Title :
Something
Author :
Park Mitha
Genre :
Romance, Comedy, Sad (maybe), Friendship, Family,
Lengh :
Chapter
Rating :
15+
Cast :
IU-Lee Jieun, Chanyeol (EXO)
Other Cast :
Jiyeon (T-ARA), EXO Member, Etc
***
Suasana yang begitu hening disalah satu
ruangan dirumah yang besar itu, ruangan bernuansa putih dipadu warna pink itu
terlihat begitu tenang, namun tiba tiba alarm yang ada dimeja berbunyi dengan
kerasnya membuat pemilik ruangan itu terlonjak kaget
“ahh menyebalkan” gerutu gadis manis dengan
wajah setengah sadarnya itu, iapun mengambil jam alarm itu lalu mematikannya
dan melanjutkan tidurnya yang sudah terganggu
Beberapa menit kemudian...
“omo” gadis itu lagi lagi terlonjak kaget
bahkan ia langsung duduk dari tidurnya, ia kembali melihat jam alarm tadi dan
begitu terkejut saat melihat jarum jam itu menunjukkan pukul 7:30 AM
“ahh aku terlambat lagi” gadis manis itupun
segera turun dari ranjangnya dan segera berlari menuju kamar mandi tanpa ragu
ragu, ponsel yang terletak diatas meja itu terlihat menyala menampilkan
tampilan gambar dimana seseorang tengah menghubunginya
Tidak butuh waktu lama gadis itu sudah
keluar dari kamar mandi menggunakan handuk iapun segera mencari pakaian yang
akan ia pakai hari ini setelah selesai dengan penampilannya gadis dengan nama
Jieun itupun meraih ponselnya juga tasnya dan segera berjalan menuju pintu
utama rumah itu
“Jieun-ah, kau mau kemana?” Jieun terpaksa
menghentikan langkahnya saat suara lembut ibunya menyapanya, gadis itupun
berbalik arah dan menghampiri ibunya
“eomma, aku sudah terlambat” jawab Jieun
agak panik
“terlambat? Kau ada janji dengan
seseorang?” bingung Ny. Lee
“tentu saja aku terlambat kuliah eomma”
kesal Jieun, gadis itupun kembali melanjutkan jalannya untuk menghampiri pintu
utama rumah itu
“bukankah ini hari minggu?”
Jleb! Entah kenapa rasanya jiwa gadis itu
melayang meninggalkan jasadnya yang berdiri kaku didepan pintu, ‘hari minggu?’
batin Jieun. Jieun memejamkan matanya mengingat hari dan ‘astaga, ada apa
denganku?’ batinnya berteriak
“Jieun-ah?” bingung Ny. Lee karna anaknya
hanya terdiam kaku didepan pintu, dilihatnya anak gadisnya itu membalikkan
badannya sambil menatapnya dengan ekspresi kosong
“aaaa menyebalkan, aku fikir aku terlambat”
rengek Jieun akhirnya
“apa ponselmu tidak ada harinya?”
“eomma, aku hanya terlalu panik, masalahnya
alarm dikamarku menyala”
“siapa yang menyuruhmu menyalakannya dihari
minggu?”
“ahh molla” kesal Jieun, gadis itupun
berjalan dengan menghentakkan kakinya menuju kamarnya, melempar ponsel juga
tasnya keatas ranjang dan merebahkan dirinya didekat tasnya
***
Jieun berjalan santai memasuki rumahnya
yang begitu besar, diruang tengah dilihatnya ibunya yang sepertinya sedang
menelepon dengan seseorang, terdengar begitu asik hingga gadis itu ingin tau
dengan siapa ibunya berbicara
“ahh iya, kita lanjut lagi nanti malam”
bip! Ny. Lee memutuskan sambungan telponnya dan kini menatap anaknya yang juga
menatapnya dengan ekspresi penasaran
“eomma, sedang menelepon siapa?” tanya
Jieun ragu ragu, Ny. Lee terlihat tersenyum senang
“teman SMA, malam ini kau tidak sibukkan?”
Jieun terlihat menggeleng ragu, “malam ini kau harus ikut eomma dan appa makan
malam bersama teman lama eomma” jelas Ny. Lee
“eomma, apa tidak aneh jika anak muda
sepertiku berkumpul dengan ibu ibu?” tanya Jieun ragu dan mendapat lemparan
bantal sofa dari ibunya, namun dengan sigap ia menangkapnya
“kau fikir eommamu ini setua apa? Lagipula
teman eomma juga membawa anaknya yang seumuran denganmu” jelas Ny. Lee yang
terlihat agak kesal, Jieunpun menghela nafas berat lalu berjalan pergi menuju
kamarnya
Dikamarnya ia melihat sebuah kotak yang
berukuran sedang tergeletak diatas ranjangnya, iapun mendekati kotak itu dan
membukanya dengan perlahan, kotak yang berisi mainan anak anak. Jieun hanya
bisa menatap sendu semua barang antik itu
“dimana kau sekarang?” gumamnya seakan
berbicara pada sebuah boneka beruang kecil yang terlihat begitu lusuh, tanpa
terasa airmatanya menetes iapun menyekanya dengan kasar, lalu kembali
meletakkan boneka itu dengan begitu hati hati
.
.
.
Jieun duduk sambil menatap terkejut kearah
seseorang yang duduk tepat didepannya, namja tampan dengan tatapan datar yang
terkesan dingin itu juga balik menatap Jieun. “kau?” kejut Jieun “kau Chanyeol
EXO bukan?” tanya Jieun dengan wajah kagetnya
“ahh sepertinya kami tidak perlu
memperkenalkan Chanyeol” ucap Ny. Park ramah, Ny. Lee hanya mengangguk sambil
tersenyum penuh arti, “siapa namamu cantik?” tanya Ny. Park pada Jieun
“aku? ahh iya perkenalkan aku Lee Jieun”
ucap Jieun begitu sopan, ia bahkan tersenyum ramah pada kedua orang tua
Chanyeol, berbeda dengan Chanyeol yang sepertinya terlihat bosan dan muak
dengan suasana diruang VIP itu
Iapun akhirnya memutuskan untuk keluar dari
ruangan itu tidak lupa dengan topi dan maskernya, bahaya jika orang orang
menemukannya disana “Chanyeol-ah” panggil Ny. Park
Ny. Leepun menyenggol Jieun pelan memberi
isyarat agar anaknya itu mengikuti Chanyeol, “mwo?” bingung Jieun, Ny. Leepun
memberi isyarat dengan matanya agar gadis itu segera mengikuti Chanyeol,
setelah mengerti dengan maksud ibunya Jieunpun pamit keluar
Jieun berjalan dengan bingung menyusuri
resto yang mewah itu, ia tidak tahu harus kemana mencari namja itu, “dia benar
Chanyeol EXO bukan?” tanyanya pada dirinya sendiri, “daebak” lagi lagi gadis
itu bergumam pada dirinya sendiri
Matanya tiba tiba melihat seorang namja
jangkung yang berjalan membelakanginya, namja itu muncul dari belokkan lorong
resto disana, Jieun ingat sekali dengan pakaian yang namja itu pakai, hingga ia
mengikuti namja itu
Merekapun tiba dirooftop resto itu dimana
mereka bisa melihat pemandangan Seoul yang begitu indah dimalam hari, kerlap
kerlip lampu gedung gedung menyatu dengan kerlap kerlip cahaya bintang dilangit
Jieunpun memberanikan diri memperdekat
jarak antara ia dan Chanyeol, “pemandangannya indah sekali” gumam Jieun,
Chanyeol yang masih menggunakan masker itu menatap terkejut kearah Jieun
“sejak kapan kau disini?” kejut namja itu,
iapun membuka maskernya
“sejak kau berada disini, eommaku
menyuruhku untuk mengikutimu” jelas Jieun
“dan kau mengikut saja?”
“jadi kau tidak suka dengan kehadiranku?
Baiklah aku pergi” Jieunpun melangkah pergi meninggalkan Chanyeol yang hanya
menatap datar gadis itu
***
“kau bukan sedang bercandakan?” tanya
seorang gadis cantik yang kini menatap Jieun dengan tatapan terkejutnya, Jieun
yang sedang meminum minumannya terlihat mengangguk
“aku bahkan masih tidak percaya” ucap Jieun
melanjutkan
“tapi, kenapa orangtuamu mempertemukanmu
dengannya?” Jieun menatap Jiyeon seakan berkata benar-juga
“aku tidak tau apa yang ada difikiran
orangtuaku, mereka berkata padaku bahwa aku harus ikut makan malam itu”
“begitukah?” lagi lagi Jieun mengangguk,
“omo, Jieun-ah kau beruntung sekali” Jiyeonpun terlihat girang sampai ia
mengguncang tubuh sahabatnya itu
“aiis, apa penyakit fangirlmu kumat lagi
eoh?” kesal Jieun, Jiyeonpun melepas guncangannya dan tersenyum sumringah pada
Jieun
“kapan kapan kenalkan aku pada Chanyeol
oppa ya?”
“oppa?” Jiyeon mengangguk, “aku merinding
mendengarnya” lanjut Jieun yang membuat Jiyeon hanya bisa menatapnya kesal
“kenalkan aku padanya ya?” lagi lagi Jiyeon
memohon membuat Jieun terlihat bosan
“sepertinya aku tidak akan bertemu
dengannya lagi, kau taukan bagaimana jadinya jika penggemarnya mengetahui itu,
hidupku tidak akan tenang” jelas Jieun
“seandainya kehidupan kita bisa ditukar”
“syukuri saja hidupmu yang sekarang” ucap
Jieun tajam dan sukses membuat sahabatnya menekuk wajahnya, Jiyeon hanya bisa
menatap Jieun dengan kesal
.
.
.
Jieun berjalan santai memasuki rumahnya,
namun hal tidak biasa yang ia temukan ketika pulang kuliah, yaitu keberadaan
ibunya yang sepertinya sedang menunggu seseorang diruang tamu rumah besar
mereka, “eomma, sedang apa?” tanya Jieun dengan polosnya
“ayo kita bicara sebentar” ajak Ny. Lee
yang terlihat begitu serius, Jieunpun menaikkan satu alisnya bingung, mau tidak
mau ia ikut duduk didekat ibunya
“apa ada masalah?” tanya Jieun ragu ragu,
Ny. Leepun menatap anaknya begitu serius membuat Jieun semakin bertanya tanya
“Jieun-ah... kau masih ingat Chanyeol
bukan?” Jieun menatap ibunya dengan tatapan was wasnya, tiba tiba ia memiliki
perasaan tidak enak saat mendengar nama itu, “eomma dan orangtua Chanyeol akan
menjodohkanmu dengannya” lanjut Ny. Lee
“MWO?”
TBC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar