Sabtu, 20 Februari 2016

Something (Chapter 15)


Title                : Something
Author           : Park Mitha
Genre              : Romance, Comedy, Sad (maybe), Friendship, Family,
Lengh              : Chapter
Rating             : 15+
Cast                : IU-Lee Jieun, Chanyeol (EXO)
Other Cast    : Jiyeon (T-ARA), EXO Member, Etc

***

“terimakasih sudah mau menolongku”

“kau belum mengatakan apa yang harus kubantu” jelas Baekhyun

“menjadi teman curhatku dan menceritakan tentang Chanyeol, itu yang aku minta darimu” jelas Jieun sambil tersenyum tulus, “dan satu lagi, tolong cari tau siapa orang yang sering membuatnya tersenyum itu ya” pinta Jieun dengan manisnya

“ahh begitu, oke aku akan mencari tau tentang itu” Baekhyunpun terkekeh, “baiklah aku pergi” Jieunpun kembali duduk saat Baekhyun sudah pergi, jam sudah menunjukkan pukul 00.18 AM, dan gadis itu tidak ada niatan untuk pulang kerumahnya toh ayahnya sedang diluar kota dan ibunya sudah tidur saat ia pergi, iapun mengeratkan mantelnya karna cuaca semakin dingin

“kenapa belum pulang?” Jieun menengok saat mendengar suara orang lain yang sepertinya sedang berbicara padanya

“kau...”

Jieun membelalakan matanya tak percaya saat dilihatnya namja tinggi dan tampan yang sedang memenuhi fikirannya itu berdiri tidak jauh dibelakangnya, bahkan namja itu tersenyum tipis pada Jieun dan kini mengambil posisi duduk disamping Jieun


“sejak kapan kau ada disini?” tanya Jieun masih dengan wajah shocknya

“sudah sejak tadi, tapi saat aku ingin kesini aku melihat sepasang kekasih yang sepertinya sedang kencan” jelas Chanyeol, “apa namja tadi kekasihmu?” tanya Chanyeol

“mwoya! Jangan sembarang bicara” jawab Jieun kesal, “dia bukan kekasihku, dia itu teman satu grubmu, Byun Baekhyun” Chanyeol membulatkan matanya tak percaya

“Baek... Baekhyun?” tanyanya terbata, Jieun hanya mengangguk, “untuk apa dia menemuimu disini?”

“rahasia” jawab Jieun santai, Chanyeolpun berdecak kesal, “kenapa kau tidak pulang? Bukankah besok pagi kalian akan berangkat ke Amerika?”

“heol~ ternyata aku tertinggal jauh dari Baekhyun” keluh Chanyeol, namja itupun memasukkan kedua tangannya kedalam saku jaket kulitnya, “sudah sejauh mana kedekatan kalian?” iapun melihat kearah Jieun

Jieunpun memasang wajah paniknya, “ya! Jangan salah paham begitu” ucap Jieun sambil mengibaskan tangannya untuk meyakinkan ucapannya

“untuk apa aku salah paham, aku tidak ada hak untuk itu”

“jangan bicara begitu, kau membuatku semakin merasa bersalah padamu” jelas Jieun sambil tertunduk, suasanapun tiba tiba berubah hening setelah Jieun berbicara seperti itu, mereka terlihat sibuk dengan fikiran masing masing

“maafkan aku karna selama ini tidak menyadari maksud dari semua perlakuanmu... aku... aku hanya bingung dengan perasaanku” tutur Jieun pelan

“maaf karna aku tidak pernah menyadari hal itu, selama ini aku hanya memfokuskan perasaanku pada Myungsoo, sampai sampai aku tidak bisa membedakan mana suka dan mana cinta”

“kau sedang latihan membaca puisi ya?”

Bugghh...

“akh! Sakit” Chanyeol meringis saat Jieun meninju lengannya, sebenarnya tinjuan gadis itu tidak kuat tapi permata cincinya yang tajam itu yang mungkin akan melukai tangan mulus seorang Park Chanyeol hingga namja itu merintih kesakitan

“aku sedang bicara serius padamu bodoh” ucap Jieun dengan begitu kesalnya, "ahh kau menyebalkan” Jieunpun menghentakkan kakinya kesal

“aku hanya bosan mendengarmu mengatakan maaf terus menerus” potong Chanyeol, “kau itu tidak salah, hanya saja kita bertemu disaat yang tidak tepat”

“tapi masalah ini tidak akan serumit ini kalau saja aku tidak...”

“berhenti menyalahkan dirimu!” Jieun terdiam membeku saat ia mendengar suara berat itu sedikit membentaknya, “sudah kubilang ini bukan kesalahanmu”

“kau marah padaku?” lirih Jieun, mata gadis itu berkaca kaca saat ia dibentak oleh Chanyeol. Ya, Jieun adalah gadis yang manja, selama hidup ia tidak pernah dibentak oleh orangtuanya mengingat ia adalah anak yang patuh dan sangat disayangi oleh orangtuanya, wajarkan jika sekarang ia akan menangis?

“ya, aku marah padamu! Aku marah karna kau terus mengatakan kalau semua ini kesalahanmu!” Chanyeol berbicara dengan nada yang meninggi, ia seakan tidak peduli dengan butiran bening yang membasahi pipi gadis itu

“argh! Kenapa aku menyukai gadis bodoh sepertimu” keluh Chanyeol, Jieunpun semakin menangis bahkan gadis itu tidak bisa menyembunyikan isakannya, Chanyeolpun menatap sendu kearah Jieun yang tertunduk namun pundak gadis itu bergetar

Grepp...

Entah keberanian darimana Chanyeol menarik Jieun kedalam pelukkannya, mengelus lembut puncak kepala gadis itu mencoba untuk menenangkannya, “maaf aku sudah kasar padamu” lirih Chanyeol, Jieunpun perlahan menghentikan tangisnya namun gadis itu tidak bergerak sedikitpun dipelukkan Chanyeol

“aku mohon padamu, jangan pernah menyalahkan dirimu lagi untuk hal ini” Jieun hanya diam, entah kenapa gadis itu merasa nyaman berada dipelukkan Chanyeol

***

Baekhyun berjalan santai memasuki kamar hotel yang kebetulan saat itu ia sekamar dengan Chanyeol, ia melihat Chanyeol lagi lagi tersenyum tidak jelas pada ponselnya, Baekhyunpun berdeham cukup keras dan meletakkan gelas minumnya diatas meja

“siapa itu?” tanya Baekhyun yang mengambil posisi duduk diatas ranjangnya, Chanyeolpun menengok kearah Baekhyun dengan wajah bingungnya

“maksudnya?”

“siapa yang membuatmu seperti itu?” tanya Baekhyun memperjelas, “senyum senyum tidak jelas, kau terlihat seperti orang gila”

“kau ingin tahu?” Baekhyun mengangguk mantap dengan wajah manis penuh harapnya, “beritahu aku dulu apa yang kau dan Jieun rahasiakan dariku” seketika wajah Baekhyun terlihat datar

“kalian membuatku jadi serba salah” gerutu Baekhyun, namja itupun meneguk habis minumnya lalu menatap Chanyeol tajam, “beritahu dulu aku baru kuberitahu padamu” jelasnya

“tidak, otakmu itu licik, aku tidak mau tertipu”

“ayolah Yeol, ini permintaan Jieun bukan rasa ingin tahuku” rengek Baekhyun akhirnya, Chanyeolpun hanya bisa menatap aneh sahabatnya itu, dia memang sering begitu tapi tetap saja Chanyeol tidak biasa dengan hal seperti itu

“maksudnya permintaan Jieun?” bingung Chanyeol, “apa saja yang kau ceritakan padanya?”

“rahasia”

Buugghh...

“ya!” pekik Baekhyun saat Chanyeol melemparnya dengan bantal, “seharusnya kau berterimakasih padaku, setidaknya aku ini juga mencari tahu perasaan Jieun padamu” omel Baekhyun, “Jieun itu menyukaimu hanya saja dia tidak yakin pada perasaannya, dan itu juga karnamu”

“aku tidak percaya” jawab Chanyeol tidak peduli, iapun kembali fokus pada ponselnya

***

Jieun termenung dikursi belajarnya, matanya menatap kosong kearah layar ponselnya yang menampilkan percakapan singkat antara ia dan Baekhyun, dan pesan terakhir Baekhyun sukses membuat gadis itu seperti patung

-Byun Baekhyun-
Jieun-ssi, aku sudah tahu siapa orang itu

-Lee Jieun-
Benarkah?

-Byun Baekhyun-
Aku harap kau tidak akan terkejut saat membacanya

-Lee Jieun-
Cepat beritahu aku

-Byun Baekhyun-
Aku juga terkejut saat mengetahuinya
Chanyeol menamai kontaknya dengan nama ‘baby’
Tapi aku mengenali photonya
Itu photo hoobae kami, member Red Velvet

Jieunpun meletakkan ponselnya dengan kasar ketika ia kembali membaca pesan itu, iapun menenggelamkan kepalanya diantara lengannya yang terlipat diatas meja, “apa secepat itu dia berpaling?” lirih Jieun
.
.
.
Jieun dan Chanyeol duduk bersebelahan ditaman yang mungkin sudah menjadi tempat andalan mereka untuk bertemu, mungkin sudah lebih dari 20 menit mereka ada disana namun tidak satupun membuka suara untuk memulai pembicaraan

Jieun hanya menatap datar kolam yang ada didepan mereka, angin yang berhembus cukup dingin seakan tidak berpengaruh pada gadis itu, pesan singkat Baekhyun terus terusan berputar dikepalanya

“ternyata begini rasanya” lirih gadis itu diiringi dengan senyum pahit, iapun menatap Chanyeol yang lebih dulu melihat kearahnya, “kenapa kau jahat sekali padaku?”

“apa maksudmu?”

“kemarin kau mengatakan kalau kau menyukaiku, tapi kenapa sekarang ada yeoja lain?” Chanyeol memasang wajah super bingungnya

“aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan” Jieunpun tersenyum sinis dengan mata yang berkaca

“Baekhyun, dia menceritakan semuanya padaku, siapa itu baby, siapa itu member RV, dan apa hubunganmu dengan salah satu diantara mereka” Chanyeol membulatkan matanya, “setelah semua itu terbongkar, kau masih berani mengatakan kau menyukaiku eoh?”

“Jieun-ssi, aku benar benar tidak mengerti apa yang kau fikirkan sekarang, aku bisa jelaskan semua itu, apa yang Baekhyun ceritakan padamu itu...”

“kenapa kau begini padaku?” potong gadis itu ”apa aku tidak memiliki kesempatan lagi untuk meyakinkan hatiku?” Jieunpun menatap Chanyeol dengan airmata yang terus menetes

“kau fikir aku tidak pernah memikirkan hal ini... aku bahkan menangis setiap mengingatmu, aku tahu aku hanya seorang gadis bodoh yang dijodohkan dengan seorang idol tampan sepertimu, tapi jangan permainkan aku seperti ini”

“maaf kalau selama ini aku membuatmu menunggu, aku...” Jieunpun menarik nafas berat seakan kalimat yang akan ia ucapkan begitu sulit, “aku sangat sulit melawan rasa gengsiku, aku terlalu malu untuk mengatakan kalau aku menyukaimu”

TBC

*apaini
Akhirnya chapter 15-nya udah selesai, dan saya masih bingung sampai dimana cerita ini karna belum menemukan titik endingnya haha *authormulaigila
Seperti biasanya, komentar dan saran sangat saya butuhkan, semoga yang ini ga mengecewakan kayak chap sebelumnya ya T,T

Oke, sampai jumpa di chap selanjutnya *bow* jangan lupa komen yaa...

6 komentar:

  1. Asiiiik tanda baikan nih...hehehe ditunggu updatean super kilatnya ya thor ini paling cepet updatenya heheheh makasih thor ;-) kurang berapa chapter lagi nih penasaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. super kilat? wahhh, iya sama sama, ditunggu aja deh yaa hehe

      Hapus
  2. Makin seruuu..!!! Jangan cepet2 ending nya ya thor... Fighting buat bikin chapter selanjutnya...!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe makasih ya udah baca + komen, oke fighting!

      Hapus
  3. Ah chanyeol apaan sih. Lanjut trus yh thor tapi panjangi lagi fighting

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyanih Chanyeol apaan sih hehe, iya ditunggu ya

      Hapus