Title :
Kiss
Author :
Park Mitha
Genre :
Comedy (maybe), Romance, Schoollife, Friendship,
Lengh :
Oneshoot
Rating :
All
Cast :
IU-Lee Jieun, Baekhyun (EXO), Etc
Cameo :
EXO member, Luna F(x), Jiyeon (T-ARA)
Tumbuh bersama sejak kecil memang
menyenangkan, belajar bersama, makan siang bersama, bermain bersama, hampir
semua dilakukan bersama sama, bersama sejak kecil sampai menjadi seorang pelajar
yang duduk dibangku SMA membuat Jieun tahu semua hal tentang Baekhyun, mulai
dari hal umum hingga hal yang bahkan orangtua Baekhyun tidak tau, begitu juga
sebaliknya
Seperti sekarang, diminggu siang yang cukup
cerah sepasang sahabat itu memilih untuk menghabiskan waktu libur sekolah
mereka untuk bermain game dirumah Jieun, hal yang sudah sering mereka lakukan
Wajah mereka terlihat begitu serius
memainkan karakter masing masing yang sedang berkelahi, “kalah kau Byun Baek!”
ucap Jieun sambil tersenyum senang, namun Baekhyun sudah lebih dulu memberikan
senyuman evilnya
“kau yang kalah nona” ucap Baekhyun, dan...
“yeay!” Baekhyun berteriak histeris karna
sudah memenangkan permainan sedangkan Jieun hanya menatap kesal namja manis
itu, “kau payah sekali” ucapnya mengejek Jieun
“aku tidak suka dengan permainan yang ini”
ucap Jieun beralasan
“bagaimana jika kita taruhan” tawar
Baekhyun
“taruhan bagaimana?”
“yang kalah akan dicium oleh yang menang”
“tidak mau” tolak Jieun mentah mentah,
“kenapa?” tanya Baekhyun bingung
“mau menang mau kalah kau akan tetap
menciumku, aku tidak akan memberikan ciuman pertamaku pada orang lain” ucap
Jieun mantap
“lalu akan kau berikan pada siapa?”
“kekasihku tentunya” ucap Jieun semangat
“memangnya ada yang mau denganmu” Plak!
Sebuah pukulan mematikan Jieun sukses mengenai kepala Baekhyun membuat namja
itu meringis kesakitan
“tentu saja ada yang mau denganku” ucap
Jieun dengan yakinnya, “hanya saja aku lebih menyukai...”
“Chanyeolkan?” belum sempat Jieun
menyelesaikan ucapannya Baekhyun sudah memotongnya, wajah Jieun seketika
terlihat bersemu merah berbeda dengan Baekhyun yang terlihat bosan
“tentu saja, siapa lagi” jawab Jieun malu
malu
“memang apa hebatnya Chanyeol? Tampan juga
masih tampan aku” ucap Baekhyun dengan pedenya dan... plakk! Lagi lagi Baekhyun
merasakan sakit dikepalanya karna Jieun memukulnya, “ya! Berhentilah melakukan
kekerasan dalam berteman” omel Baekhyun
“siapa yang bilang lebih tampan kau
daripada Chanyeol? Tentu saja kau tertinggal jauh darinya” kesal Jieun,
Baekhyunpun memutar bola matanya jengah
“ya ya ya terserah padamu, sekalipun
kenyataannya aku tampan kau tetap hanya akan mengakui ketampanan Chanyeol” ucap
Baekhyun akhirnya, Jieunpun tersenyum senang karna kali ini ia yang menang
berdebat dengan Baekhyun
***
Baekhyun berjalan dengan santai memasuki
kawasan sekolahnya, tidak jauh didepannya ia melihat Jieun yang sepertinya baru
datang juga sama sepertinya, dengan gembiranya ia menghampiri Jieun, “baru
datang juga?” tanya Baekhyun yang tiba tiba merangkul Jieun membuat gadis itu terkejut
“kau mengagetkanku” kesal Jieun,
Baekhyunpun hanya tertawa sumringah dibuatnya
“bagaimana jika pulangan nanti kita ikut
kumpul dengan yang lainnya?”
“dimana?”
“ditempat biasa, katanya Chanyeol juga
ikut” seketika wajah Jieun terlihat berseri, iapun menatap Baekhyun dengan
begitu berbinar
“benarkah?” tanyanya antusias, Baekhyun
hanya menjawabnya dengan anggukan, “oke, aku ikut” jawabnya mantap, tidak jauh
didepan mereka ada 2 orang yeoja yang sedang melambaikan tangan kearah mereka,
dan dengan gembira Jieun melepaskan rangkulan Baekhyun
“aku duluan yaaa” ucapnya gembira, iapun
pergi bergabung dengan kedua gadis cantik itu meninggalkan Baekhyun yang hanya
bisa menatapnya bingung
.
.
.
-Byun Baek-
Kalian dimana? Kami sudah menunggu!
Jieun terlihat kaget setelah membaca pesan
dari Baekhyun, iapun segera menghampiri Luna dan Jiyeon yang sedang sibuk
berbincang, “ya! Mereka sudah menunggu” ucap Jieun antusias, begitu juga dengan
kedua gadis cantik itu
“benarkah?” tanya Jiyeon penasaran, Jieun menunjukkan
isi pesan Baekhyun diponselnya, “yasudah, ayo kita kesana” ajak Luna antusias
Setibanya ditempat tujuan, tempat yang
biasa mereka jadikan untuk berkumpul yaitu rooftop gedung sekolahan mereka,
dimana suasananya sangat sejuk dan juga tidak banyak murid yang mau datang
kesana kecuali mereka
Jiyeon sedikit menyenggol Jieun saat ia
melihat kumpulan namja tampan yang sedang duduk melingkar, “Chanyeol juga ikut”
ucap Jiyeon pelan, sedangkan Jieun hanya tersenyum malu melihat namja yang
dimaksud itu sedang bercanda dengan yang lainnya
“ayo” ajak Jiyeon pada Jieun, sedangkan
Luna, gadis itu sudah lebih duduk duduk bergabung dengan mereka karna
kekasihnya Do Kyungsoo juga ada disana
“lama sekali” keluh Baekhyun saat Jieun
duduk disampingnya, Jieun hanya diam tidak membalas, entah kenapa ia selalu
menjadi batu setiap bertemu Chanyeol, terlebih sekarang namja itu duduk tepat
menghadap kearahnya
“sebenarnya kita mau apa berkumpul seperti
ini?” bingung Jiyeon saat ia melihat keadaan mereka yang duduk melingkar dengan
sebuah botol air mineral ditengah tengah mereka
“tentu saja bermain truth or dare” ucap
Jongin semangat, ketiga yeoja itupun sedikit terkejut dengan ucapan Jongin,
namun akhirnya merekapun ikut saja
Botolpun diputar untuk pertama kalinya, dan
akhirnya berhenti di Chanyeol, seketika wajah Jieun terlihat malu malu, Baekhyun
yang ada disampingnya terlihat sudah bisa menebak apa yang sedang gadis itu
fikirkan
“truth or dare?” tanya Kyungsoo semangat,
Chanyeol terlihat berfikir sejenak
“truth” jawab Chanyeol yakin
“kau tidak asik” keluh Baekhyun
“aku tau apa yang ada diotak kalian, itulah
sebabnya aku lebih memilih truth” jawab Chanyeol
“baiklah, katakan dengan jujur, siapa yeoja
yang ada dihatimu sekarang?” tanya Kyungsoo, semuapun terlihat begitu penasaran
menunggu jawaban Chanyeol
“eomma dan noonaku!” plakk! Semua yang ada
disana terlihat kecewa dengan jawaban Chanyeol, “ya! Aku jujur” ucap Chanyeol
kesal karna wajah yang lainnya terlihat kecewa
“baiklah, kita lanjut saja” Jonginpun kembali
memutar botol kosong itu, dan putaran itu semakin melambat hingga akhirnya
berhenti di Baekhyun
“truth or dare?” tanya Jongin antusias
“tentu saja dare, aku tidak akan
menceritakan rahasiaku pada kalian” ucapnya yakin
“baiklah kalau begitu, ciumlah salah satu
orang yang ada disampingmu” ucap Jongin lantang, seketika Jieun dan Kyungsoo
yang saat itu duduk disamping Baekhyun terlihat kaget dan agak panik
“Baekhyun-ah, kau masih waraskan?” tanya
Kyungsoo cepat
“ya! Jongin-ah seharusnya itu kalian berikan
untuk Kyungsoo atau Luna, bukan bebek cerewet ini” protes Jieun, namun Jongin
bersikeras tetap mau Baekhyun mencium salah satu dari mereka, Baekhyun yang
terlihat menyesal sudah memilih dare itu akhirnya melihat kearah Jieun yang
sudah melemparkan tatapan seakan berkata kubunuh-kau-kalau-memilih-aku
“karna aku namja yang gentle aku akan
memilih Jieun” seketika teriakan riuh terdengar dimana mereka terlihat antusias
dengan tantangan Baekhyun, namun Baekhyun dan Jieun malah terlihat malu malu
dan panik
“Jieun-ah, mianhae” lirih Baekhyun sambil
menatap Jieun yang wajahnya sudah sangat merah, Baekhyunpun mendekatkan wajah
kewajah Jieun, dan...
Chu~
***
“kemana Jieun?” tanya Chanyeol saat mereka
berkumpul kembali namun ia tidak melihat Jieun disana, semua matapun tertuju
pada Baekhyun yang sepertinya tahu dimana gadis itu berada
“kenapa melihatku seperti itu? Sejak
permainan itu Jieun tidak pernah menemuiku lagi, jadi aku juga tidak tahu” ucap
Baekhyun gugup, “seharusnya kalian tanyakan pada teman sekelasnya” iapun
melihat Jiyeon dan Luna
“dia tidak turun sekolah” ucap Luna polos
“ini karnamu Jongin” tuduh Jiyeon.
