Title: Only You
Genre: ? (entahlah)
Lengh: Chapter
Rating: +13
Cast: =>
IU – Lee Ji Eun
L (INFINITE) – Kim
Myungsoo
Woohyun (INFINITE) –
Nam Woohyun
Others member INFINITE
Jiyeon (T-ARA) – Park
Jiyeon
Baekhyun
(EXO-K) – Baekhyun
Minho
(SHINee) - Minho
Others cast: =>
Cari sendiri ya ! J
Annyeong, ini FF aku yang pertama kali aku pos diblog ini, tapi ini
FF aku yang kedua, hehehe J
Maaf ya kalau di FF ini banyak kesalahan penulisan, kemiripan dsb
karna ini hanya rekayasa aku aja, dan ingat kalo kalian ga suka shippernya
lebih baik ga usah dibaca aja ya, dari pada ngebash, ok silahkan dibaca dan
jangan lupa coment ya J, ini real atas otakku dan mungkin kalo ada kemiripan dengan drama
Korea dimaklumi aja ya (#GAJE Loo thor), ini di pos dibeberapa blog aku yang lainnya J (ga nanya)
#Chapter
2
“Hhhhh
melelahkan sekali, sunbae kau sangat hebat” puji Baekhyun pada Ji Eun saat
diruang rias
“Kau
ini bisa saja, panggil saja aku noona, supaya lebih akrab, kaukan lebih muda
beberapa bulan dariku” ucap Ji Eun bercanda, #ceritanya Baekhyun lebih muda
dari IU *author saraf
“Hahahah
ne Ji Eun noona, panggil saja aku Baekhyun jangan Baekhyun-ssi” ucap Baekhyun
“Ne…”
ucap Ji Eun tersenyum, tiba tiba direktur datang dengan wajah paniknya
“Gawat…”
ucap direktur itu
“MWO”
Ji Eun dan Baekhyun terkejut
#Chapter 3
“Ada apa” Tanya Baekhyun
bingung
“Diluar banyak sekali fans
dari boyband INFINITE, mereka terus meneriakimu Ji Eun” ucap direktur panic
“MWO!! Apa mereka sudah
melihat debutku… aigoo eotteokhae, aku sungguh tidak menyangka kalau akan
seperti ini” ucap Ji Eun panic, sebenarnya Baekhyun dan Direktur itu tahu apa
masalah Ji Eun namun mereka hanya diam seolah tidak terjadi apa apa
“Cepat sembunyi bila perlu
tinggalkan tempat ini tanpa sepengetahuan mereka, aku dan Baekhyun akan
mengalihkan mereka” ucap direktur, awalnya Ji Eun bingung namun akhirnya ia
memilih untuk menuruti ucapan direktur
Saat Ji Eun mencoba untuk
kabur, direktur dan Baekhyun menemui rombongan ibu pengajian eh maksudnya
inspirit, direktur dan Baekhyun sebisa mungkin membuat mereka tidak bertemu
dengan Ji Eun, namun sial salah satu diantara mereka melihat Ji Eun yang
berusaha kabur
“Hey… itu dia Lee Ji Eun”
ucap salah satu dari sekian banyak yeoja
“Ayo kita habisi dia” ucap
yang lainnya, dan mereka mengejar Ji Eun, sedangkan direktur dan Baekhyun
ditahan oleh inspirit namja yang ada disana, merasa ditemukan Ji Eunpun berlari
menghindar namun nihil, dia lupa melepas high heelnya (#ga tau tulisannya
maklumi aja ya :D) dan tersandung, alhasil yeoja yeoja yang seperti haus darah
itu menangkap Ji Eun, dan mulai mengeroyokinya (#skip aja ya, ini soalnya
adegan kekerasan, nanti ga boleh tayang di TV, kayak MV INFINITE – BTD *lo kira
ini film)
Merasa Ji Eun dalam
bahaya, dengan sekuat tenaga Baekhyun melepaskan diri dari namja menyebalkan
itu, dan mengejar mereka yang menyakiti Ji Eun sedangkan direktur masih dicegat
“YA! Kalian semua,
lepaskan dia, atau kalian aku telepon polisi” ancam Baekhyun, merekapun
menghentikan kegiatan pukul memukul mereka, Ji Eun yang habis diKDRT (#MWO)
hanya terbaring ditempat, Baekhyunpun menggendong Ji Eun membawanya menuju RS,
dan sialnya disana ada beberapa wartawan Koran harian dan majalah yang sempat
mengambil gambar Ji Eun digendong Baekhyun
Sesampainya diRS, Baekhyun
mencoba menghubungi kerabat dekat Ji Eun, dengan cara melihat panggilan keluar
yang sering Ji Eun hubungi, yaitu Jiyeon, setelah dihubungi Jiyeon benar benar
kaget dan tidak menyangka kalau akan seperti ini, tidak peduli dia masih
dikantor, dengan cepat Jiyeon mencari taxi untuk mengantarnya menuju RS tempat
Ji Eun berada, saat sudah sampai disana
“Annyeonghasseo, apa kau
Jiyeon teman Lee Ji Eun” Tanya Baekhyun pada Jiyeon yang juga masih bingung
“Ne, aku Jiyeon, apa yang
terjadi kenapa Ji Eun bisa ada didalam sana” Jiyeon benar benar panic
“Tadi, para fans INFINITE
datang dan mengeroyok Ji Eun, dan sialnya aku terlambat menolongnya” Baekhyun
menunduk
“Astaga… apa yang harus
aku lakukan, siapa lagi yang harus aku beritahu” Jiyeon benar benar tak bisa
berfikir namun tiba tiba ia teringat sesuatu, Jiyeonpun menelpon Jin Woon dan
Sunggyu
“Oppa, aku mohon kau
rahasiakan ini dari member INFINITE yang lain, apalagi L, jangan beritahu dia”
ucap Jiyeon memohon pada Sunggyu ditelepon saat sudah memberitahu berita buruk
itu
“Ne, aku tidak akan
memberitahu mereka, baiklah nanti kau beritahu lagi perkembangannya” ucap
Sunggyu diseberang sana
“Bagaimana” Tanya Jin Woon
yang baru datang, Jiyeon pun menangis sontak saja Jin Woon memeluk Jiyeon,
sedangkan Baekhyun terduduk lesu berharap kalau Ji Eun baik baik saja (#bagus
oppa, soalnya kalo Ji Eun dead ceritanya selesai)
Tidak lama setelah itu
dokter yang menangani Ji Eun keluar diikuti oleh dua suster dibelakangnya
“Bagaimana keadaanya”
Tanya Baekhyun panic
“Dia mengalami luka yang
cukup parah, tapi sampai saat ini keadaanya baik baik saja” ucap dokter lalu
pergi, Baekhyun, Jiyeon dan Jin Woon masuk kedalam ruangan dimana Ji Eun
dirawat, ternyata Ji Eun sudah sadarkan diri
“Ji Eun-a gwaenchanayo…
kenapa kau bisa seperti ini, aku benar benar khawatir” lagi lagi Jiyeon
menangis sambil memeluk Ji Eun
“Jiyeon-a aku baik baik
saja, lihatlah sekarang aku baik baik sajakan” Ji Eun mencoba menenangkan
Jiyeon
“Kau itu bohong, mana
mungkin luka parah ini kau bilang baik baik saja, apa yang akan kau katakan
pada L” ucap Jiyeon, Ji Eun hanya terdiam
“Noona, kau baik baik
sajakan, mianhae aku terlambat menolongmu” ucap Baekhyun akhirnya
“Ne, gomawoyo Baekhyun-a,
kau sudah menolongku” Ji Eun mengalihkan pembicaraan “Kau…” Ji Eun terkejut
saat melihat Jin Woon, sedangkan yang dilihat hanya cengengesan
“Annyeonghasseo, ee… kau
baik baik sajakan, semoga cepat sembuh ya” ucap Jin Woon
“Ne, gomawoyo, kau datang
bersama Jiyeon” Ji Eun curiga kalau Jiyeon dan Jin Woon memiliki hubungan
khusus
“Jangan banyak Tanya, kau
urus saja dulu dirimu, lihatlah betapa jeleknya kau saat ini, bagaimana besok
kau melakukan pemotretan” omel Jiyeon, Ji Eun hanya menatapnya kesal
(^˛^)
“MWO!! INSPIRIT KEMBALI
MENYERANG LEE JI EUN” ucap Hoya membacanya dengan keras membuat satu dorm
mendekat kearahnya
“Kau tadi bilang apa”
Tanya Dongwoo yang merasa pendengarannya terganggu
“Lihatlah” Hoya
menunjukkan artikel dilaptopnya, disana terlihat jelas foto Ji Eun saat
dikeroyok dan digendong Baekhyun
“Siapa namja itu” ucap
Sungyeol yang penasaran
“Dia itu bukannya model
diagensi ***” ucap Woohyun seakan mengenali wajah namja itu
“Iya, dia itu Byun
Baekhyun kalau tidak salah” ucap Hoya
“Berarti benar” ucap
Dongwoo (#oppa lagi serius juga sepat ngelawak)
“Apa hubunganya dengan Ji
Eun” Tanya Sungjong, sedangkan L dan Sunggyu hanya berdiam saja
Kelima anak manusia itu
sedang heboh membahas artikel tentang Ji Eun yang dikeroyok, sedangkan Sunggyu
hanya menunggu kabar dari Jiyeon, sedangakan L terus menghubungi Jiyeon yang
tidak kunjung diangkat
“Aiis kenapa dia tidak
mengangkat teleponku” gerutu L, Sunggyu hanya berdiam diri saja, sebenarnya dia
tahu tentang masalah itu, tapi dia berjanji untuk tidak memberitahu siapapun
(#tambah rumit niih cerita *author mati ditempat), tiba tiba Jiyeon menelpon L,
dengan cepat L mengangkatnya
“YA! Kenapa kau tidak
mengangkat teleponku, apa kau sekarang sedang bersama Ji Eun” ucap L dengan
emosinya
“Nde, aku sekarang sedang
bersamanya” ucap Jiyeon santai
“Bagaimana keadaanya,
sekarang kalian dimana” Tanya L lagi
“Mwo! Kau sudah tahu, kami
sekarang sedang diRS ****” ucap Jiyeon mengaku
“Jelas saja aku tahu,
berita itu sudah tersebar kemana mana, bahkan banyak artikel yang menulis
tentang itu” ucap L mematikan sambungan itu dan langsung cabut menghampiri
keberadaan Ji Eun, member yang lainnya bingung dengan L (#percakapan L sama
Jiyeon ini gaje banget yaa *dikeroyok masa)
“Semoga Ji Eun baik baik
saja, aku takut terjadi sesuatu padanya” ucap Sungjong, Hoya dan Dongwoo
mengaminkan
“Sekarang kita berdo’a
saja, semoga Ji Eun baik baik saja dan masalah ini cepat selesai, maaf
sebelumnya, bukan bermaksudku untuk membuat kalian menjadi jahat karna tidak
menemui Ji Eun, tapi ini juga demi kebaikkannya, jika kita datang kesana aku
yakin para wartawan akan membuat skandal lagi” ucap Sunggyu
“Ne hyung, kami tahu itu”
ucap Sungjong mengerti
“Kemana L” Tanya Woohyun
“Sepertinya dia pergi keRS
tempat Ji Eun dirawat sekarang” ucap Sunggyu
“Lalu bagaimana jika ada
wartawan yang melihatnya, aiiiis kenapa masalah ini seakan membesar” keluh
Sungyeol
“Kita berdo’a saja semoga
semua akan baik baik saja” ucap Woohyun
L POV
Sesampainya aku diRS yang
disebut Jiyeon, aku langsung mencari dimana ruangan Ji Eun dirawat, aku sungguh
tidak tahu harus berkata apa didepan Jiyeon, dia pasti memarahiku, karna fans
fansku (#PD bgt niiih) Ji Eun jadi celaka, akupun menemukan ruangan itu, diluar
sedang ada namja yang waktu itu bersama Jiyeon, sedang apa dia
“Neo, dimana Ji Eun dan
Jiyeon” tanyaku pada namja itu
“Didalam” ucap namja itu
seperti takut padaku, atau malu karna kejadian waktu itu, sudahlah lupakan,
saat aku masuk, aku melihat Ji Eun yang terduduk diatas ranjang pasien dengan
keadaan yang menyedihkan aigoo, dan kulihat Jiyeon duduk disalah satu kursi
didekat ranjang itu, dan aku terkejut siapa namja yang ada didekat Jiyeon apa
dia namjachingu Jiyeon, lalu namja diluar itu siapa Jiyeon, lupakan (#iih oppa
nyebelin ahh *dihantam masa)
“Oppa…” Ji Eun melihatku
ekspresinya terkejut seperti melihat hantu saja, dia kira aku ini hantu
“Ji Eun-a gwaenchanayo…”
aku menghampirinya, wajahku sekarang menunjukkan kalau aku sangat khawatir,
tapi kenapa dia berekspresi biasa saja
“Nan gwaenchana oppa” ucap
Ji Eun lembut, dasar pabo yeoja
“Kenapa mereka bisa
melakukan ini padamu, memangnya mereka tahu restaurant tempatmu berkerja sampai
mereka menghampirimu kesana” ucapku sungguh khawatir
“Eeee… aniya oppa” Ji Eun
terlihat takut “Saat itu aku ada ditempat pemotretan sebuah agensi, blab la bla
bla” APA dia berkerja menjadi seorang model, dan sudah debut, kenapa aku tidak
tahu dan kenapa aku tidak mendengar kabar dari media manapun, bahkan darinya
langsung, kenapa dia menyembunyikan ini dariku, lalu aku ini dianggap apa
“Kenapa kau tidak
memberitahuku kalau kau berkerja menjadi model diagensi itu huh” aku sekarang
marah padanya, rasa khawatirku sudah hilang berganti dengan emosi, dia
membulatkan matanya, mungkin dia tidak akan menyangka kalau aku akan marah
seperti ini disaat ia sedang kesulitan, aku memang jahat
“Oppa, mianhae… aku tahu
ini semua salah, aku tidak menceritakannya padamu, karna… aku tahu kau tidak
akan menyetujuinyakan” ucapnya seakan membela diri
“Baiklah kalau itu maumu,
lakukan sesukamu” aku sudah sangat kesal padanya, pertama melihat fotonya
bersama Baekhyun si model itu, sekarang dia menutupi rahasianya dariku, akupun
memutuskan untuk pulang ke dorm
Author POV
Saat L sudah sampai, ia
langsung masuk kedalam kamar tanpa menyapa hyung dan dongsaengnya, pastinya
semua yang ada disana bingung dengan tingkah L, namun Woohyunlah yang disuruh
untuk menghampiri L
“L-ya, bisakah kita bicara
sebentar” ajak Woohyun
“Kau mau bicara apa, kalau
tidak penting lebih baik tidak usah dibicarakan” ucap L dingin
“Sebenarnya apa yang
terjadi, kenapa kau pulang dalam keadaan seperti ini, apa yang terjadi saat kau
menemui Ji Eun” ucap Woohyun bingung
“Lebih baik tidak usah
bahas dia, aku muak hyung, kumohon tinggalkan aku sendiri” ucap L
“YA! Kau sekarang berani
mengusirku” omel Woohyun
“Aiiis hyung, haruskah aku
ceritakan masalahku dengan Ji Eun padamu, lebih baik kau tidak usah ikut campur
dalam masalah kami, aku tidak ingin merepotkanmu hyung” ucap L masih dengan
kejengkelannya
“Iya kau harus
menceritakan masalahmu dan Ji Eun padaku, karna kalian berdua itu dongsaengku”
ucap Woohyun yang membuat L terkejut
“MWO!!!” L terkejut bukan
main
“Wae… aku tidak boleh
menjadi oppa Ji Eun, asal kau tahu dia sendiri yang memintaku menjadi oppanya”
ucap Woohyun yang sikapnya kembali seperti awalnya, sangat berbeda jika didepan
Ji Eun
“MWO!! Jinjayo… aiiiis
anak itu rupanya dia punya banyak rahasia yang tidak aku ketahui, aiiis…” L
hanya menunduk
“Tenang saja, aku tidak
akan macam macam padanya, aku tahu kau sangat tidak suka jika aku dekat dengan
Ji Eun” L terkejut dengan perkataan Woohyun “Tapi tenang saja, memang aku
pernah menyukai Ji Eun, tapi aku fikir fikir dia tidak mungkin menyukaiku, dan
aku lelah jika terus terusan menyimpan harapan penuh padanya yang pasti tidak
akan terbalas, jadi sekarang Ji Eun hanya dongsaengku tidak lebih, percayalah”
ucap Woohyun menepuk pundak L menguatkan dan Woohyun keluar meninggalkan L
“Dugaanku benar… tapi
kenapa aku setega ini, aku tahu jika Woohyun hyung menyukai Ji Eun, tapi aku
selalu memamerkan kemesraan kami didepannya, aku benar benar dongsaeng kurang
ajar” L menyesali dan menyalahkan dirinya
(˚×˚)
Sudah tiga hari setelah
kejadian diRS, Ji Eun yang terus mencoba menghubungi L namun tidak pernah
diangkat, disms tidak dibalas (#maunya apa siih ini ga bisa itu ga mau jadi
appaaaaaaaa~ *author gila) padahal Ji Eun ingin mendatangi dorm INFINITE tapi
rasa traumanya terhadap antifans masih membuatnya takut kemana mana, bahkan
setelah keluar dari RS Ji Eun hanya berdiam dikost-an tidak berkerja ke
restaurant atau melakukan pemotretan
“Oppa… sebegitu
marahnyakah kau padaku” ucap Ji Eun frustasi karna teleponnya tidak diangkat,
mungkin selama tiga hari itu sudah beratus kali Ji Eun menelpon L, tiba tiba
suara bell terdengar, sepertinya ada tamu
“Siapa diluar” ucap Ji Eun
menyelidiki, takut jika yang datang antifans
“Ini aku Baekhyun, noona
kaukah itu” ucap orang diluar
“Oh rupanya kau, kajja
masuk, aku fikir antifans, berlebihan sekali mereka sampai mencaritahu alamat
tempat tinggalku” ucap Ji Eun membuka pintu dan mempersilahkan Baekhyun masuk
“Hahaha, noona, kau ini
lucu sekali, oh iya bagaimana keadaanmu” Baekhyun tertawa manis
“Aku baik baik saja, aku
tidak pernah sakit walaupun aku berada diRS waktu itu, oh iya, kau tahu alamat
kost-ku dari siapa” Tanya Ji Eun bingung “Oh iya silahkan duduk”
“Aku tahu dari Jiyeon
noona” ucap Baekhyun sambil duduk
“Oh begitu, oh iya
mianhae, aku tidak hadir saat pemotretan, direktur pasti akan memarahiku” ucap
Ji Eun
“Aniya, gwaenchana noona,
direktur tidak marah, bahkan dia menyuruhku untuk menjengukmu, padahal hari ini
aku ada jadwal pemotretan” ucap Baekhyun jujur
“Mwo, direktur itu baik
sekali” ucap Ji Eun
“Hahaha begitulah
direktur, oh iya maaf sebelumnya, namja waktu itu siapamu noona” Tanya Baekhyun
hati hati
“Eee… dia…” Ji Eun masih
menggantung ucapannya
“Hmm…? Bukankah dia L
member INFINITE” lanjut Baekhyun menunggu jawaban Ji Eun
“Hhh… baiklah mungkin
hanya kau orang lain yang akan tahu tentang hubunganku dengannya” ucap Ji Eun
“Dia adalah namjachinguku, aku mohon cukup kau dan orang terdekatku yang tahu
tentang ini” ucap Ji Eun memohon
“Mwo! Jadi berita itu… ahh
baiklah noona kau tidak usah khawatir aku akan menjaga rahasia ini sampai mati”
canda Baekhyun
“YA! Jangan bicara seperti
itu” Ji Eun sedikit kesal dengan Baekhyun
“Baiklah, bagaimana kalau
kita jalan jalan, aku akan menghilangkan traumamu, dan sekalian mendekatkan
diri supaya saat kita pemotretan berdua tidak canggung” ajak Baekhyun
“Hmm… baiklah, tapi kau
harus berjanji tidak akan meninggalkanku sendirian” ucap Ji Eun
“Baiklah noonaku, nae
yaksokhae, tidak akan meninggalkanmu, kecuali ada anjing yang mengejar
hahahaha” canda Baekhyun “Kajja”
Baekhyun dan Ji Eun
berjalan menuju taman yang cukup indah, taman yang belum pernah Ji Eun
kunjungi, disana Ji Eun sangat menikmati cuaca yang cukup cerah, Baekhyun yang
melihatnya hanya tersenyum
“Sepertinya kau belum
pernah kesini ne” Baekhyun memulai perbicaraan
“Ne… kau tahu saja” ucap
Ji Eun tersenyum
“Kemana saja kau, bukankah
taman ini dekat dengan lokasi kost-an mu, aigoo, kau pasti setiap kencan hanya
dikost-an ne” ucap Baekhyun seakan merendahkan Ji Eun “Tidak modal sekali
namjamu, padahal dia artis hahaha” canda Baekhyun
“YA! Aku bukan seperti
itu, aku punya taman faforite sendiri, lokasinya juga tidak jauh dari sini, dan
asal kau tahu aku selalu bertemu dengan namjachinguku ditaman itu” Ji Eun
membela diri
“Jinjayo… aku tidak
percaya” Baekhyun mengejek Ji Eun
“YA! Kalau kau tidak
percaya, ayo ikut aku, taman faforiteku tidak kalah indah dengan taman
faforitemu” ucap Ji Eun, Baekhyun hanya mengangguk merekapun pergi menuju taman
yang diceritakan (#kayak anak kecil ya debatnya)
Sesampainya ditaman yang
disebut, Ji Eun seakan tersenyum karna kemenangan, Baekhyun memang terpesona
dengan taman ini, namun menjaga imej dia hanya memasang wajah biasa saja,
membuat Ji Eun kesal
“YA! Kenapa ekspresimu
seperti itu” ucap Ji Eun kesal
“Anni, tempat ini bagus
tapi tidak sebagus tempat tadi, lalu disini tempatmu bertemu namjachingumu,
kenapa tempatnya polos sekali, pasti kalian cepat bosan” komen Baekhyun
“Menurutku dan
namjachinguku, tempat ini tidak polos jika kami bersama, karna disini tempat
kami untuk membagi cinta, sepertinya kau ini tidak pernah pacaran, benarkah
itu” ucap Ji Eun
“MWO!!” Baekhyun terkejut
lalu dengan malu berkata “Ne aku belum pernah pacaran” setelah mendengar pengakuan
Baekhyun, Ji Eunpun tertawa lepas, Baekhyun memasang wajah kesal walau
sebenarnya didalam hatinya ia sangat senang bisa membuat yeoja disampingnya ini
tertawa seperti itu apalagi kalau tawa itu karna dirinya
“Ahhh mianhae, aku tidak
bermaksud mengejekmu, jeongmal” Ji Eun menghentikan tawanya saat melihat
ekspresi kesal Baekhyun yang menurutnya lucu, saat kembali melihat kedepan tiba
tiba mata Ji Eun tertuju pada seorang namja yang sedang duduk dikursi yang
