Senin, 01 Februari 2016

Something (Chapter 9)


Title                : Something
Author           : Park Mitha
Genre              : Romance, Comedy, Sad (maybe), Friendship, Family,
Lengh              : Chapter
Rating             : 15+
Cast                : IU-Lee Jieun, Chanyeol (EXO)
Other Cast    : Jiyeon (T-ARA), EXO Member, Etc

***
[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8]

“kalau begitu antar saja aku pulang”

“ya! Kau mau membatalkan kencan kita lagi?”

“kencan?”

“tentu saja kencan, lalu kau anggap ini apa?” akhirnya Chanyeol tidak bisa menahan kekesalannya pada gadis itu, “hancur sudah” keluhnya

Ting!


Jieun dan Chanyeol refleks melihat kearah ponsel Jieun yang berbunyi, dengan cepat Jieun membuka pesan masuk tersebut, lagi lagi dari nomor yang tidak dikenal, mungkin saja itu nomor orang tadi fikir Jieun

-No Name-
Ya! Kenapa kau tidak balas pesanku?

Jieun mendengus kesal membaca pesan itu, iapun menatap Chanyeol yang sibuk mengemudi dengan tatapan kesalnya, “ya! Pasti kau yang memberikan nomorku pada teman narsismu itu?” tuduh Jieun, Chanyeolpun melihat kearah Jieun sekilas lalu kembali fokus pada jalanan

“siapa maksudmu?”

“Byun Baekhyun” Chanyeol terlihat terjekut, lalu ia menghentikan mobilnya dipinggir jalan

“dia menghubungimu?” tanya Chanyeol penasaran, Jieunpun menunjukkan pesan Baekhyun yang ada diponselnya, “aku tidak pernah memberikan nomormu pada member lain, serius” ucap Chanyeol dengan begitu serius
.
.
.
Brakkk!!!

Baekhyun yang sedang asik bermain game diponselnya itu tersentak kaget saat Chanyeol mendobrak pintu kamar mereka, “ya! Kau!” ucap Chanyeol emosi sambil menunjuk Baekhyun

“ada apa?” bingung Baekhyun

“benar kau mengambil nomor Jieun dari ponselku?”

“ahh ternyata dia mengadu padamu ya? Tolong tanyakan padanya kenapa dia tidak membalas pesanku padahal aku...” bugghh! Sebuah bantal melayang mengenai wajah manis Byun Baekhyun membuat namja itu menatap kesal sipelempar

“apa apaan kau?”

“kau yang apa apaan, dia terus saja mengomel padaku karna kau terus mengirim pesan padanya” omel Chanyeol, namja itupun mengambil ponsel Baekhyun dan menghapus nomor Jieun, “kuberitahu kau, dia bukan EXO-L apalagi fangirlmu, dia itu hater”

“mwo”

“jadi berhenti menghubunginya” Chanyeolpun mengembalikan ponsel Baekhyun

“tapi kalau aku ingin terus menghubunginya bagaimana?” tanya Baekhyun dengan senyum jahilnya

“kubunuh kau!”

“whoa, Park Chanyeol jika cemburu sangat mengerikan” ucap Baekhyun lalu tertawa puas melihat Chanyeol yang berhasil digodanya

“aku tidak cemburu!”

“heyy, mengaku saja, aku tahu kau” ucap Baekhyun terus menggoda, “mau kubantu mendapatkannya?” Chanyeol menatap Baekhyun dengan tatapan berfikir

***

Ting!

-Park Chanyeol-
Selamat malam Jieun-ah

Jieun tertawa geli membaca pesan singkat Chanyeol, “sok akrab sekali memanggilku Jieun-ah” gumam Jieun, gadis itupun dengan cekatan membalas pesan Chanyeol

-Lee Jieun-
Malam juga

Baekhyun tersenyum geli melihat balasan Jieun, berbeda dengan Chanyeol yang duduk disebelahnya, namja itu terlihat penasaran dengan balasan Jieun, “dia manis juga” gumam Baekhyun

“apa balasannya?” tanya Chanyeol penasaran, Baekhyunpun menunjukkan pesan Jieun dilayar ponselnya yang kini berada ditangan Baekhyun

-Park Chanyeol-
Kau sedang apa?

-Lee Jieun-
Aku sedang menyelesaikan tugas kuliahku

-Park Chanyeol-
Kau pasti sangat sibuk, jangan lupa makan ya
Aku tidak mau kau sakit

“mwoya?” Jieun menatap layar ponselnya tidak percaya namun didetik selanjutnya gadis itu tertawa terbahak bahak membaca pesan itu, “bwahahahaha sok manis sekali!” ucapnya geli

-Lee Jieun-
Kau menjijikan!

