Jumat, 08 Januari 2016

EXOU Love Story - Kiss (Baekhyun Ver.)


Title                : Kiss
Author           : Park Mitha
Genre              : Comedy (maybe), Romance, Schoollife, Friendship,
Lengh              : Oneshoot
Rating             : All
Cast                : IU-Lee Jieun, Baekhyun (EXO), Etc
Cameo             : EXO member, Luna F(x), Jiyeon (T-ARA)


Tumbuh bersama sejak kecil memang menyenangkan, belajar bersama, makan siang bersama, bermain bersama, hampir semua dilakukan bersama sama, bersama sejak kecil sampai menjadi seorang pelajar yang duduk dibangku SMA membuat Jieun tahu semua hal tentang Baekhyun, mulai dari hal umum hingga hal yang bahkan orangtua Baekhyun tidak tau, begitu juga sebaliknya

Seperti sekarang, diminggu siang yang cukup cerah sepasang sahabat itu memilih untuk menghabiskan waktu libur sekolah mereka untuk bermain game dirumah Jieun, hal yang sudah sering mereka lakukan

Wajah mereka terlihat begitu serius memainkan karakter masing masing yang sedang berkelahi, “kalah kau Byun Baek!” ucap Jieun sambil tersenyum senang, namun Baekhyun sudah lebih dulu memberikan senyuman evilnya

“kau yang kalah nona” ucap Baekhyun, dan...


“yeay!” Baekhyun berteriak histeris karna sudah memenangkan permainan sedangkan Jieun hanya menatap kesal namja manis itu, “kau payah sekali” ucapnya mengejek Jieun

“aku tidak suka dengan permainan yang ini” ucap Jieun beralasan

“bagaimana jika kita taruhan” tawar Baekhyun

“taruhan bagaimana?”

“yang kalah akan dicium oleh yang menang”

“tidak mau” tolak Jieun mentah mentah, “kenapa?” tanya Baekhyun bingung

“mau menang mau kalah kau akan tetap menciumku, aku tidak akan memberikan ciuman pertamaku pada orang lain” ucap Jieun mantap

“lalu akan kau berikan pada siapa?”

“kekasihku tentunya” ucap Jieun semangat

“memangnya ada yang mau denganmu” Plak! Sebuah pukulan mematikan Jieun sukses mengenai kepala Baekhyun membuat namja itu meringis kesakitan

“tentu saja ada yang mau denganku” ucap Jieun dengan yakinnya, “hanya saja aku lebih menyukai...”

“Chanyeolkan?” belum sempat Jieun menyelesaikan ucapannya Baekhyun sudah memotongnya, wajah Jieun seketika terlihat bersemu merah berbeda dengan Baekhyun yang terlihat bosan

“tentu saja, siapa lagi” jawab Jieun malu malu

“memang apa hebatnya Chanyeol? Tampan juga masih tampan aku” ucap Baekhyun dengan pedenya dan... plakk! Lagi lagi Baekhyun merasakan sakit dikepalanya karna Jieun memukulnya, “ya! Berhentilah melakukan kekerasan dalam berteman” omel Baekhyun

“siapa yang bilang lebih tampan kau daripada Chanyeol? Tentu saja kau tertinggal jauh darinya” kesal Jieun, Baekhyunpun memutar bola matanya jengah

“ya ya ya terserah padamu, sekalipun kenyataannya aku tampan kau tetap hanya akan mengakui ketampanan Chanyeol” ucap Baekhyun akhirnya, Jieunpun tersenyum senang karna kali ini ia yang menang berdebat dengan Baekhyun

***

Baekhyun berjalan dengan santai memasuki kawasan sekolahnya, tidak jauh didepannya ia melihat Jieun yang sepertinya baru datang juga sama sepertinya, dengan gembiranya ia menghampiri Jieun, “baru datang juga?” tanya Baekhyun yang tiba tiba merangkul Jieun membuat gadis itu terkejut

“kau mengagetkanku” kesal Jieun, Baekhyunpun hanya tertawa sumringah dibuatnya

“bagaimana jika pulangan nanti kita ikut kumpul dengan yang lainnya?”

“dimana?”

“ditempat biasa, katanya Chanyeol juga ikut” seketika wajah Jieun terlihat berseri, iapun menatap Baekhyun dengan begitu berbinar

“benarkah?” tanyanya antusias, Baekhyun hanya menjawabnya dengan anggukan, “oke, aku ikut” jawabnya mantap, tidak jauh didepan mereka ada 2 orang yeoja yang sedang melambaikan tangan kearah mereka, dan dengan gembira Jieun melepaskan rangkulan Baekhyun

“aku duluan yaaa” ucapnya gembira, iapun pergi bergabung dengan kedua gadis cantik itu meninggalkan Baekhyun yang hanya bisa menatapnya bingung
.
.
.
-Byun Baek-
Kalian dimana? Kami sudah menunggu!