sering ia dan L tempati “L oppa” gumam Ji Eun
“Baekhyun-a aku kesana
dulu ya” Ji Eun langsung meninggalkan Baekhyun sendiri yang masih bingung,
namun Baekhyun mengikutinya tanpa sepengetahuan Ji Eun, sesampainya disana
“Oppa…” panggil Ji Eun
pada namja itu, namja itupun membalikkan badannya melihat Ji Eun
“Ji Eun-a” balas namja itu
si L, “Neo” ucapnya terkejut saat melihat ada Baekhyun
“Annyeonghasseo” sapa
Baekhyun, L pun menatap tajam kearah Ji Eun
“Kemarin kau merahasiakan
pekerjaanmu sebagai model, dan kau merahasiakan hubungan dekatmu dengan Woohyun
hyung, dan sekarang kau membawanya kehadapanku… jika kau memang sudah tidak
tahan bersamaku kenapa kau tidak bilang putus saja, kau bahkan tidak perlu
memperkenalkan selingkuhanmu itu didepanku” omel L pada Ji Eun, wajahnya,
matanya merah karna amarah
“Op… oppa…” seketika
airmata Ji Eun jatuh tak terkendali, Baekhyun membulatkan matanya
“Wae, kenapa kau menangis,
apa kau belum puas membalas semua rasa kesalmu pada fansku melalui aku” omel L
yang masih naik darah
“Oppa, aku tidak pernah
berniat untuk membalas demdam pada siapapun apalagi fansmu, kau tahu dia bukan
selingkuhanku, kami hanya teman kerja” ucap Ji Eun yang terpancing emosi
“Bahkan sekarang kau
pintar berbohong…” ucap L “Kau tahu aku sudah lelah seperti ini, lebih baik
kita akhiri saja” lanjut L yang pergi meninggalkan Ji Eun dan Baekhyun
Saat itu juga Ji Eun
merasa kakinya lemas dan terjatuh ketanah, airmatanya terus mengalir tanpa ia
suruh, Baekhyunpun langsung menghampiri Ji Eun dan membantunya berdiri
“Noona, gwaenchanayo…” ucap
Baekhyun khawatir “Mianhae noona ini semua salahku, aku akan menjelaskannya
pada namja itu” lanjut Baekhyun merasa bersalah
“Anniya, ini bukan
salahmu, ini semua memang salahku… kau tidak salah, tolong antarkan aku pulang”
ucap Ji Eun berjalan mendului Baekhyun, mencoba menghapus airmatanya namun
terus mengalir, sesampainya dikost-an, Baekhyun langsung pamit pulang karna ia
tahu bahwa Ji Eun ingin sendiri, saat masuk Jiyeon terkejut melihat Ji Eun
pulang dalam keadaan menangis, padahal dia berjanji tidak kemana mana
“Ji Eun-a, waeyo… kenapa
kau menangis” Tanya Jiyeon bingung, Ji Eun lansung memeluk Jiyeon menangis
dipelukkan sahabat yang sudah sangat dekat dengannya “Ceritalah padaku, apa
yang sebenarnya terjadi” lanjut Jiyeon
“L oppa… hiks dia… hiks
dia memutuskanku hiks hiks” ucap Ji Eun tangisnya makin menjadi, Jiyeon benar
benar terkejut dengan pengakuan Ji Eun
“Kenapa bisa…” Tanya
Jiyeon khawatir dan Ji Eun menceritakannya
“Kenapa ceritanya jadi
rumit gini siiih thor, gue bunuh juga lo supaya selesai” omel Jiyeon pada
author
“YA! Jangan dibunuh kasian
yang baca, pasti penasaran sama akhir ceritanya” balas author
“Iiiih PD bgt looooh”
tambah Jin Woon pada author, *author duduk dipojokan sambil nangis *lupakan
“Dasar, namja macam apa
dia itu, kenapa kesabarannya hanya segitu, nappeun namja” omel Jiyeon “Kau
tenang saja ne, akan ku balas namja itu” lanjut Jiyeon
“Anni, kau tidak usah
membalasnya, aku yang memang salah bukan dia” Ji Eun mencoba menenangkan Jiyeon
“YA! Kau kenapa masih
membelanya, bukankah dia yang sangat jahat, ketika dia dekat bahkan bermesraan
dengan yeoja lain kau tidak cemburu walau itu hanya sebatas kerjasama, tapi
sedangkan kau baru foto bersama Baekhyun, dia sudah marah sampai seperti ini
bagaimana jika kau melakukan agedan mesra… ciiih namja (tiiiiit)” omel Jiyeon,
kali ini Ji Eun hanya terdiam, ya kalimat yang diucap Jiyeon ada benarnya
“Jiyeon-a, kau sedang apa”
tiba tiba Jin Woon muncul dibalik pintu, membuat Jiyeon dan Ji Eun terkejut
“YA! Neo…” Ji Eun terkejut
melihat Jin Woon, pasti namja itu hanya cengengesan
“Aiiis apa yang kau
lakukan disini, palli keluar…” Jiyeon membawa Jin Woon keluar “Kami pergi dulu
ne” lanjutnya
Ji Eun POV
Huh~ menyedihkan, itulah
keadaanku saat ini, sahabatku sedang berusaha mendapatkan namja itu, aku tahu
itu tanpa dia harus cerita, sedangkan sahabatku yang satunya sedang sibuk
mengurus namjachingunya yang sedang sakit, sekarang giliran aku yang melajang,
huh aku tidak menyangka kalau L oppa akan mengatakan hal itu, aku sakit hati,
kecewa, malu, ahhh aku rasa lebih baik mati saja
“Ji Eun-a, apa yang kau
lakukan disini” ucap Luna yang menemukanku terduduk lemas dikursi tunggu diRS,
ya sekarang aku sedang berada diRS
“Ahh Luna-ya, aku datang
kesini sedang membeli obat, aku rasa akhir akhir ini aku sering sakit, dan
sekalian memeriksa keadaanku, karna kejadian lalu” jawabku seadanya pada
sahabatku itu
“Ooohh, mianhae Ji Eun-a,
aku tidak sempat menjengukmu, karna keadaan Jonghyun oppa yang parah” jelas
Luna dengan ekspresi sedihnya
“MWO!! Sakitnya parah,
bukankah waktu itu keadaanya baik baik saja” aku terkejut mendengarnya
“Nde, mungkin dia terlalu
banyak fikiran, akupun bingung…” Luna menghembuskan nafas berat, mungkin dia
sama sepertiku, kami sama sama sedang terkena masalah, tapi aku lebih
menyedihkan
“Kau sabar saja ne, semoga
Jonghyun oppa cepat sembuh” ucapku menepuk bahunya menguatkan “Aku pulang dulu
ne, aku masih ada urusan yang belum selesai” lanjutku
“Nde, hati hati ne, jaga
kesehatanmu jangan sampai sakit lagi” ucap Luna, aku hanya tersenyum
Saat aku berjalan
dikoridor RS, tiba tiba mataku tertuju pada namja yang sudah sangat aku kenal,
Byun Baekhyun, sedang apa dia disini, apa ada kerabatnya yang sakit, atau dia
yang sakit, akupun menyapanya
“Baekhyun-a, sedang apa
kau disini” tanyaku padanya, dia terkejut
“Ahhh noona kau
mengagetkanku, aku… aku sedang menjenguk temanku yang sakit” ucap Baekhyun
gugup padaku
“Ooohhh lalu sekarang kau
mau pulang”
“Nde, noona sendiri sedang
apa”
“Aku habis memeriksakan
keadaanku seperti yang kau bilang, sekalian membeli obat” jawabku jujur
“Bagaimana kalau kita
pulang bersama ne, kau maukan, sekalian kita jalan jalan dulu, kita makan
bersama biar aku yang traktir” ucap Baekhyun
“Mwo kau serius mau
