Title :
Something
Author :
Park Mitha
Genre :
Romance, Comedy, Sad (maybe), Friendship, Family,
Lengh :
Chapter
Rating :
15+
Cast :
IU-Lee Jieun, Chanyeol (EXO)
Other Cast :
Jiyeon (T-ARA), EXO Member, Etc
Cameo :
Lee Jongsuk
***
“kau akan datang jugakan?”
“tidak” Jiyeon memandang Jieun terkejut,
“tentu saja aku datang, untuk apa aku menerima tiket ini kalau aku tidak
datang” jawab Jieun dengan kesalnya, Jiyeonpun tersenyum senang mendengar
jawaban Jieun
“kuharap setelah pulang dari konser kau akan
menyukai EXO” ucap Jiyeon sambil berdo’a
“kuharap setelah pulang dari konser kau
akan membenci EXO” do’a Jieun balik, namun Jiyeon tidak peduli, yeoja itu masih
terlalu bahagia dengan tiket konser spesial itu
“kalau begitu, ayo kita pergi” Jiyeonpun mengambil
tas selempanganya lalu menarik Jieun untuk keluar dari kamarnya
“kemana?” bingung Jieun
“membeli perlengkapan konserlah, kau harus
membeli lighstick karna aku hanya punya dua” jelas Jiyeon
“berikan saja satu untukku, apa susahnya”
jawab Jieun ketus
“mana bisa, saat konser aku harus memegang
dua lighstick, aku juga mau membeli bando nama member EXO, kau juga harus
menggunakannya Jieun-ah” untuk kesekian kalinya Jiyeon berucap dengan begitu
semangatnya berbeda dengan Jieun yang terlihat tidak tertarik
“ya, ya, ya, terserah padamu saja” ucap
Jieun mengalah
.
.
.
Ting!
Jieun yang sedang sibuk dengan tugas
kuliahnya mengalihkan sebentar perhatiannya pada ponselnya yang berbunyi,
sebuah pesan masuk dari Park Chanyeol. Terdengar helaan berat gadis itu, iapun
mengambil ponselnya dan membuka pesan itu
-Park Chanyeol-
Kau sudah mengajak temanmu eoh?
“kenapa dia kepo sekali eoh?” gerutu Jieun
-Lee Jieun-
Kau tidak perlu tau!
“apa apaan ini, tentu saja aku harus tahu,
bagaimana jika kau bawa anti-fans, yang ada konser kami akan hancur” omel
Chanyeol sambil memandangi ponselnya
-Park Chanyeol-
Tentu saja aku harus tahu, bagaimana jika
kau bawa anti-fans
-Lee Jieun-
Pasti akan sangat bagus
-Park Chanyeol-
YA! Awas saja jika kau bawa anti-fans
Kubunuh kau!
“cihh... benarkah kau akan membunuhku?”
ejek Jieun sambil memandangi layar ponselnya, iapun meletakkan kembali
ponselnya tanpa membalas pesan namja itu
***
Jieun dan Jiyeon, duduk bergabung dengan ribuan
EXO-L yang kini menunggu kemunculan member EXO, konser sudah dimulai, silver
oceanpun sudah terlihat jelas, sejak tadi Jiyeon terus saja tersenyum senang
sambil melihat kearah panggung utama dengan antusias
“ahh, panas sekali” keluh Jieun, Jiyeonpun
melirik Jieun
“ini baru dimulai dan kau sudah mengeluh,
payah” ejek Jiyeon, Jieun menanggapinya dengan tatapan sinisnya, Jiyeon menjadi
menyebalkan jika sudah seperti ini, iapun hanya bisa memainkan dua buah
lighstick yang ada ditangannya, sesekali gadis itu membenarkan posisi bando
yang bertuliskan ‘Byun Baekhyun’ dikepalanya
“whoaaa” teriakan heboh menggema ditempat
konser tersebut ketika 9 orang namja yang ditunggu tunggu muncul, mungkin hanya
Jieun satu satunya penonton yang terlihat biasa saja, ia sama sekali tidak
tertarik dengan namja namja tampan seperti mereka
“Jieun-ah, mereka sudah muncul” ucap Jiyeon
antusias, Jieun hanya mengangguk paksa, iapun ikut melihat titik dimana semua
mata penonton tertuju, namja namja tampan itu menyanyikan lagu Overdose untuk
pembukaan konser mereka
Skip...
Tibalah saat dimana segmen member EXO
mengajak salah satu lucky fans untuk bergabung dengan mereka diatas panggung,
seperti konser mereka ditahun 2014 lalu, dimana mereka mengajak seorang gadis
yang duduk ditengah tengah mereka
Member EXOpun berpencar mencari siapa yang
pantas mereka ajak naik keatas panggung, semua penonton terlihat begitu
histeris ketika member EXO berjalan mendekati tempat mereka, begitu juga yang
dirasakan penonton yang berada disekitar Jieun termasuk Jiyeon yang berteriak histeris
kala Chanyeol berjalan mendekati tempat mereka
Chanyeolpun berdiri menghadap Jieun sambil
mengulurkan tangannya diiringi senyuman manis namja itu, senyum yang belum
pernah Jieun lihat, Jieunpun menggeleng menandakan kalau ia tidak mau naik
keatas
“omo Jieun-ah, Chanyeol oppa memilihmu”
ucap Jiyeon histeris, member yang lainpun menunggu respon dari Jieun yang
terlihat masih shock dengan pilihan Chanyeol, namun Jieun terus saja menggeleng
hingga akhirnya Jiyeon sedikit mendorong Jieun kearah Chanyeol dan dengan
pasrah Jieun mengikuti Chanyeol yang berhasil menariknya
Deg! Deg! Deg! Jantung gadis itu tiba tiba
berdetak tak karuan kala Chanyeol menggenggam erat tangannya sambil membawanya
ketengah panggung dimana member EXO yang lain sudah menunggunya, “omo, dia
cantik sekali” ucap Chen antusias
“kami akan memberikan dua pilihan untukmu,
seperti konsep album pertama kami” jelas Baekhyun yang berdiri tepat disamping
Jieun, “kau memilih X atau O?” tanya Baekhyun lagi, Jieun yang masih agak shock
itu terlihat bingung, ia benar benar tidak tau apa maksud dari X atau O-nya
EXO-L itu
Jieunpun sedikit melirik Chanyeol yang
berada disebelah kirinya, namun Chanyeol tidak merespon tatapan Jieun melainkan
terlihat antusias menunggu jawaban Jieun, “aku pilih O” jawab Jieun akhirnya,
penontonpun berteriak histeris
“Chanyeol-ssi Baekhyun-ssi sekarang kalian harus
kertas gunting batu siapa yang menang maka akan memberikan O pada lucky fan
kita” suruh Chen, Baekhyun dan Chanyeolpun mengikuti apa yang Chen katakan
hingga hasilnya Chanyeol gunting dan Baekhyun kertas
Lagi lagi penonton berteriak histeris,
dengan malu malu Chanyeol mendekati Jieun dan memeluk erat gadis itu. Deg! Kali
ini Jieun bukan merasakan detak jantungnya yang tak karuan melainkan ia merasakan
jantungnya sudah tidak berdetak, bahkan teriakan penonton juga member EXO tidak
bisa didengarnya, namun ia mendengar samar samar ucapan Chanyeol sebelum namja
itu melepaskan pelukkannya
***
Jieun duduk dengan tatapan kosongnya
dikantin kampus, dimana didepannya terlihat Jiyeon yang memandang aneh
sahabatnya itu, “ada apa denganmu?” bingung Jiyeon memandang Jieun terlebih
mata gadis itu berkantung dan ada lingkaran hitamnya
“semalam aku tidak bisa tidur” jelas Jieun
masih dengan tatapan kosongnya, menambah kesan mengenaskan diwajah gadis itu
“kau pasti membayangkan pelukkan Chanyeol
oppakan?” tanya Jiyeon, Jieun memandang sahabatnya dengan ekspresi kaget,
“iyakan?”
“bagaimana bisa kau tahu?” tanya Jieun
bingung
“tentu saja aku tahu Jieun-ah, kalau aku
ada diposisimu mungkin aku akan pingsan saat dipeluk” jelas Jiyeon, “kau benar
benar beruntung, padahal kau bukan penggemar mereka”
“tapi jantungku berhenti berdetak saat itu”
jelas Jieun, Jiyeonpun menatap gadis didepannya penuh selidik, “jangan lihat
aku seperti itu” ucap Jieun kesal
“kau... jatuh cinta?”
“mwo?”
.
.
.
Jieun duduk melamun didepan meja riasnya,
ucapan Jiyeon terus saja berputar dikepalanya, gadis itu mengatakan jika sudah
tumbuh benih benih cinta dihatinya untuk Chanyeol, tapi ia benar benar tidak
menyukai Chanyeol, mungkin saja itu hanya efek dari gugupnya
Ceklek...
“Jieun-ah....” Jieun refleks menengok saat
ia mendengar suara berat seorang namja yang tanpa izin masuk kedalam kamarnya,
“haiii” sapa namja tampan nan tinggi itu pada Jieun
“oppa” ucap Jieun terkejut namun didetik
selanjutnya gadis itu tersenyum senang pada namja itu, “sejak kapan oppa
disini?” tanyanya antusias, iapun seketika melupakan masalah Chanyeol saat ia
bertemu dengan Lee Jongsuk, kakak sepupunya
“sejak aku pulang dari China” ucap Jongsuk
senang, “apa tadi kau sedang melamun?”
“tidak”
“hey, mengaku saja, siapa yang kau lamunkan
eoh? Kekasihmu?”
“ya! Oppa meledekku eoh?”
“siapa yang meledekmu” ucap Jongsuk membela
diri namun beberapa detik selanjutnya ia tertawa geli sambil memandang Jieun
yang menatapnya kesal, “ahh aku baru ingat kalau dongsaengku yang cantik ini
masih jom... blo hahaha” lagi lagi Jieun mendengar gelak tawa Jongsuk yang
akhirnya membuatnya ikut tersenyum malu sekalipun ada rasa kesal saat dikatai
jomblo
“jadi, apa yang kau lamunkan?” tanya
Jongsuk, Jieun terlihat ragu untuk menceritakannya pada Jongsuk namun ia tidak
bisa merahasiakan apapun itu dari namja yang sudah seperti saudara kandungnya
itu, Jieunpun akhirnya luluh dan menceritakan semuanya tentang Chanyeol juga
tentang Myungsoo
“jadi, kau mau saran apa?”
“tentu saja saran untuk selanjutnya, apa
yang harus kulakukan, aku benar benar bingung oppa” ucap Jieun dengan begitu
frustasinya, Jongsuk terlihat berfikir
“mungkin kau harus mengikuti saran Jiyeon,
aku sependapat dengannya” jelas Jongsuk, Jieunpun menatap ragu kearah Jongsuk,
“kau tidak bisa terus terusan seperti ini, cinta pertamamu memang sudah pergi
tapi cinta sejatimu masih hidup dan menunggumu” lanjutnya
“tapi aku tidak bisa melupakannya”
“kau tidak harus melupakannya, cobalah
untuk merelakannya dengan cara cari penggantinya”
“oppa...”
***
Jieun duduk dengan gugupnya disalah satu
meja pelanggan cafe yang ia datangi untuk menemui Chanyeol saat itu, dan kali
ini gadis itu duduk ditempat yang sama masih dengan keadaan menunggu pula,
sejak tadi kaki gadis itu terus saja bergerak menandakan pemiliknya sedang
resah
Jantungnya tiba tiba berdetak cepat saat ia
melihat seorang namja yang tidak lain tidak bukan adalah Chanyeol yang setia
dengan penyamarannya kini berjalan menghampiri Jieun, namja itupun duduk
menghadap Jieun, “kenapa kau mengajakku bertemu?” tanya namja itu to the point
“aku... aku ingin mengajukan permintaan
pertamaku padamu” ucap Jieun dengan gugupnya, Chanyeol melepas kacamatanya lalu
menatap Jieun dengan tatapan terkejutnya
“benarkah? secepat itu?” tanya Chanyeol
tidak percaya, Jieun mengangguk pelan, “jadi... apa permintaan pertamamu?”
lanjut namja itu yang kembali memasang kacamatanya
“kau harus membuatku jatuh cinta padamu...”
TBC
walah..jatuh cinta sama chanyeol??
BalasHapusitu mah mudah kali.. :D
ah aiyu kok susah bgt jatuh cinta sama cowo kek chanyeol sih..
wkwk
lanjut ya kak.. maaf baru baca
semangat ngelanjut ff nya!! :D
haha makasih ya udah disemangatin, iyanih IU kok susah banget suka sama CY
BalasHapus