Bagaimana tidak, permainan yang lalu itu berakhir dengan Jieun yang menangis
dan setelah itu Jieun tidak menampakkan diri didepan teman temannya terlebih
Baekhyun yang sudah menciumnya
“ya! Itukan hanya permainan” protes Jongin
“tapi itu keterlaluan” kali ini Luna yang
bersuara, seketika Jongin hanya bisa diam, kalau kedua gadis itu sudah angkat
bicara ia yakin pasti akan kalah
.
.
.
Baekhyun berjalan seorang diri menyusuri
perkomplekan rumahnya, namun langkahnya berhenti didepan rumah yang cukup besar
itu, rumah dimana Jieun tinggal. Matanya melihat kearah balkon rumah Jieun
dimana kamar Jieun berada
Iapun merogoh saku seragam sekolahnya
mengambil ponselnya lalu mengirim pesan pada Jieun
-Byun Baek-
Kau dirumah? Aku didepan rumahmu
Jieun yang sedang malas malasan dikamarnya
itu terlihat terkejut saat membaca pesan Baekhyun, iapun mengintip dijendela
kamarnya dan benar saja, didepan gerbang rumahnya terlihat Baekhyun yang
berdiri seorang diri masih dengan seragam sekolahnya
“aaaaa kenapa dia datang?!” ucap Jieun
panik, ia benar benar masih merasa malu pada Baekhyun setelah kejadian itu,
ting! Lagi lagi ponselnya berbunyi
-Byun Baek-
Kau tega membiarkanku kedinginan disini?
Jieun meruntuki dirinya, ia mau menemui
Baekhyun tapi bagaimana jadinya jika ia melihat wajah Baekhyun lagi, ia masih
merasa malu, namun akhirnya iapun memutuskan untuk turun menemui namja itu
“akhirnya kau keluar juga” ucap Baekhyun
senang, namja itupun menggosok tangannya karna cuaca sore itu cukup dingin
“ada apa?” tanya Jieun datar namun
sebenarnya gadis itu benar benar panik sekarang
“Jiyeon bilang kau tidak sekolah, apa kau
sakit?”
‘bodoh! Tentu saja ini karnamu!’ batin
Jieun, “tidak, aku baik baik saja” jawab Jieun yang mencoba menutup
kegugupannya, entah kenapa rasanya seperti ada yang meledak didadanya saat
Baekhyun bertanya padanya, padahal namja itu sering melakukan itu padanya namun
sekarang rasanya beda
“begitukah? Apa karna kejadian waktu itu?”
tanya Baekhyun ragu ragu, Jieun membulatkan matanya, ia tidak menyangka
Baekhyun akan menanyakan hal itu padanya
Jieun hanya diam membisu, ia tidak tau
harus menjawab apa, “mianhae” lirih Baekhyun, “aku tau kau mencoba untuk
menghindariku setelah kejadian itu, tapi... jujur, aku tidak menyesal sudah
melakukan itu” wajah Jieun semakin terkejut mendengar penuturan Baekhyun
“sebenarnya ini sudah lama aku rasakan,
tapi... aku tidak ada keberanian mengatakannya padamu” ucap Baekhyun serius,
“dulu kau pernah bilang kalau kau akan memberikan ciuman pertamamu pada
kekasihmu bukan?” Jieun hanya mengangguk ragu menjawabnya
“aku yakin akulah ciuman pertamamu”
Baekhyun terlihat begitu gugup hingga ia bahkan bernafas berat, “jadi... boleh
aku mewujudkan keinginanmu?” tanyanya, Jieun menatap namja itu bingung, namun
seketika ia terkejut setelah ia mengerti jalan pemikiran namja itu
“Baekhyun-ah, aku...”
“Jieun-ah aku menyukaimu” potong Baekhyun,
Jieunpun semakin dibuat terkejut, bahkan cuaca yang semakin dingin itu tidak
berpengaruh untuk kedua remaja itu, mereka malah merasakan hawa panas saat itu
hingga Baekhyun sedikit berkeringat
“Baekhyun-ah aku tidak tau harus bicara apa
tapi aku...”
Chu~
FIN
woah akhirnya aq mampir. ff BaekU, berhubung aq BaekU shipper jadi yg ini yg udh aku baca dulu ya.aq suka ceritanya.ntar ff yg lain juga bakal aku baca. ternyata masih bnyak yg buat ff IU.aku kira udh jarang ada.
BalasHapushehehe thanks udah berkunjung, masih ada kok yg bikin ff IU *nih orangnya* ehehe, maklum uaena akut bisanya bikin ff IU doang
HapusMelting bacanya >.<
BalasHapushehehe makasih udah baca + komen
HapusBaekU couple sweet,,,jdi melting:-D
BalasHapussmngat trus buat ff nya, buat yg cast nya BaekU lgi ya soalnya aku BaekU shipper^^