Jieun terlihat kaget setelah membaca pesan dari Baekhyun, iapun segera menghampiri Luna dan Jiyeon yang sedang sibuk berbincang, “ya! Mereka sudah menunggu” ucap Jieun antusias, begitu juga dengan kedua gadis cantik itu

“benarkah?” tanya Jiyeon penasaran, Jieun menunjukkan isi pesan Baekhyun diponselnya, “yasudah, ayo kita kesana” ajak Luna antusias

Setibanya ditempat tujuan, tempat yang biasa mereka jadikan untuk berkumpul yaitu rooftop gedung sekolahan mereka, dimana suasananya sangat sejuk dan juga tidak banyak murid yang mau datang kesana kecuali mereka

Jiyeon sedikit menyenggol Jieun saat ia melihat kumpulan namja tampan yang sedang duduk melingkar, “Chanyeol juga ikut” ucap Jiyeon pelan, sedangkan Jieun hanya tersenyum malu melihat namja yang dimaksud itu sedang bercanda dengan yang lainnya

“ayo” ajak Jiyeon pada Jieun, sedangkan Luna, gadis itu sudah lebih duduk duduk bergabung dengan mereka karna kekasihnya Do Kyungsoo juga ada disana

“lama sekali” keluh Baekhyun saat Jieun duduk disampingnya, Jieun hanya diam tidak membalas, entah kenapa ia selalu menjadi batu setiap bertemu Chanyeol, terlebih sekarang namja itu duduk tepat menghadap kearahnya

“sebenarnya kita mau apa berkumpul seperti ini?” bingung Jiyeon saat ia melihat keadaan mereka yang duduk melingkar dengan sebuah botol air mineral ditengah tengah mereka

“tentu saja bermain truth or dare” ucap Jongin semangat, ketiga yeoja itupun sedikit terkejut dengan ucapan Jongin, namun akhirnya merekapun ikut saja

Botolpun diputar untuk pertama kalinya, dan akhirnya berhenti di Chanyeol, seketika wajah Jieun terlihat malu malu, Baekhyun yang ada disampingnya terlihat sudah bisa menebak apa yang sedang gadis itu fikirkan

“truth or dare?” tanya Kyungsoo semangat, Chanyeol terlihat berfikir sejenak

“truth” jawab Chanyeol yakin

“kau tidak asik” keluh Baekhyun

“aku tau apa yang ada diotak kalian, itulah sebabnya aku lebih memilih truth” jawab Chanyeol

“baiklah, katakan dengan jujur, siapa yeoja yang ada dihatimu sekarang?” tanya Kyungsoo, semuapun terlihat begitu penasaran menunggu jawaban Chanyeol

“eomma dan noonaku!” plakk! Semua yang ada disana terlihat kecewa dengan jawaban Chanyeol, “ya! Aku jujur” ucap Chanyeol kesal karna wajah yang lainnya terlihat kecewa

“baiklah, kita lanjut saja” Jonginpun kembali memutar botol kosong itu, dan putaran itu semakin melambat hingga akhirnya berhenti di Baekhyun

“truth or dare?” tanya Jongin antusias

“tentu saja dare, aku tidak akan menceritakan rahasiaku pada kalian” ucapnya yakin

“baiklah kalau begitu, ciumlah salah satu orang yang ada disampingmu” ucap Jongin lantang, seketika Jieun dan Kyungsoo yang saat itu duduk disamping Baekhyun terlihat kaget dan agak panik

“Baekhyun-ah, kau masih waraskan?” tanya Kyungsoo cepat

“ya! Jongin-ah seharusnya itu kalian berikan untuk Kyungsoo atau Luna, bukan bebek cerewet ini” protes Jieun, namun Jongin bersikeras tetap mau Baekhyun mencium salah satu dari mereka, Baekhyun yang terlihat menyesal sudah memilih dare itu akhirnya melihat kearah Jieun yang sudah melemparkan tatapan seakan berkata kubunuh-kau-kalau-memilih-aku

“karna aku namja yang gentle aku akan memilih Jieun” seketika teriakan riuh terdengar dimana mereka terlihat antusias dengan tantangan Baekhyun, namun Baekhyun dan Jieun malah terlihat malu malu dan panik

“Jieun-ah, mianhae” lirih Baekhyun sambil menatap Jieun yang wajahnya sudah sangat merah, Baekhyunpun mendekatkan wajah kewajah Jieun, dan...

Chu~

***

“kemana Jieun?” tanya Chanyeol saat mereka berkumpul kembali namun ia tidak melihat Jieun disana, semua matapun tertuju pada Baekhyun yang sepertinya tahu dimana gadis itu berada

“kenapa melihatku seperti itu? Sejak permainan itu Jieun tidak pernah menemuiku lagi, jadi aku juga tidak tahu” ucap Baekhyun gugup, “seharusnya kalian tanyakan pada teman sekelasnya” iapun melihat Jiyeon dan Luna

“dia tidak turun sekolah” ucap Luna polos

“ini karnamu Jongin” tuduh Jiyeon. Bagaimana tidak, permainan yang lalu itu berakhir dengan Jieun yang menangis dan setelah itu Jieun tidak menampakkan diri didepan teman temannya terlebih Baekhyun yang sudah menciumnya

“ya! Itukan hanya permainan” protes Jongin

“tapi itu keterlaluan” kali ini Luna yang bersuara, seketika Jongin hanya bisa diam, kalau kedua gadis itu sudah angkat bicara ia yakin pasti akan kalah
.
.
.
Baekhyun berjalan seorang diri menyusuri perkomplekan rumahnya, namun langkahnya berhenti didepan rumah yang cukup besar itu, rumah dimana Jieun tinggal. Matanya melihat kearah balkon rumah Jieun dimana kamar Jieun berada

Iapun merogoh saku seragam sekolahnya mengambil ponselnya lalu mengirim pesan pada Jieun

-Byun Baek-
Kau dirumah? Aku didepan rumahmu

Jieun yang sedang malas malasan dikamarnya itu terlihat terkejut saat membaca pesan Baekhyun, iapun mengintip dijendela kamarnya dan benar saja, didepan gerbang rumahnya terlihat Baekhyun yang berdiri seorang diri masih dengan seragam sekolahnya

“aaaaa kenapa dia datang?!” ucap Jieun panik, ia benar benar masih merasa malu pada Baekhyun setelah kejadian itu, ting! Lagi lagi ponselnya berbunyi

-Byun Baek-
Kau tega membiarkanku kedinginan disini?

Jieun meruntuki dirinya, ia mau menemui Baekhyun tapi bagaimana jadinya jika ia melihat wajah Baekhyun lagi, ia masih merasa malu, namun akhirnya iapun memutuskan untuk turun menemui namja itu

“akhirnya kau keluar juga” ucap Baekhyun senang, namja itupun menggosok tangannya karna cuaca sore itu cukup dingin

“ada apa?” tanya Jieun datar namun sebenarnya gadis itu benar benar panik sekarang

“Jiyeon bilang kau tidak sekolah, apa kau sakit?”

‘bodoh! Tentu saja ini karnamu!’ batin Jieun, “tidak, aku baik baik saja” jawab Jieun yang mencoba menutup kegugupannya, entah kenapa rasanya seperti ada yang meledak didadanya saat Baekhyun bertanya padanya, padahal namja itu sering melakukan itu padanya namun sekarang rasanya beda

“begitukah? Apa karna kejadian waktu itu?” tanya Baekhyun ragu ragu, Jieun membulatkan matanya, ia tidak menyangka Baekhyun akan menanyakan hal itu padanya

Jieun hanya diam membisu, ia tidak tau harus menjawab apa, “mianhae” lirih Baekhyun, “aku tau kau mencoba untuk menghindariku setelah kejadian itu, tapi... jujur, aku tidak menyesal sudah melakukan itu” wajah Jieun semakin terkejut mendengar penuturan Baekhyun

“sebenarnya ini sudah lama aku rasakan, tapi... aku tidak ada keberanian mengatakannya padamu” ucap Baekhyun serius, “dulu kau pernah bilang kalau kau akan memberikan ciuman pertamamu pada kekasihmu bukan?” Jieun hanya mengangguk ragu menjawabnya

“aku yakin akulah ciuman pertamamu” Baekhyun terlihat begitu gugup hingga ia bahkan bernafas berat, “jadi... boleh aku mewujudkan keinginanmu?” tanyanya, Jieun menatap namja itu bingung, namun seketika ia terkejut setelah ia mengerti jalan pemikiran namja itu

“Baekhyun-ah, aku...”

“Jieun-ah aku menyukaimu” potong Baekhyun, Jieunpun semakin dibuat terkejut, bahkan cuaca yang semakin dingin itu tidak berpengaruh untuk kedua remaja itu, mereka malah merasakan hawa panas saat itu hingga Baekhyun sedikit berkeringat

“Baekhyun-ah aku tidak tau harus bicara apa tapi aku...”

Chu~


FIN

5 komentar:

  1. woah akhirnya aq mampir. ff BaekU, berhubung aq BaekU shipper jadi yg ini yg udh aku baca dulu ya.aq suka ceritanya.ntar ff yg lain juga bakal aku baca. ternyata masih bnyak yg buat ff IU.aku kira udh jarang ada.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe thanks udah berkunjung, masih ada kok yg bikin ff IU *nih orangnya* ehehe, maklum uaena akut bisanya bikin ff IU doang

      Hapus
  2. BaekU couple sweet,,,jdi melting:-D
    smngat trus buat ff nya, buat yg cast nya BaekU lgi ya soalnya aku BaekU shipper^^

    BalasHapus