Title :
Something
Author :
Park Mitha
Genre :
Romance, Comedy, Sad (maybe), Friendship, Family,
Lengh :
Chapter
Rating :
15+
Cast :
IU-Lee Jieun, Chanyeol (EXO)
Other Cast :
Jiyeon (T-ARA), EXO Member, Etc
“apa katamu tadi?”
“kau... kau anak mami” ucap Jieun gugup
“turun dari mobilku, makan malam kita
batal” ucap Chanyeol datar, Jieun menatap namja itu tidak percaya, bagaimana
bisa namja itu tega meninggalkan Jieun dipinggir jalan yang cukup dingin ini
hanya karna kalimat ‘anak mami’
“ya! Kau serius dengan perkataanmu eoh?”
“cepat turun!”
“ya! Park Chanyeol, aku hanya bercanda
dengan ucapanku” ucap Jieun yang masih tidak menyangka jika ia akan diusir oleh
Chanyeol
“candaanmu menyakitkan”
“tapi itu benar benar hanya bercanda” wajah
Jieun seketika terlihat khawatir, ia khawatir jika Chanyeol benar benar murka
dan meninggalkannya disana, “tolong maafkan aku” mohon Jieun dengan wajah
memelasnya, Chanyeolpun kembali menatap Jieun, masih dengan tatapan dinginnya
“aku akan memaafkanmu...” jawab Chanyeol
yang membuat mata Jieun berbinar, “dengan satu syarat” seketika wajah Jieun
menjadi datar saat mendengat lanjutan ucapan namja tampan disampingnya itu
“apa itu?”
“berikan aku 3 permintaan seperti yang aku
berikan padamu” jleb! Seketika nyawa Jieun melayang, apa namja itu sekarang
sedang ingin balas dendam padanya
“kau ingin balas dendam eoh?” tanya Jieun
“mau tidak? Atau kau mau kuturunkan dan
bergabung dengan ahjussi didepan sana?” mata Jieunpun mengikuti arah tuju mata
Chanyeol dimana tidak jauh didepan mobil yang mereka tumpangi terlihat 3 orang
ahjussi yang sepertinya sedang mabuk
“kau tega” seketika mata Jieun berkaca
kaca, “katanya mau mengajakku makan malam tapi kenapa malah seperti ini” lanjut
Jieun dengan airmata yang sudah membendung, bukannya membujuk Jieun agar tidak
menangis Chanyeol malah menertawakan yeoja itu
“hahaha... lihatlah wajahmu, astaga!” Chanyeol
tertawa terbahak bahak sampai ia memukuli setir mobil yang tidak bersalah itu,
“sepertinya kau yang anak mami” lanjutnya mengejek Jieun, Jieun yang baru
menyadari kalau ia sedang dikerjai Chanyeol itu akhirnya benar benar menangis
Iapun memilih untuk keluar dari mobil
Chanyeol berjalan cepat menjauhi mobil mewah tersebut, Chanyeolpun menghentikan
tawanya saat Jieun meninggalkannya sendirian dimobil, “ya! Apa yang dia
lakukan” iapun dengan cepat menyusul Jieun yang terus saja menangis
“ya! Lee Jieun, kau mau kemana eoh?” tanya
Chanyeol yang mencoba menghentikan Jieun, namun Jieun tidak membalas melainkan
semakin menangis tersedu sedu, “ya!” Chanyeolpun menarik lengan Jieun saat ia
berhasil mensejajari posisinya dengan Jieun
“lepaskan aku!” teriak Jieun kesal, “kau
benar benar menyebalkan” Jieunpun kembali melanjutkan jalannya dengan kepala
yang tertunduk, namun langkahnya terhenti saat ia mencium bau alkohol yang
begitu menyengat, saat mengangkat pandangannya Jieun dibuat terkejut bercampur
panik, dimana ia melihat ahjussi ahjussi yang ia dan Chanyeol bahas tadi tengah
tersenyum kearahnya
“hai cantik” sapa salah satunya, ahjussi
itu mencoba menyentuh dagu Jieun namun dengan cepat Chanyeol menghampiri Jieun
dan menepis tangan ahjussi itu, ahjussi yang lainnyapun tersenyum sinis menatap
Chanyeol yang memberikan tatapan tajamnya
“ya! Siapa kau eoh? Berani beraninya kau
menganggu kami” ucap ahjussi yang sudah mabuk itu, Chanyeolpun menarik Jieun
agar bersembunyi dibelakangnya dan Jieun hanya menurut
“maaf sudah menganggu kalian, tapi kalian
tidak boleh menggangu yeoja ini” jelas Chanyeol dengan begitu jantannya(?),
ketiga ahjussi itu saling pandang lalu tertawa keras
“hahaha bocah sepertimu percaya diri sekali
mencoba melindungi yeoja manis itu” ucap ahjussi itu meremehkan, “terima ini”
Buugghhh...
.
.
.
“aw! Ya! Pelan pelan!” sejak tadi ruangan mewah
dan rapi itu hanya diisi dengan teriakan demi teriakan dari suara berat
Chanyeol, sedangkan Jieun yang sedang mengobati luka diwajah namja itu terlihat
tidak peduli dengan pasiennya
“diamlah, kau manja sekali” ucap Jieun yang
terus fokus mengobati Chanyeol, “seharusnya kau tidak perlu melakukan hal
seperti tadi” lanjutnya
“kalau aku tidak seperti itu kau pasti
sudah tidak punya masa depan bodoh!” ucap Chanyeol kesal, “YA!” Chanyeol
refleks berteriak kesakitan saat Jieun menekan kapas itu dengan kasar dibagian
lukanya
“sepintar apa kau memanggilku bodoh huh?”
kesal Jieun, iapun menyimpuni obat obatan yang sudah ia pakai untuk mengobati
Chanyeol, lalu berjalan melewati Chanyeol untuk menyimpan kotak obat itu
Namun, entah karna kaki Chanyeol yang tidak
tahu diam atau Jieun yang tidak hati hati, gadis itu tersandung pada kaki
panjang Chanyeol hingga ia terjatuh tepat diatas namja itu, membuat kedua
pasang matanya menatap lekat mata indah milik Chanyeol dalam jarak yang begitu
dekat, deg! Deg! Deg!
1 detik...
2 detik...
3 detik...
“AAAAAAAAA”
***
Jieun dan Jiyeon duduk sambil melamun
disebuah cafe yang sudah menjadi langganan mereka, keduanya terlihat sibuk
dengan fikiran masing masing, namun akhirnya Jiyeon tersadar dan kini menatap
Jieun yang masih terlihat melamun
“kau benar benar beruntung Lee Jieun” ucap
Jiyeon begitu berbinar, Jieun hanya memberikan tatapan datarnya pada Jiyeon,
“kurasa kau harus mencoba membuka hatimu untuk orang lain, toh Myungsoo
sudah...” Jiyeon langsung menutup mulutnya, ia benar benar mengutuk dirinya
yang nyaris saja menyinggung masalah Myungsoo pada Jieun
“ya aku tahu Myungsoo tidak akan kembali,
tapi kau juga tahukan kalau aku tidak mudah jatuh cinta pada orang lain”
“coba saja dulu, kurasa Chanyeol oppa bisa
membuatmu melupakan kesedihanmu”
“darimana kau tahu?”
“dari semua ceritamu, aku rasa kau langsung
melupakan kesedihanmu tentang Myungsoo setiap kau berada didekat Chanyeol oppa”
Jieun terlihat berfikir, ucapan Jiyeon memang benar, ia selalu melupakan
kesedihannya setiap ia ada disekitar Chanyeol, “bagaimana?” tanya Jiyeon lagi
“entahlah, aku juga masih bingung” Jieunpun
menghela nafas berat
“Jieun-ah, kapan kapan ajak aku kalau kau
menemui Chanyeol oppa” mohon Jiyeon, Jieun hanya menatap datar sabahatnya itu,
“ya, ya, ya, sekali saja” mohonnya dengan begitu manis
“tidak bisa” jawab Jieun datar
“kenapa?”
“aku tidak mau, kau membuatku malu
didepannya”
“YA! Teman macam apa kau ini” omel Jiyeon
.
.
.
-Park Chanyeol-
Temui aku dicafe dekat apartementku
Ada yang ingin kuberikan padamu
Jieun kembali membaca pesan singkat yang
Chanyeol kirim padanya kurang lebih satu jam yang lalu, yeoja itu kini tengah
duduk seorang diri dicafe yang Chanyeol maksud, menunggu namja itu datang dan
memberikan sesuatu yang Jieun juga tidak tahu
Minuman yang gadis itu pesan hanya tersisa
setengah gelas, “ahh dia lama sekali” keluh Jieun, gadis itu terus
memperhatikan pintu masuk cafe itu menunggu sosok tinggi tegap yang sudah
membuat janji dengannya
Tik... tok... tik... tok...
Jieun duduk dengan gelisah dikursinya,
matanya terus menatap pintu masuk cafe tersebut. Sebuah helaan nafas kesal
Jieun keluarkan ketika ia melihat seorang namja jangkung dengan masker, topi,
dan mantel tebal yang dijadikan namja itu sebagai penyamaran masuk kedalam cafe
tersebut
Jieunpun menatap datar namja itu setelah ia
duduk tepat didepan Jieun, “kau sudah lama?” tanya namja itu, Chanyeol
“menurutmu?” tanya Jieun dengan wajah
kesalnya, Chanyeolpun melihat jam berwarna emas dipergelangan tangannya
“hanya terlambat satu jam” gumam namja itu
“mwo? Hanya katamu?” kesal Jieun, “sekarang
beritahu aku apa yang ingin kau berikan padaku? Aku sudah tidak bisa lama lama
disini” ucap Jieun memaksa
Chanyeolpun merogoh saku mantelnya dan
mengeluarkan tiga lembar kertas lalu meletakkannya diatas meja dan sedikit
mendorongnya kearah Jieun, “itu tiket konser EXO, aku mau kau datang kekonser
kami lusa nanti” jelas Chanyeol dibalik maskernya
Jieun melirik kearah lembaran tiket konser
itu, “aku tidak mau” jawab Jieun mantap
“kenapa?”
“aku bukan fans kalian, aku juga tidak suka
datang ketempat seperti itu” jawab Jieun, “lebih baik kau berikan saja pada
fansmu” lanjutnya
“ya! Aku susah payah meminta ini pada
managerku dan kau semudah itu menolaknya? Seharusnya kau berterimakasih padaku,
ini tiket spesial!” kesal Chanyeol
“tapi... kenapa ada 3 tiket?”
“memangnya kau mau pergi menonton seorang
diri eoh?” kesal Chanyeol, “ajak temanmu untuk menontonnya, tapi jangan bilang
jika ini dariku” Jieun terlihat berfikir sejenak sambil menatap Chanyeol juga
tiket konser itu bergantian
“baiklah” gadis itupun mengambil 2 lembar
tiket itu lalu mengembalikannya pada Chanyeol yang satunya, “aku hanya perlu
dua tiket” jelasnya
“kau akan datang dengan siapa?”
“kenapa kau ingin tahu eoh?”
“tentu saja aku harus tahu, siapa tahu kau
datang dengan namja”
“lalu apa masalahnya denganmu kalau aku
datang dengan namja, kau jugakan yang menyuruhku mengajak temanku untuk
menonton”
“tapi jangan namja!” Jieun tertawa geli
melihat Chanyeol yang marah, sekalipun wajah tampan itu tertutup dengan masker
juga topi tapi Jieun bisa membayangkan bagaimana ekspresi namja itu sekarang,
tentu saja sangat lucu
***
“KYAAA!!!” Jieun refleks menutup kedua
telinganya dengan tangannya kala ia mendengar suara cempreng Jiyeon yang
berteriak heboh disampingnya, untung mereka sedang dirumah Jiyeon bukan
ditempat umum, yang ada mereka akan dipandang aneh oleh orang lain
“omo... apa yang harus kulakukan?” ucap
Jiyeon masih dengan sikap hipernya yang menurut Jieun sangat berlebihan, “ini
bukan mimpikan?” Jieun hanya mengangguk malas menanggapi sahabatnya itu
“aku harus datang! Ini tiket spesial dari
Chanyeol oppa, ya, aku harus datang” Jieun memandang aneh kearah Jiyeon yang
terus saja berceloteh pada dirinya sendiri sambil memegang erat tiket konser
yang Jieun berikan padanya
“Jiyeon-ah, bicaralah padaku, jangan
mengoceh sendirian” Jiyeonpun memandang Jieun yang terlihat begitu lesu, sebuah
senyum lebar terukir dari wajah Jiyeon saat ia baru sadar kalau ia melupakan
Jieun, orang yang membawa tiket itu
“mian” hanya kata maaf yang Jiyeon ucapkan,
sekarang ia terlalu bahagia karna mendapat tiket konser langsung dari biasnya, “untung
aku belum membeli tiketnya” ucapnya
“ya, baguslah” gumam Jieun
“kau akan datang jugakan?”
“tidak...”
TBC
wah romance nya udah muncul walaupun dikit dikit.. :D
BalasHapuslanjut thor!!
oke, siap!
Hapus