Minggu, 10 Januari 2016

Something (Chapter 1)


Title                : Something
Author           : Park Mitha
Genre              : Romance, Comedy, Sad (maybe), Friendship, Family,
Lengh              : Chapter
Rating             : 15+
Cast                : IU-Lee Jieun, Chanyeol (EXO)
Other Cast    : Jiyeon (T-ARA), EXO Member, Etc

***

Suasana yang begitu hening disalah satu ruangan dirumah yang besar itu, ruangan bernuansa putih dipadu warna pink itu terlihat begitu tenang, namun tiba tiba alarm yang ada dimeja berbunyi dengan kerasnya membuat pemilik ruangan itu terlonjak kaget

“ahh menyebalkan” gerutu gadis manis dengan wajah setengah sadarnya itu, iapun mengambil jam alarm itu lalu mematikannya dan melanjutkan tidurnya yang sudah terganggu

Beberapa menit kemudian...

“omo” gadis itu lagi lagi terlonjak kaget bahkan ia langsung duduk dari tidurnya, ia kembali melihat jam alarm tadi dan begitu terkejut saat melihat jarum jam itu menunjukkan pukul 7:30 AM

“ahh aku terlambat lagi” gadis manis itupun segera turun dari ranjangnya dan segera berlari menuju kamar mandi tanpa ragu ragu, ponsel yang terletak diatas meja itu terlihat menyala menampilkan tampilan gambar dimana seseorang tengah menghubunginya


Tidak butuh waktu lama gadis itu sudah keluar dari kamar mandi menggunakan handuk iapun segera mencari pakaian yang akan ia pakai hari ini setelah selesai dengan penampilannya gadis dengan nama Jieun itupun meraih ponselnya juga tasnya dan segera berjalan menuju pintu utama rumah itu

“Jieun-ah, kau mau kemana?” Jieun terpaksa menghentikan langkahnya saat suara lembut ibunya menyapanya, gadis itupun berbalik arah dan menghampiri ibunya

“eomma, aku sudah terlambat” jawab Jieun agak panik

“terlambat? Kau ada janji dengan seseorang?” bingung Ny. Lee

“tentu saja aku terlambat kuliah eomma” kesal Jieun, gadis itupun kembali melanjutkan jalannya untuk menghampiri pintu utama rumah itu

“bukankah ini hari minggu?”

Jleb! Entah kenapa rasanya jiwa gadis itu melayang meninggalkan jasadnya yang berdiri kaku didepan pintu, ‘hari minggu?’ batin Jieun. Jieun memejamkan matanya mengingat hari dan ‘astaga, ada apa denganku?’ batinnya berteriak

“Jieun-ah?” bingung Ny. Lee karna anaknya hanya terdiam kaku didepan pintu, dilihatnya anak gadisnya itu membalikkan badannya sambil menatapnya dengan ekspresi kosong

“aaaa menyebalkan, aku fikir aku terlambat” rengek Jieun akhirnya

“apa ponselmu tidak ada harinya?”

“eomma, aku hanya terlalu panik, masalahnya alarm dikamarku menyala”

“siapa yang menyuruhmu menyalakannya dihari minggu?”

“ahh molla” kesal Jieun, gadis itupun berjalan dengan menghentakkan kakinya menuju kamarnya, melempar ponsel juga tasnya keatas ranjang dan merebahkan dirinya didekat tasnya

***

Jieun berjalan santai memasuki rumahnya yang begitu besar, diruang tengah dilihatnya ibunya yang sepertinya sedang menelepon dengan seseorang, terdengar begitu asik hingga gadis itu ingin tau dengan siapa ibunya berbicara

“ahh iya, kita lanjut lagi nanti malam” bip! Ny. Lee memutuskan sambungan telponnya dan kini menatap anaknya yang juga menatapnya dengan ekspresi penasaran

“eomma, sedang menelepon siapa?” tanya Jieun ragu ragu, Ny. Lee terlihat tersenyum senang

“teman SMA, malam ini kau tidak sibukkan?” Jieun terlihat menggeleng ragu, “malam ini kau harus ikut eomma dan appa makan malam bersama teman lama eomma” jelas Ny. Lee

“eomma, apa tidak aneh jika anak muda sepertiku berkumpul dengan ibu ibu?” tanya Jieun ragu dan mendapat lemparan bantal sofa dari ibunya, namun dengan sigap ia menangkapnya

“kau fikir eommamu ini setua apa? Lagipula teman eomma juga membawa anaknya yang seumuran denganmu” jelas Ny. Lee yang terlihat agak kesal, Jieunpun menghela nafas berat lalu berjalan pergi menuju kamarnya

Dikamarnya ia melihat sebuah kotak yang berukuran sedang tergeletak diatas ranjangnya, iapun mendekati kotak itu dan membukanya dengan perlahan, kotak yang berisi mainan anak anak. Jieun hanya bisa menatap sendu semua barang antik itu

“dimana kau sekarang?” gumamnya seakan berbicara pada sebuah boneka beruang kecil yang terlihat begitu lusuh, tanpa terasa airmatanya menetes iapun menyekanya dengan kasar, lalu kembali meletakkan boneka itu dengan begitu hati hati
.
.
.
Jieun duduk sambil menatap terkejut kearah seseorang yang duduk tepat didepannya, namja tampan dengan tatapan datar yang terkesan dingin itu juga balik menatap Jieun. “kau?” kejut Jieun “kau Chanyeol EXO bukan?” tanya Jieun dengan wajah kagetnya

“ahh sepertinya kami tidak perlu memperkenalkan Chanyeol” ucap Ny. Park ramah, Ny. Lee hanya mengangguk sambil tersenyum penuh arti, “siapa namamu cantik?” tanya Ny. Park pada Jieun

“aku? ahh iya perkenalkan aku Lee Jieun” ucap Jieun begitu sopan, ia bahkan tersenyum ramah pada kedua orang tua Chanyeol, berbeda dengan Chanyeol yang sepertinya terlihat bosan dan muak dengan suasana diruang VIP itu

Iapun akhirnya memutuskan untuk keluar dari ruangan itu tidak lupa dengan topi dan maskernya, bahaya jika orang orang menemukannya disana “Chanyeol-ah” panggil Ny. Park

Ny. Leepun menyenggol Jieun pelan memberi isyarat agar anaknya itu mengikuti Chanyeol, “mwo?” bingung Jieun, Ny. Leepun memberi isyarat dengan matanya agar gadis itu segera mengikuti Chanyeol, setelah mengerti dengan maksud ibunya Jieunpun pamit keluar

Jieun berjalan dengan bingung menyusuri resto yang mewah itu, ia tidak tahu harus kemana mencari namja itu, “dia benar Chanyeol EXO bukan?” tanyanya pada dirinya sendiri, “daebak” lagi lagi gadis itu bergumam pada dirinya sendiri

Matanya tiba tiba melihat seorang namja jangkung yang berjalan membelakanginya, namja itu muncul dari belokkan lorong resto disana, Jieun ingat sekali dengan pakaian yang namja itu pakai, hingga ia mengikuti namja itu

Merekapun tiba dirooftop resto itu dimana mereka bisa melihat pemandangan Seoul yang begitu indah dimalam hari, kerlap kerlip lampu gedung gedung menyatu dengan kerlap kerlip cahaya bintang dilangit

Jieunpun memberanikan diri memperdekat jarak antara ia dan Chanyeol, “pemandangannya indah sekali” gumam Jieun, Chanyeol yang masih menggunakan masker itu menatap terkejut kearah Jieun

“sejak kapan kau disini?” kejut namja itu, iapun membuka maskernya

“sejak kau berada disini, eommaku menyuruhku untuk mengikutimu” jelas Jieun

“dan kau mengikut saja?”

“jadi kau tidak suka dengan kehadiranku? Baiklah aku pergi” Jieunpun melangkah pergi meninggalkan Chanyeol yang hanya menatap datar gadis itu

***
“kau bukan sedang bercandakan?” tanya seorang gadis cantik yang kini menatap Jieun dengan tatapan terkejutnya, Jieun yang sedang meminum minumannya terlihat mengangguk

“aku bahkan masih tidak percaya” ucap Jieun melanjutkan

“tapi, kenapa orangtuamu mempertemukanmu dengannya?” Jieun menatap Jiyeon seakan berkata benar-juga

“aku tidak tau apa yang ada difikiran orangtuaku, mereka berkata padaku bahwa aku harus ikut makan malam itu”

“begitukah?” lagi lagi Jieun mengangguk, “omo, Jieun-ah kau beruntung sekali” Jiyeonpun terlihat girang sampai ia mengguncang tubuh sahabatnya itu

“aiis, apa penyakit fangirlmu kumat lagi eoh?” kesal Jieun, Jiyeonpun melepas guncangannya dan tersenyum sumringah pada Jieun

“kapan kapan kenalkan aku pada Chanyeol oppa ya?”

“oppa?” Jiyeon mengangguk, “aku merinding mendengarnya” lanjut Jieun yang membuat Jiyeon hanya bisa menatapnya kesal

“kenalkan aku padanya ya?” lagi lagi Jiyeon memohon membuat Jieun terlihat bosan

“sepertinya aku tidak akan bertemu dengannya lagi, kau taukan bagaimana jadinya jika penggemarnya mengetahui itu, hidupku tidak akan tenang” jelas Jieun

“seandainya kehidupan kita bisa ditukar”

“syukuri saja hidupmu yang sekarang” ucap Jieun tajam dan sukses membuat sahabatnya menekuk wajahnya, Jiyeon hanya bisa menatap Jieun dengan kesal
.
.
.
Jieun berjalan santai memasuki rumahnya, namun hal tidak biasa yang ia temukan ketika pulang kuliah, yaitu keberadaan ibunya yang sepertinya sedang menunggu seseorang diruang tamu rumah besar mereka, “eomma, sedang apa?” tanya Jieun dengan polosnya

“ayo kita bicara sebentar” ajak Ny. Lee yang terlihat begitu serius, Jieunpun menaikkan satu alisnya bingung, mau tidak mau ia ikut duduk didekat ibunya

“apa ada masalah?” tanya Jieun ragu ragu, Ny. Leepun menatap anaknya begitu serius membuat Jieun semakin bertanya tanya

“Jieun-ah... kau masih ingat Chanyeol bukan?” Jieun menatap ibunya dengan tatapan was wasnya, tiba tiba ia memiliki perasaan tidak enak saat mendengar nama itu, “eomma dan orangtua Chanyeol akan menjodohkanmu dengannya” lanjut Ny. Lee

“MWO?”


TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar