Title :
Surprise
Author :
Park Mitha
Genre :
Romance, Friendship, Sad (maybe)
Lengh :
Oneshoot
Rating :
All
Cast :
IU-Lee Jieun, D.O (EXO), Etc
Cameo : EXO Member
Cameo : EXO Member
Kyungsoo melempar ponselnya kesofa dengan
kesal, sejak tadi ia menghubungi Jieun namun tidak ada yang diangkat bahkan
namja itu sudah berkali kali mengirim pesan pada gadis itu dan tidak ada yang
dibaca
“sebenarnya dia kemana?” ucap Kyungsoo
dengan jengkelnya, namja itupun merebahkan tubuhnya kesofa, tiba tiba ia
merasakan ponselnya bergetar dan dengan cepat ia mengambilnya berharap itu
telepon atau pesan dari Jieun, namun sayang itu malah pesan dari operator
“hufftt... kenapa malah operator yang
perhatian padaku” keluh namja itu, iapun kembali duduk dengan tidak tenang
disofa, jam menunjukkan pukul 4 sore dan sejak semalam Jieun, kekasihnya itu
tidak menghubunginya sama sekali, padahal ia tahu benar jika yeoja itu tidak
bisa jika tidak mengabarinya sedetikpun
Waktu berjalan begitu cepat hingga jam
sudah menunjukkan pukul 8 malam, Kyungsoo yang terlihat sedang memperhatikan
pantulan dirinya didepan cermin itu akhirnya tersenyum puas saat ia sudah
selesai dengan penampilannya
Iapun mengambil ponsel juga mantelnya dan
berjalan santai keluar dari apartementnya, berjalan menuju parkiran dan
memasuki mobilnya. Sebelum ia meletakkan ponselnya ia tersenyum manis pada
wallpaper ponselnya yang menampilkan wajah cantik seorang Lee Jieun
“aku sudah menduganya, kau tidak bisa
terlalu lama mengabaikanku” ucapnya sambil tersenyum jahil, iapun mulai
menjalankan mobilnya menuju sebuah cafe yang sudah ia dan Jieun janjikan
Tidak butuh waktu lama namja itu sudah tiba
ditempat tujuan, iapun segera memasuki cafe tersebut lalu mulai mengedarkan
penglihatannya untuk mencari sosok yang pasti sudah menunggunya, dan benar
saja, disalah satu meja pelanggan yang ada disana terlihat seorang gadis manis
yang sedang duduk seorang diri
Dengan langkah pasti namja itu berjalan
menghampiri Jieun, iapun segera duduk tepat didepan Jieun menatap gadis itu
dengan wajah datar bahkan terkesan dingin, ia ingin berpura pura marah pada
Jieun karna gadis itu sudah mengabaikannya
“kenapa kau memintaku kesini?” tanya
Kyungsoo dengan aktingnya yang sudah seperti aktor didrama drama, Jieun menatap
namja itu dengan tatapan malas
“menurutmu apa? Bukankah aku sering
menyuruhmu untuk menemuiku, kenapa kau malah bertanya begitu?” bukannya semakin
marah Kyungsoo malah dibuat bingung dengan jawaban Jieun yang tiba tiba marah
padanya, ini tidak seperti yang ia rencanakan
Ia berharap gadis itu memintanya untuk
bertemu dengan alasan gadis itu ingin meminta maaf karna sudah mengabaikannya
seharian ini, tapi apa ini? Seharusnya Kyungsoo yang mengomel tapi kenapa malah
ia yang kena omel
“kenapa kau malah marah marah seperti ini?”
bingung Kyungsoo, “seharusnya aku yang marah padamu, kenapa kau tidak
menghubungiku seharian ini?” kesal Kyungsoo akhirnya
“aku tidak tahu cara menyampaikan ini
padamu, tapi aku...” Jieun menggantung ucapannya membuat Kyungsoo penasaran
dengan lanjutannya, “aku akan pindah ke Canada” lanjut Jieun yang terlihat
begitu sedih
Seketika Kyungsoo merasakan nyawanya
melayang entah kemana, ‘pindah ke Canada?’ bagaimana bisa gadis itu tidak
memberitahunya dari jauh jauh hari kalau ia akan pindah, “kau berbohong bukan?”
tanya Kyungsoo tidak percaya
“aku serius” jawab Jieun sedih, Kyungsoo
hanya bisa tertunduk lemah didepan Jieun, ia sendiri tidak tahu harus berbuat
apa, yang pasti ia akan jauh dari Jieun
***
Kyungsoo terduduk lesu diantara teman
temannya yang sedang bergembira, ia benar benar terlihat aneh karna hanya ia
satu satunya orang yang termenung disana, semua orang yang ada disana bahkan
terlihat berbaur untuk saling bercanda
“kau kenapa eoh?” tanya Junmyeon yang
akhirnya menyadari jika salah satu teman mereka terlihat begitu murung
“apa ldr itu mengerikan?” tanya Kyungsoo
dengan wajah tanpa ekspresinya, semua yang ada disana seketika terdiam dan
melihat kearah Kyungsoo
“memangnya kenapa kau bertanya begitu?”
tanya Baekhyun
“Jieun akan pindah ke Canada” jelas
Kyungsoo tidak semangat, semua mata yang ada disana terlihat terkejut dengan
pengakuan Kyungsoo
“jadi bagaimana dengan hubungan kalian?”
kali ini Chanyeol yang bertanya
“entahlah” Kyungsoopun menghela nafas
berat, otaknya sekarang tidak bisa berfikir jernih, ia terlalh takut jika harus
berada jauh dari Jieun
“bukankah Hyunwoo juga ada di Canada?” tiba
tiba Baekhyun Sehun bersuara membuat semua orang menatapnya, ‘benar juga’
“itulah hal yang paling aku takutkan, Jieun
pernah cerita padaku kalau ia dan Hyunwoo putus karna namja itu pindah ke
Canada” jelas Kyungsoo dengan sedihnya
“kau yang sabar saja ya” Jonginpun menepuk
pundak Kyungsoo menguatkan
.
.
.
Kyungsoo berjalan dengan pelan menyusuri
setiap lekukan jalan kecil yang disediakan ditaman yang sering ia dan Jieun
datangi, namja itu berjalan menghampiri Jieun yang sudah menunggunya, sekarang
tidak ada perasaan senang saat bertemu Jieun melainkan perasaan sedih
Semakin ia melihat senyum gadis itu semakin
ia ingin menangis, “kau sudah lama?” tanya Kyungsoo, Jieun terlihat menggeleng,
“kenapa kita harus bertemu disini?”
“kau tahu, tidak lama lagi aku akan pergi,
jadi aku ingin membuat kenangan indah bersamamu disini” ucap Jieun sambil
tersenyum namun wajah itu terlihat sedih, Kyungsoo semakin dibuat sedih saat
gadis itu mengatakan akan segera pergi
“Jieun-ah, kau sudah yakin dengan
keputusanmu?” tanya Kyungsoo
“bukankah kau tahu kalau impianku adalah
berkuliah disana, dan sekarang aku sudah terdaftar sebagai mahasiswi disana,
jadi aku sudah memikirkannya dengan matang” ucap Jieun yakin
“tapi bagaimana dengan hubungan kita?”
“aku juga tidak tahu” jawab Jieun sedih, “ayo
kita jalan jalan” Jieunpun menarik tangan Kyungsoo membawa namja itu menyusuri
setiap lekuk taman itu
“kau ingat saat pertama kali kita bertemu
disini?” tanya Jieun ketika gadis itu mengingat kembali kenangan satu tahun
lalu tentang pertemuan pertama mereka
“tentu saja, aku bisa kenal denganmu karna
Chanyeol dan saat itu kau masih menjadi kekasih Hyunwoo” jelas Kyungsoo,
Jieunpun tersenyum tipis, “dan aku menyesal sudah mengenalmu” lanjut Kyungsoo,
seketika Jieun melepaskan genggaman tangan mereka membuat Kyungsoo yang berdiri
lebih dulu didepannya juga menghentikan langkahnya
“apa maksudmu menyesal?”
“aku menyesal mengenalmu jika akhirnya kita
harus terpisah, aku benar benar tidak ingin berpisah denganmu” jelas Kyungsoo
tanpa berani melihat Jieun yang berdiri dibelakangnya
“Kyungsoo-ya, bisakah kau buat hari ini
menjadi hari yang begitu manis? Tolong lupakan tentang kepindahanku” mohon
Jieun
“bagaimana aku bisa melupakannya, setiap
kali aku mencoba melupakannya aku selalu mengkhawatirkan hubungan kita” jelas
Kyungsoo dengan sedihnya
“tolong antar aku pulang saja” lirih Jieun
akhirnya
***
Kyungsoo duduk dengan gelisah disalah satu
kursi taman, mata namja itu terus melihat kesegala arah menunggu sosok yang
sudah membuat janji dengannya, ini hari terakhir Jieun di Korea karna besok
pagi gadis itu harus segera berangkat
Sedih? Ya, Kyungsoo sangat sedih itulah
sebabnya ia tidak akan membuat Jieun yang menunggunya untuk hari ini
Kurang lebih 30 menit namja itu duduk
seorang diri disana namun Jieun yang ditunggu tidak juga memunculkan dirinya membuat
Kyungsoo semakin resah
Ddrrrtttt.... dddrrrttt...
Tiba tiba ponsel namja itu bergetar
membuatnya dengan cekatan melihat siapa yang sudah meneleponnya, ternyata
Chanyeol
“yeoboseyo”
‘kau dimana?’
“aku ada janji dengan Jieun”
‘cepat datang kerumah sakit, Jieun
mengalami kecelakaan’ deg! Rasanya jantung namja itu berhenti berdetak, apa
yang barusan Chanyeol katakan? Jieun kecelakaan?
“dimana alamatnya?”
“....” bip! Tanpa menjawab Kyungsoo
langsung memutuskan sambungan teleponnya dan segera berlari menuju parkiran,
menancap gas mobilnya dengan kecepatan yang tidak wajar, namja itu terlihat
begitu panik dan khawatir sekarang
Skip...
Kyungsoo terus saja berlari menyusuri
lorong rumah sakit yang besar itu, hingga ia melihat Chanyeol yang duduk
dikursi ruang tunggu seorang diri, “dimana Jieun?” tanya Kyungsoo dengan wajah
khawatir juga paniknya, nafasnya bahkan tersenggal karna lelah berlari
“ayo ikut aku” ucap Chanyeol sedih,
Kyungsoopun mengikuti kemana kaki panjang sahabatnya itu melangkah, namun ia
tiba tiba menghentikan langkahnya saat Chanyeol membawanya keruangan yang
bahkan semua orang tidak berharap untuk masuk kedalamnya
“Chanyeol-ah, apa maksudmu?” tanya Kyungsoo
tidak percaya
“masuklah” ucap Chanyeol dengan wajah sedihnya,
Kyungsoo menggeleng menandakan ia tidak mau masuk, bagaimana bisa Chanyeol
menyuruhnya masuk kedalam ruang mayat, ia ingin menemui Jieun bukan menemui
mayat dirumah sakit itu
“DIMANA JIEUN?” bentaknya pada Chanyeol,
Chanyeol terlihat menunduk sedih
“mianhae...” lirih Chanyeol, seketika
Kyungsoo mengerti apa maksudnya sekarang, dengan langkah berat ia berjalan
mendekati pintu ruangan itu dan membukanya, namun...
Dduuaaarrrr!!!!!
“SAENGIL CUKHAE!!!!” Kyungsoo tersentak
kaget saat ia memasuki ruangan itu, ruangan yang terlihat begitu berwarna
dengan berbagai macam warna balon yang menghiasi ruangan itu, dengan tulisan ‘Happy
Birthday Kyungsoo-ya’ di dindingnya
Namja itupun melihat Jieun yang muncul dari
belakang Baekhyun sambil membawa sebuah kue yang berlilinkan angka 24 membuat
Kyungsoo semakin bingung, hingga akhirnya gadis itu berhenti tepat didepan
Kyungsoo, Chanyeolpun kini ikut bergabung dengan mereka
“saengil cukhae, Kyungsoo-ya” ucap Jieun
malu malu, “sekarang buatlah harapan dan tiup lilinnya” lanjutnya, Kyungsoopun
menuruti apa yang Jieun perintahkan
“saengil cukhae Kyungsoo-ya, maaf aku sudah
bohong padamu, asal kau tau ini semua ide gila Jieun” ucap Chanyeol sambil
tersenyum sumringah, Kyungsoopun menatap Jieun
“sepertinya harapanmu sudah terkabulkan”
ucap Jieun mengalihkan pembicaraan, ia tahu Kyungsoo pasti akan mengomel
padanya, “aku... tidak jadi ke Canada” ucap Jieun dengan senangnya
“mwo?”
“aku hanya berbohong tentang pindahan itu, untuk
pelengkap kejutan ini” jelas Jieun
“jadi, kau berbohong padaku tentang
pindahan itu? Lalu apa lagi yang sudah kau karang untuk kejutan ini?” tanya
Kyungsoo seakan ingin marah
“hmm... aku tidak ingat, tapi ini bukan
hanya ideku, melainkan ide mereka semua” Jieunpun menunjuk kumpulan namja
tampan disana yang sudah tersenyum sumringah pada Kyungsoo
“apa apaan kalian ini” ucap Kyungsoo yang
mulai marah
“ya! Kalian ingin tahu bagaimana ekspresi
Kyungsoo saat ia membentakku sambil berkata ‘DIMANA JIEUN?’ astagaa aku benar
benar ingin ketawa saat itu” seketika Kyungsoo terdiam saat Chanyeol mulai
mengejeknya
“memangnya bagaimana ekspresinya?” tanya
Baekhyun
“dia sudah mau menangis saat itu”
“hahahaha....” seketika ruangan dengan
palang bertuliskan ruang mayat itu dipenuhi dengan gelak tawa semua orang yang
ada disana kecuali Kyungsoo
FIN
Mumpung hari ulangtahun D.O jadi dipos
dehh... btw saengil cukha hamnida D.O oppa...
whooa..keren!
BalasHapussampe lupa sama judul nya. padahal pas baca judulnya udah yakin banget kalau ini cuma bakal jadi kejutan pas ulang tahun D.O
eh makin bawah malah lupa sama judulnya.. :D
hahaha, makasih ya udah berkunjung ke blog aku, makasih juga udah baca + komen
BalasHapus