mentraktir noonamu ini” aku menggodanya
“Ne serius noona” ucapnya,
kamipun pergi
(!@#$%^&)
3 bulan kemudian
Author POV
Semenjak putusnya Ji Eun
dan L, Ji Eun jadi semakin dekat dengan Baekhyun, bahkan sangat dekat,
Jiyeonpun membawa berita bahagia bahwa dirinya dan Jin Woon sudah menjadi
sepasang kekasih sedangkan Jonghyun sudah keluar dari RS, dan Luna bisa
beraktifitas seperti biasa, sedangkan INFINITE, mereka melewati hari hari
mereka seperti biasa, namun kini sikap L berubah menjadi sedikit dingin, mungkin
ia masih kesal jika mengingat kelakuan Ji Eun yang menurutnya itu salah, dan
sampai sekarang Ji Eun tidak bisa melupakan L, walau Minho dan Baekhyun mencoba
untuk membuatnya melupakannya
Ya, Minho akhirnya
bersenang ria, karna Ji Eun putus dengan L, itu berarti kalau dia memiliki
kesempatan untuk memiliki Ji Eun, namun sampai saat ini Ji Eun tidak bisa
membuka hatinya untuk siapapun karna memori tentang dirinya dan L yang
membuatnya tidak bisa melepas L begitu saja
“Ji Eun-a, apakah kau
sudah selesai kerja, bagaimana kalau malam ini kita jalan jalan ne, aku tahu
kau sangat stres megurus dua pekerjaan” ucap Minho menghampiri Ji Eun
direstaurant
“Sebentar lagi, terserahmu
saja ne, jam berapa kau akan menjemputku” ucap Ji Eun, ya kini Ji Eun sudah
biasa dengan Minho
“Sepertinya ± jam 8” ucap
Minho
“Oh nde, aku tunggu kau
malam ini, ne” ucap Ji Eun menggoda Minho
“Hahaha tenang saja ne,
aku juga akan membawa sibocah…” Ji Eun menaikkan alisnya
“Bocah, siapa…” Ji Eun
bingung
“Baekhyun sibocah manja
itu, SHINee dan F(x) juga mengajak kita untuk berkumpul malam ini sekalian
merayakan kesehatan Jonghyun hyung” ucap Minho
“Haha aku jadi malu jika
bertemu F(x) mereka itu cantik cantik tidak sepertiku” Ji Eun minder
“Aniya, kau juga cantik
nyatanya kau menjadi model sekarang, kau ini tidak berubah juga walaupun sudah
menjadi artis, dan sepertinya kau belum percaya kalau dirimu sekarang jadi
artis, kenapa kau tidak berhenti berkerja disini, nanti kalau banyak yang
mengenalimu bagaimana” ucap Minho mengingat dulu dan bertanya bertubi tubi
“YA! Jika bertanya satu
satu” ucap Ji Eun pasrah
“Hahahaha lupakan” ucap
Minho tertawa “Bagaimana skandalmu dengan L” tanyanya hati hati, Ji Eun
terkejut
“Eee… sepertinya sudah
selesai, karna tidak ada kabar dan juga para fans L oppa sudah tidak
menggangguku lagi” Ji Eun menghembuskan nafas berat
“Itu tandanya masalahmu
sudah selesaikan, kau hebat bisa melewatinya, begitulah susahnya menjadi artis,
apalagi kau ini sangat spesial tanpa trainee” puji Minho
“Haha kau bilang sudah
selesai, bahkan sekarang aku lebih susah, aku takut nanti jika fansmu dan fans
Baekhyun mengeroyokku” canda Ji Eun
“Haha mereka tidak akan
seperti itu” ucap Minho, Ji Eun dan Minhopun kembali seperti dulu seperti
mereka masih bersahabat, tanpa mereka sadari ternyata ada sepasang mata yang
memperhatikan mereka, dan pemilik mata itu adalah L yang diam diam datang
kerestaurant itu
(^^^^^)
Malampun tiba, member
SHINee yang lainnya dan F(x) sudah berkumpul mereka sedang menunggu kehadiran
Minho dan Ji Eun, dan juga mereka mengundang pasangan baru itu doble J (Jiyeon
Jin Woon), saat mereka sampai merekapun disambut dengan baik
“Ada dua couple, yang satu
sudah jadi dan yang satu dalam proses” ucap Key seakan menyindir mereka
“Maksudmu apa oppa…” Tanya
Sulli pura pura tidak tahu
“Yang benar saja kalian
tidak tahu” tambah Amber
“MWO!!” Krystal dan
Victoria bersamaan
“Lihatlah mereka begitu
cocok” sindir Onew kali ini
“Haha kalian ini kenapa,
bukankah Minho oppa ini couplenya Sulli atau tidak Krystal” ucap Ji Eun
“Anniya…” ucap Sulli dan
Krystal bersamaan sambil melambaikan tangan
“Hahaha kajja kita makan
bersama” ajak Taemin
“Hahaha senang sekali bisa
berkumpul lagi” ucap Jonghyun yang melirik semua member dan tatapan spesial untuk
Luna
“Hahaha aku juga senang
sekali bisa mengenal kalian… jeongmal” ucap Jin Woon angkat bicara, membuat
semua melirik bingung kearahnya, namun dia cengengesan
“Aku tidak akan menyangka
tinggal dikelilingi oleh para artis papan atas, bahkan sahabatku pun menjadi
seorang artis, orang yang tidur berdua denganku” ucap Jiyeon sedangkan yang
lain hanya tertawa
“Oh iya, bagaimana kabar
agensimu Ji Eun-a” Tanya Onew
“Baik baik saja, bahkan
bertambah sukses” ucap Ji Eun
“Nde, semua itu karna ada Ji
Eun noona” ucap Baekhyun yang dari tadi hanya berdiam diri
“Hahaha bagaimana kalau
kau berkerjasama dengan agensi kami, katanya suaramu sangat bagus” usul Taemin,
Ji Eun hanya tertawa
“Kalian ini ada apa,
jangan macam macam” ucap Ji Eun
Dan malam itu semua
menjadi indah, hari hari Ji Eun semakin indah sedangkan L dia merasa menyesal
sudah memutuskan Ji Eun, baginya Ji Eun itu adalah semangat hidupnya, orang
yang menggantikan ommanya yang jauh dirumah sana
“Aigoo~ akhirnya selesai
juga, aku sangat penasaran dengan hasilnya, aku yakin tidak kalah baik” ucap
Woohyun
“Jelas, Man In Love yang
versi Jepang ini tidak kalah bagus dari yang versi Korea, hanya saja tidak ada
dramanya” ucap Sunggyu
“Hahaha… aku imuut sekali
diMV itu” ucap Woohyun
“Aku juga” ucap Yadong
couple bersamaan
“Aku lebih imut karna aku
membawa boneka” kini Sungjong yang ikut campur
“Kenapa kau tidak ikut gabung dengan mereka” Tanya Sungyeol yanag baru keluar kamar dan ingin bergabung dengan yang lainnya, ikut menggila (#iih jangan gila deh oppa)
“Aniya, aku hanya ingin
sendiri…” ucap L
“Oh iya kenapa aku tidak
pernah melihat Ji Eun lagi, apa kau bertengkar lagi dengannya” Tanya Sungyeol
yang sukses membuat semua member menguping namun diam diam
“Mianhae hyung aku tidak
memberitahu kalian kalau aku dan Ji Eun sudah putus ± 3 bulan” ucap L, semua
memberpun terkejut tidak menyangka ini akan terjadi
“MWO!!” kejut mereka semua
pada L
“Kenapa bisa…” Tanya
Sunggyu dan L menceritakan
“Sebenarnya aku sudah tahu
kalau Ji Eun menjadi artis diagensi itu, aku tidak menceritakannya karna aku
kasihan padanya, aku tahu itu adalah cita citanya, dan juga dia ditawari tanpa
trainee” jelas Hoya
“Kenapa dia tidak
bercerita padaku, malah bercerita padamu hyung” sesal L
“Karna dia bilang kau akan
menolaknya untuk menerima kontrak itu” jawab Sunggyu singkat (#maaf ceritanya
gaje)
“Ahh lupakan, aku ingin
memulai hari baru tanpa ada nama Lee Ji Eun, dan aku berharap tidak akan
melihatnya lagi” ucap L menghembuskan nafas berat
“Mana mungkin kau tidak akan
melihatnya lagi, bukankah sekarang dia sudah menjadi artis, dia sangat
terkenal, apalagi kemarin aku dengar gossip bahwa dia dan Minho SHINee sedang
ada hubungan” jelas Sungjong
“Kau ini tahu sekali
tentang gosip” ucap Dongwoo, sedangkan L mencerna setiap kata yang baru saja
Sungjong ucap
“Apa benar dia baru putus
dengan L dan langsung dapat Minho, kenapa kekasihnya artis semua, papan atas
lagi” ucap Sungyeol
“Itulah kelebihannya”
tambah Woohyun
“Sudahlah, sekarang kita
tidak ada hubungan apa apa dengannya, jadi jangan terlalu memikirkannya, dan
jangan membuatnya terbebani, jadi jika disuatu acara kita bertemu dengannya
anggap saja kalian baru bertemu, supaya tidak ada skandal lagi” ucap Sunggyu
panjang x lebar = sipit (#mianhae oppa ^^V *author dibunuh masa)
“Ne, kami tidak akan
membuatnya kesusahan, dia sudah kami anggap seperti adik sendiri” ucap Hoya,
dan diangguki oleh others member tidak kecuali L
(EFGHJ)
Hari ini adalah hari untuk
Ji Eun melakukan pemotretan, padahal hari ini dia berdua dengan Baekhyun, tapi
Baekhyun yang tidak kunjung datang, membuat Ji Eun khawatir, nomornya dihubungi
tidak nyambung
“Aiiis Baekhyun, kemana
anak itu” ucap Ji Eun khawatir, saat melihat direktur mereka “Direktur apa
Baekhyun sudah datang”
“Belum, sepertinya hari
ini Baekhyun akan diganti dengan model lain, hanya untuk hari ini” jelas
direktur
“Mwo, jadi aku akan
beradegan dengan model lain… aku gugup” ucap Ji Eun
“Gwaenchana dia bukan
model tulen, dia adalah seorang personil boyband” jelas direktur “Baiklah aku
pergi dulu ne, nanti Tn.Park akan memberitahumu”
“Nde…” ucap Ji Eun “Siapa
namja yang akan berfoto bersamaku, apa dia L oppa, aiis tidak mungkin, direktur
tahu benar kalau aku trauma jika bersamanya, apalagi untuk seperti ini” Ji Eun
bicara sendiri
“Ji Eun-a waktunya pemotretan”
ucap staf disana
“Ne…” ucap Ji Eun
Ji Eun POV
Karna sudah harus
melakukan pemotretan jadi akupun datang ketempat pemotretan, disana sudah
banyak staf staf yang mempersiapkan pemotretan, tapi kenapa aku tidak melihat
namja yang dibilang direktur, aneh padahal sudah harus pemotretan tapi kenapa
dia belum muncul juga
“Permisi” sapaku kepada
Tn.Park diapun menoleh “Kata direktur, hari ini Baekhyun akan diganti dengan
model lain, kalau boleh tahu siapa orang itu” tanyaku hati hati
“Kau belum diberitahu
siapa orangnya, dia ada disana” ucap Tn.Park menunjuk salah satu kerumunan dan
aku semakin penasaran dibuatnya, akupun mendekati lokasi itu, aku tidak berani
kesana aku takut jika fans namja itu mengeroyokku karna aku berani mendekati
idola mereka, jadi aku melihat dari jauh saja
Saat aku melihat kerumunan
itu tiba tiba mataku tertuju pada namja yang sedang dikerumuni itu, namja yang
sangat aku kenal, kenapa dia ada disana, apakah dia yang akan menjadi coupleku
untuk pemotretan CF kali ini
Fans fans gila itu
akhrinya pulang dengan wajah berseri seri, sepertinya mereka sudah puas, aku
hanya bersembunyi karna aku masih terlalu trauma dengan kejadian lalu yang
membuatku takut jika melihat banyak orang, kini aku melihat kearah namja itu
lagi, saat aku ingin melihat kearahnya tiba tiba seseorang berada dekat
didepanku
“MWO!!” kejutku pada orang
itu
“Sedang apa kau disini…
kau juga ingin meminta tanda tangan, maaf aku lelah lain kali saja ne” canda
namja itu dengan tawanya, akupun memanyunkan bibirku
“YA! PD sekali kau, siapa
juga yang mau minta tanda tanganmu :P” akupun menjulurkan lidahku mengejeknya
“Lihat saja ya, ucapanmu
itu akan membuatmu malu” balas namja itu si Minho
“Untuk apa aku malu
didepanmu, itu tidak penting :P” lagi lagi aku menjulurkan lidahku, saat Minho
oppa ingin menjitakku tiba tiba niat busuknya itu terhalangi oleh seseorang
“Kalian disini, kajja
pemotretan akan segera dimulai” ucap Tn.Park
“Nde…” jawab ku dan Minho
oppa bersamaan, setelah Tn.Park pergi Minho oppa langsung menjitakku dan kabur
“YA! Oppa…” teriakku
mengejarnya
Pemotretanpun dimulai, dan
kami banyak menggunakan adegan romantic karna ini CF untuk pasangan (#ngerti
ga? Ngertiin aja ya *author gaje), aku dan Minho oppa sudah biasa karna kamikan
sudah lama kenal, para staf dan Tn.Park takjub dengan kerjasama kami hari ini,
karna kami berkerja sangat baik tanpa saling malu atau salah karna grogi
“Hari ini kau berkerja
dengan baik, apa benar yang dikatakan diberita itu” ucap Tn.Park padaku saat
aku sudah kembali keruang rias untuk istirahat
“Haha gomawoyo… anniya,
aku dan Minho oppa memang sudah lama kenal, ternyata kau sering juga menonton
gossip hahaa” ucap ku yang sedang beristirahat
“Dimana Minho” Tanya Tn.Park
“Molla, tadi dia bilang
ingin ketoilet”
“Oh baiklah”
“Oh iya, apa kau tahu
kenapa hari ini Baekhyun tidak masuk berkerja” akhirnya aku memberanikan diri untuk
mengeluarkan pertanyaan yang dari tadi mengganjal hatiku
“EEee… itu… dia…” ucap
Tn.Park gugup saat ia ingin melanjutkan ucapannya tiba tiba Minho oppa datang
“Ji Eun-a bagaimana kalau
kita makan diluar hari ini” ajak Minho oppa padaku, sungguh memalukan “Ahh
Tn.Park mianhae aku tidak tahu kalau kau ada disini” lanjutnya meminta maaf
“Gwaenchana, baiklah aku
pergi dulu ne” aiiiis Tn.Park dia belum menjawab pertanyaanku kenapa malah
pergi
“Aiiis oppa kau datang
tidak tetap waktu” ucapku lesu padanya
“Mwo maksudnya apa”
tanyanya bingung
“Anni, lupakan saja ne,
katanya kau mau mengajakku makan diluar, kau yang traktir aku ne” ucapku
mengodanya
“Tenang saja, selama aku
masih punya uang kau akan aku traktir, tapi kalau aku tidak punya uang kau yang
harus mentraktirku” ucapnya bercanda
“Ciiih kau ini artis
terkenal mana mungkin uangmu habis, kau kan datang diacara ini itu, dan
bayaranpun pasti lebih mahal dari aku” sindirku sedangkan dia hanya menunduk
antara malu karna tersipu atau malu karna sindiranku
“Hahaha aku hanya bercanda
oppa, aku janji jika kau tidak punya uang aku akan mentraktirmu sepuasmu,
seperti kau mentraktirku” ucapku menyenggolnya yang sedang menunduk, namun dia
tetap menunduk kini memasang wajah seperti orang habis dimarahi “YA! oppa”
kusenggol dia sedikit kuat namun tetap saja, aiiis aku jadi merasa bersalah
“Oppa, mianhae aku hanya
bercanda, jeongmal, aku tidak ada niat menyindirmu, jika aku berlebihan mohon
maafkan” mohonku, pasti wajahku sangat aneh seperti sekarang, dia tetap saja
tida berkutik
“Oppa…” aku menarik
tangannya manja seperti anak kecil yang meminta sesuatu pada orang tuanya, tiba
tiba dia tertawa melihat ekspresi wajahku yang seperti ini
“Ternyata kau masih bisa
dibohongi ne, aigoo~ lihatlah wajahmu lucu sekali” tawanya yang lepas, akupun
memanyunkan mulutku, sungguh ini tidak lucu
“Tidak lucu” ucapku cuek
dan membuang muka, kini gilirannya yang memohon padaku, kami ini seperti anak
kecil
“Aiiis yeoja ini, kajja
kita pergi saja daripada bersikap seperti ini” diapun menarik paksa tanganku
tanpa izinku
“Oppa… hari ini aku
senang” ucapku jujur padanya, kami sekarang sudah berada disalah satu
restaurant
“Wae” tanyanya
menghentikan makannya
“Apa kau sungguh ingin tahu” ucapku membuatnya
penasaran
“Tidak jadi” ucapnya marah
padaku, dan melanjutkan makannya
“Hahaha oppa jangan marah,
aku senang karna hari ini aku bisa lebih lama bersamamu” ucapku yang keceplosan
dan aku langsung menutup mulutku
“Mwo kau bilang apa tadi,
coba diulang” ucapnya menggodaku
“Tidak ada tayang ulang”
ucapku
Author POV
Hari ini INFINITE sedang
sibuk mengisi acara dimana mana, ya semenjak comeback Man In Love, mereka
menjadi sangat sibuk dan pasti ini membuat mereka merasa lelah karna harus
pulang pergi kesana sini
“Aigoo~” ucap Sungjong
yang sudah terkapar diruang tengah dorm mereka disusul Woohyun, Dongwoo dan
Sungyeol
“Hyung tidak ada makanan
ya” Tanya Hoya yang baru datang dan langsung membongkar dapur
“Molla, beli saja lagi”
ucap Woohyun yang masih terkapar disamping Sungjong
“Gunakan waktu kalian
sebaik mungkin, malam ini kita harus manggung lagi” ucap Sunggyu
“Aiiiis hyung… ini saja
sudah sangat melelahkan, huh~” gerutu L yang baru masuk
“Bagaimana lagi, kita
lakukan ini demi inspirits” ucap Sunggyu, dan mereka hanya terdiam
“Mwo mereka romantis
sekali” ucap Sungyeol terkejut saat melihat ponselnya
“Siapa yang romantis”
Tanya Sungjong yang langsung melihat ponsel Sungyeol
“Lee Ji Eun melakukan
pemotretan bersama Minho SHINee untuk CF ‘sepasang kekasih’ huh~ kenapa bisa
dia” ucap Sungyeol yang membaca judul dari artikel tersebut, langsung saja L
membelalakan matanya yang tidak bulat itu
“Kenapa kalian terkejut
wajar saja lagi, bukankah Minho sudah banyak membintangi berbagai macam CF,
mungkin saja yang kali ini untuk membuat Ji Eun semakin terkenal” ucap Woohyun
yang biasa saja
“Tapi bukankah mereka
digosipkan…” ucap Sungjong terputus
“Kau ini seperti tidak
tahu dunia entertainment saja, gossip itu pasti selalu menimpa bagi artis yang
mulai naik daun, apalagi Ji Eun, aku tidak menyangka setelah dia tidak
berhubungan dengan kita dia menjadi sangat terkenal, bahkan dia menjadi sangat
cantik” ucap Woohyun memotong pembicaraan Sungjong
“Kau menyukai Ji Eun
sekarang hyung” Tanya Sungjong dengan wajah polosnya
“Dari dulu aku sudah
menyukainya, tapi hanya sebagai adik” jelas Woohyun “Jangan berfikir macam
macam” lanjutnya yang langsung pergi masuk kekamar
“Aneh sekali anak itu”
ucap Dongwoo melihat tingkah Woohyun
“Aku akan pergi beli
makanan, kalian ingin pesan apa” ucap L mengalihkan pembicaraan
“Tumben sekali kau mau
pergi keluar membeli makanan, biasanya kau sangat pemalas” sindir Sungyeol
“YA! Hari ini gilirannya
yang membeli makanan” jelas Sunggyu
“Oh aku lupa” Sungyeol
cengengesan
L pun pergi menuju tempat makanan
yang paling sering mereka kunjungi, jadi biasa saja bagi L untuk datang tanpa
penyamaran, karna tempat itu sudah biasa dengan para artis (#niiih author
ngarangnya tingkat dewa)
Sesampainya disana L
langsung memesan makanan yang ingin dia beli sambil menunggu L pun melihat
kesekeliling ruangan, disana dia bisa melihat ada beberapa artis yang datang
namun L hanya cuek saja ‘untuk apa aku menegur mereka jika aku hanya sok kenal’
batinnya, tapi matanya tertuju pada sepasang manusia yang sedang asik makan
bersama yang diselingi candaan
“Ternyata sekarang dia
bahagia” ucap L tersenyum pahit saat melihat mereka, ya yang dilihat itu Ji Eun
sama Minho
“Ini pesanannya” tiba tiba
L menghentikan aktifitasnya yang membuatnya sakit hati
“Oh ne kamsahamnida” ucap
L mengambil pesanannya, membayarnya dan pulang ke dorm
Saat diperjalanan L
mengingat kenangan lalunya bersama Ji Eun, kenangan yang menurutnya sangat
manis, ‘sebodoh inikah aku melepaskannya begitu saja, padahal aku sendiri tidak
bisa tanpanya’ batinnya, tanpa disadarinya ia sudah berjalan melewati depan
dorm mereka karna melamun, untung di depan dorm sedang ada Dongwoo yang
menyirami tanaman
“YA! L-ya mau kemana kau…”
teriak Dongwoo yang melihatnya, langsung saja lamunan L buyar begitu saja
“Omona aku kelewatan”
ucapnya pada dirinya sendiri
“Hahaha apa yang sedang
kau fikirkan sampaikau keterusan melewati dorm aigoo~” tawa Dongwoo yang
menurutnya sangat mengejeknya
“YA! Diam saja, jangan
ceritakan pada yang lainnya” ancam L yang masuk kedalam dan membiarkan hyungnya
ngakak seperti orang gila, disiang bolong nan sepi ini terlihat seorang namja
yang sedang ketawa tidak jelas, dialah Dongwoo
“Waa L sudah pulang,
kenapa lama sekali, kau mau membiarkan kami mati kelaparan karna kau lama pergi
