak kenapa aku tertawa” Tanya Dongwoo semua member menggeleng kecuali L yang menutupi wajahnya siap siap untuk dipermalukan “Tadi saat aku sedang menyirami tanaman, aku melihat L jalan terus melewati dorm kita, sepertinya dia sedang memikirkan sesuatu” Dongwoo tertawa, yang lainnyapun tertawa kecuali L yang semakin menutup wajahnya ‘memalukan’ batinnya

“Untung saja kau memanggilnya hyung, kalau tidak bisa bisa dia keterusan kekost-an Ji Eun” canda Sungjong, 1 detik kemudian Sungjong menutup mulutnya, seakan ucapannya salah “Mianhae aku lupa” lanjutnya

“Aiiis kajja makan, jangan banyak bicara, nanti kalau dingin sudah tidak enak” ucap Woohyun mengalihkan pembicaraan

(@#$%^UJJ)

“Annyeonghasseo” ucap Minho tepat didepan pintu kost-an Ji Eun, dan untung yang membukannya itu Ji Eun bukan Jiyeon

“Oppa… jam berapa ini, kenapa kau datang dipagi buta” ucap Ji Eun yang nyawanya belum terkumpul penuh karna baru bangun tidur

“Sepertinya ini sudah jam 6, kajja kita jogging” Minho mengajak Ji Eun jogging

“Mwo, aiiis oppa aku masih mengantuk…” jelas Ji Eun yang memasang wajah mengantuknya

“Cepat, atau kau…” Minho menggenggam kedua bahu Ji Eun dan mendekatkan wajahnya seakan ingin mencium Ji Eun, tepat secara bersamaan Jiyeon yang baru bangun langsung membelalakan matanya melihat sepasang manusia yang ingin berciuman didepan pintu

“Oppa…” Ji Eun mendorong Minho “Baiklah aku siap siap dulu, kajja masuk” kini pipi Ji Eun benar benar merah

“Hahahaha kau pasti berfikir kalau aku akan benar benar menciummu, jangan harap, aku tidak akan mencium yeoja pemalas sepertimu” sindir Minho yang baru masuk

“Terserahmu saja” Ji Eun meninggalkan Minho diruang tamu

“Apa yang baru saja kalian lakukan” tiba tiba Jiyeon muncul

“Omo… aiiis kau ini pagi pagi sudah membuatku jantungan” omel Minho

“Jawab pertanyaanku dulu” paksa Jiyeon

“Kau bertanya apa padaku” Minho balik bertanya

“Apa kau habis mencium Ji Eun” Tanya Jiyeon dengan ekspresi marah

“Anniya, kau pasti mengintip kamikan, dasar” Minho menjitak Jiyeon

“YA! Appo… nappeun namja” Jiyeon mengelus kepalanya yang sakit karna jitakkan Minho

“Mianhae… aku terlalu lama” tiba tiba Ji Eun datang dengan penampilan yang siap jogging

“Kajja” Minho menarik tangan Ji Eun

“Jiyeon-a aku pergi dulu ne, annyeong” Ji Eun tidak lupa berpamitan dengan Jiyeon walau tangannya sudah ditarik Minho

“Nde kau harus berhati hati pada namja pemarahan itu” ucap Jiyeon sedangkan Minho hanya memberi tatapan membunuhnya pada Jiyeon

Sesampainya ditempat jogging (#emang dimana ya *au ah gelap)

“Ji Eun-a apa kau tidak lelah” ucap Minho yang ngos ngosan (#emang habis lari ya bang)

“Lumayan” jawab Ji Eun yang juga ngos ngosan

“Kajja kita istirahat dulu ne, kau tunggu disini biar aku beli minum” ucap Minho, Ji Eun hanya mengangguk

Beberapa menit kemudian, Ji Eun masih menunggu Minho, namun tiba tiba dia berpapasan dengan Jonghyun dan Luna yang juga sedang jogging (#pasti ceritanya papas an mulu bosen thor) langsung saja mereka saling sapa

“Annyeong, Ji Eun-a kau jogging juga, dengan siapa” ucap Luna yang menghampiri Ji Eun dan Jonghyun ikut dibelakang

“Luna-ya, kalian juga jogging, ee… aku jogging dengan Minho oppa” ucap Ji Eun ragu

“Mwo, kau jogging bersamanya, apa kalian…” ucap Jonghyun menggangtungkan kalimatnya saat Minho datang

“Annyeong, Luna-ya, Jonghyun hyung, kalian juga disini” ucap Minho, sedangkan yang diajak bicara hanya cengengesan

“Kenapa kalian bisa bersama, apa kalian janjian” Tanya Jonghyun yang masih penasaran

“Nde, aku yang mengajaknya untuk jogging, kalian lihat tubuhnya begitu kurus dan aiiih tidak bisa dijelaskan, makanya aku membawanya kesini agar dia bisa terlihat lebih sehat” jelas Minho sedangkan Ji Eun hanya memanyunkan bibirnya

“Hahaha kau ini bisa saja, hmm kami pergi dulu ne… annyeong” ucap Luna dan Jonghyun

“Annyeong” balas Ji Eun dan Minho

Saat diperjalanan pulang Ji Eun dan Minho hanya diam satu sama lain, sibuk dengan fikiran masing masing, sampai Minho menghentikan langkahnya yang membuat Ji Eun juga menghentikan langkahnya

“Wae” Tanya Ji Eun

“Ji Eun-a…” panggil Minho “Ada yang ingin aku bicarakan” lanjutnya gugup

“Bicarakan saja” ucap Ji Eun santai

“Eee… aku… aku…”

“Hmm…?”

“Aku… aku menyukaimu, kau tahu itu kan, aku sudah menyukaimu seja dulu bahkan aku rela menunggumu berpisah dengan L, dan sekarang kau sudah tidak bersamanya, apakah kau mau menjadi yeojachinguku” ucap Minho yang mnegeluarkan semua isi hatinya

“Mwo” Ji Eun terkejut bukan main

“Apa kau mau menjadi yeojachinguku” Tanya Minho sekali lagi

“Aku…” ucap Ji Eun menggantung kalimatnya


To Be Continued…

7 komentar:

  1. Bagus thor ceritnyaaaa^^ ayo lanjutkaaaan(?)haha

    BalasHapus
  2. Haha makasih ya ^^
    Iya deh ceritanya bakalan dilanjut tapi nanti ya soalnya sekarang lagi sibuk mau semesteran, makasih udah mau baca ^^

    BalasHapus
  3. Iyaa sama2 thor;;) suka bgt malah sama ceritnyaaaaaaa, kalo bisa jgn lamalama lanjutnyaa hehe^^

    BalasHapus
  4. okay...
    chapter 4-nya udah dipos tuuuuh, silahkan dibaca yaaa :)
    makasih bagi yang udah baca + coment

    BalasHapus