huh” ucap Hoya yang memang paling kelaparan diantara yang lainnya
“Mianhae, tadi tempatnya
lumayan ramai jadi harus menunggu” jelas L dengan wajah lesunya
“YA! Kenapa Dongwoo ketawa
tidak jelas diluar, bukankah tempat ini sangat sepi jika jam segini” Sunggyu
bingung sendiri
“Aiiis hyung, biarkan saja
dia, mungkin dia mulai gila” ucap L yang takut ketahuan dan Dongwoo pun masuk
ikut bergabung dengan mereka, dan masih dalam keadaan tertawa, apalagi saat ia
melihat L tawanya semakin besar
“Hyung neo miceoseoyo”
ucap Sungjong yang bingungnya bukan main
“Hahahaaha” Dongwoo masih
ngakak sambil melihat kearah L, langsung saja member yang lainnya memeri
tatapan bertanya pada L, sedangkan L membulatkan matanya
“YA! Kenapa kalian
melihatku” L jadi salah tingkah saat ditatap seperti itu
“Kalian tahu tidak kenapa
aku tertawa” Tanya Dongwoo semua member menggeleng kecuali L yang menutupi
wajahnya siap siap untuk dipermalukan “Tadi saat aku sedang menyirami tanaman,
aku melihat L jalan terus melewati dorm kita, sepertinya dia sedang memikirkan
sesuatu” Dongwoo tertawa, yang lainnyapun tertawa kecuali L yang semakin
menutup wajahnya ‘memalukan’ batinnya
“Untung saja kau
memanggilnya hyung, kalau tidak bisa bisa dia keterusan kekost-an Ji Eun” canda
Sungjong, 1 detik kemudian Sungjong menutup mulutnya, seakan ucapannya salah
“Mianhae aku lupa” lanjutnya
“Aiiis kajja makan, jangan
banyak bicara, nanti kalau dingin sudah tidak enak” ucap Woohyun mengalihkan
pembicaraan
(@#$%^UJJ)
“Annyeonghasseo” ucap
Minho tepat didepan pintu kost-an Ji Eun, dan untung yang membukannya itu Ji
Eun bukan Jiyeon
“Oppa… jam berapa ini,
kenapa kau datang dipagi buta” ucap Ji Eun yang nyawanya belum terkumpul penuh
karna baru bangun tidur
“Sepertinya ini sudah jam
6, kajja kita jogging” Minho mengajak Ji Eun jogging
“Mwo, aiiis oppa aku masih
mengantuk…” jelas Ji Eun yang memasang wajah mengantuknya
“Cepat, atau kau…” Minho
menggenggam kedua bahu Ji Eun dan mendekatkan wajahnya seakan ingin mencium Ji
Eun, tepat secara bersamaan Jiyeon yang baru bangun langsung membelalakan
matanya melihat sepasang manusia yang ingin berciuman didepan pintu
“Oppa…” Ji Eun mendorong
Minho “Baiklah aku siap siap dulu, kajja masuk” kini pipi Ji Eun benar benar
merah
“Hahahaha kau pasti
berfikir kalau aku akan benar benar menciummu, jangan harap, aku tidak akan
mencium yeoja pemalas sepertimu” sindir Minho yang baru masuk
“Terserahmu saja” Ji Eun
meninggalkan Minho diruang tamu
“Apa yang baru saja kalian
lakukan” tiba tiba Jiyeon muncul
“Omo… aiiis kau ini pagi
pagi sudah membuatku jantungan” omel Minho
“Jawab pertanyaanku dulu”
paksa Jiyeon
“Kau bertanya apa padaku”
Minho balik bertanya
“Apa kau habis mencium Ji
Eun” Tanya Jiyeon dengan ekspresi marah
“Anniya, kau pasti
mengintip kamikan, dasar” Minho menjitak Jiyeon
“YA! Appo… nappeun namja”
Jiyeon mengelus kepalanya yang sakit karna jitakkan Minho
“Mianhae… aku terlalu
lama” tiba tiba Ji Eun datang dengan penampilan yang siap jogging
“Kajja” Minho menarik
tangan Ji Eun
“Jiyeon-a aku pergi dulu
ne, annyeong” Ji Eun tidak lupa berpamitan dengan Jiyeon walau tangannya sudah
ditarik Minho
“Nde kau harus berhati
hati pada namja pemarahan itu” ucap Jiyeon sedangkan Minho hanya memberi
tatapan membunuhnya pada Jiyeon
Sesampainya ditempat
jogging (#emang dimana ya *au ah gelap)
“Ji Eun-a apa kau tidak
lelah” ucap Minho yang ngos ngosan (#emang habis lari ya bang)
“Lumayan” jawab Ji Eun
yang juga ngos ngosan
“Kajja kita istirahat dulu
ne, kau tunggu disini biar aku beli minum” ucap Minho, Ji Eun hanya mengangguk
Beberapa menit kemudian,
Ji Eun masih menunggu Minho, namun tiba tiba dia berpapasan dengan Jonghyun dan
Luna yang juga sedang jogging (#pasti ceritanya papas an mulu bosen thor)
langsung saja mereka saling sapa
“Annyeong, Ji Eun-a kau
jogging juga, dengan siapa” ucap Luna yang menghampiri Ji Eun dan Jonghyun ikut
dibelakang
“Luna-ya, kalian juga
jogging, ee… aku jogging dengan Minho oppa” ucap Ji Eun ragu
“Mwo, kau jogging
bersamanya, apa kalian…” ucap Jonghyun menggangtungkan kalimatnya saat Minho
datang
“Annyeong, Luna-ya,
Jonghyun hyung, kalian juga disini” ucap Minho, sedangkan yang diajak bicara
hanya cengengesan
“Kenapa kalian bisa
bersama, apa kalian janjian” Tanya Jonghyun yang masih penasaran
“Nde, aku yang mengajaknya
untuk jogging, kalian lihat tubuhnya begitu kurus dan aiiih tidak bisa
dijelaskan, makanya aku membawanya kesini agar dia bisa terlihat lebih sehat”
jelas Minho sedangkan Ji Eun hanya memanyunkan bibirnya
“Hahaha kau ini bisa saja,
hmm kami pergi dulu ne… annyeong” ucap Luna dan Jonghyun
“Annyeong” balas Ji Eun
dan Minho
Saat diperjalanan pulang
Ji Eun dan Minho hanya diam satu sama lain, sibuk dengan fikiran masing masing,
sampai Minho menghentikan langkahnya yang membuat Ji Eun juga menghentikan
langkahnya
“Wae” Tanya Ji Eun
“Ji Eun-a…” panggil Minho
“Ada yang ingin aku bicarakan” lanjutnya gugup
“Bicarakan saja” ucap Ji
Eun santai
“Eee… aku… aku…”
“Hmm…?”
“Aku… aku menyukaimu, kau
tahu itu kan, aku sudah menyukaimu seja dulu bahkan aku rela menunggumu
berpisah dengan L, dan sekarang kau sudah tidak bersamanya, apakah kau mau
menjadi yeojachinguku” ucap Minho yang mnegeluarkan semua isi hatinya
“Mwo” Ji Eun terkejut
bukan main
“Apa kau mau menjadi
yeojachinguku” Tanya Minho sekali lagi
“Aku…” ucap Ji Eun
menggantung kalimatnya
To Be Continued…
Bagus thor ceritnyaaaa^^ ayo lanjutkaaaan(?)haha
BalasHapusHaha makasih ya ^^
BalasHapusIya deh ceritanya bakalan dilanjut tapi nanti ya soalnya sekarang lagi sibuk mau semesteran, makasih udah mau baca ^^
Iyaa sama2 thor;;) suka bgt malah sama ceritnyaaaaaaa, kalo bisa jgn lamalama lanjutnyaa hehe^^
BalasHapusOk siiip...
BalasHapusLanjut thor
BalasHapusff mu daebak ^^
lanjut
BalasHapusokay...
BalasHapuschapter 4-nya udah dipos tuuuuh, silahkan dibaca yaaa :)
makasih bagi yang udah baca + coment