“mwo?” gumam Baekhyun, “menjijikan darimananya? Bukankah wanita suka perhatian seperti itu?” gerutu Baekhyun, Chanyeolpun mengambil alih ponselnya

“sepertinya caramu tidak berhasil, biar aku selesaikan ini sebelum dia ilfeel denganku” ucap Chanyeol akhirnya, namja itupun pergi meninggalkan Baekhyun yang menatapnya jengkel

“bukannya berterimakasih” omel Baekhyun
.
.
.
Jieun berjalan santai menuju balkon dikamarnya, sekedar mencari udara segar untuk me-refresh otaknya yang begitu kusut memikirkan tugas demi tugas kuliah yang terus menumpuk, suasana yang begitu hening dan dingin membuatnya mengingat Myungsoo

Ia ingat sekali bagaimana dulu Myungsoo yang selalu datang kerumahnya, membantunya mengerjakan tugas sekolahnya bahkan Jieun tinggal terima bersih tugasnya, Jieunpun memandang bintang yang bertabur dilangit

“kau yang disana...” gumamnya sambil menatap bintang yang paling bersinar, “...pasti sudah berbahagia” lanjutnya, Jieunpun tidak bisa menutupi kerinduannya pada sahabat juga cinta pertamanya itu, sebaik mungkin ia mencoba melupakan namja itu tetap saja akan sulit, kenangan mereka terlalu banyak

Tiiinn!! Tiinn!!

Jieun refleks menyeka airmatanya saat ia mendengar suara klakson mobil, iapun mencari dimana suara itu berasal dan ternyata didepan gerbang rumahnya terlihat mobil mewah milik Chanyeol yang entah sejak kapan berhenti disana

Ting!

-Park Chanyeol-
Turunlah!

Jieun memperhatikan mobil yang terparkir rapi didepan rumahnya itu sebentar lalu beranjak untuk menghampiri orang yang sudah menunggunya dibawah sana, “kau mau kemana?” tanya Ny. Lee saat melihat anak gadisnya itu membuka pintu utama rumah mereka

“menemui seseorang” jawab Jieun cuek

Jieunpun menghampiri mobil Chanyeol lalu mengetuk kaca mobilnya hingga akhirnya kaca mobil itu terbuka setengah membuat Jieun bisa melihat wajah tampan seorang Park Chanyeol, “masuklah” pinta Chanyeol, Jieunpun menaikkan alisnya bingung namun akhirnya ia menurut saja

“ada apa?” bingung Jieun, gadis itu menatap Chanyeol yang duduk dikursi pengemudi dengan ekspresi datarnya yang membuat Jieun merasa sedikit takut

“ayo kita jalan jalan sebentar” ajak Chanyeol, namja itupun menarik gas dan mulai menjalankan mobilnya, bahkan ia tidak memperdulikan Jieun yang mengomel karna gadis itu berpakaian yang tidak pantas untuk dipakai saat jalan malam seperti ini

“sebenarnya kau mau mengajakku kemana?” tanya Jieun masih dengan wajah takutnya, malam ini Chanyeol terlihat begitu menakutkan

Hening, namja itu seketika menjadi tuli, sekalipun Jieun berbicara dengan suara yang lantang ia tetap tidak menjawab gadis itu dan fokus pada pandangan didepannya yaitu jalanan

Jieunpun akhirnya memilih diam, menunggu sejauh mana namja itu membawanya pergi, kurang lebih 20 menit perjalanan merekapun tiba disebuah bukit yang begitu sepi, Chanyeolpun memarkir mobilnya dan segera keluar melihat pemandangan yang begitu indah dari ketinggian yang lumayan itu

Jieun yang berjalan dibelakang Chanyeol terlihat begitu takjub, ia tidak pernah tau kalau ada tempat seindah itu di Seoul, namun kini mata gadis itu tertuju pada namja jankung yang berdiri melihat pemandangan indah itu

“Chanyeol-ssi...” panggil Jieun ragu, Chanyeolpun menengok memberikan tatapan bertanya pada Jieun, “kenapa kau ajak aku kesini?” tanya Jieun bingung

“entahlah, aku hanya sedang bosan didorm” jawab Chanyeol sambil bernafas berat, iapun kembali melihat kerlap kerlip lampu dari gedung gedung yang tersusun rapi dibawah sana

“tapi kenapa harus aku yang kau ajak?”

“aku hanya bingung” Chanyeolpun menunduk membuat Jieun merasa bingung bercapur iba melihat raut wajah Chanyeol yang sekarang, “sepertinya aku tidak bisa membuatmu menyukaiku” lirihnya

Jieun hanya diam melamun, ia sendiri tidak tahu bagaimana caranya jatuh cinta (lagi) pada orang lain, hatinya bagaikan pergi bersama Myungsoo yang pasti ia tahu tidak akan bisa kembali

“benarkah kau tidak bisa?” tanya Jieun meyakinkan, “belum banyak yang kau lakukan”

“tapi kau tidak pernah menyadarinya, kau selalu menggagalkan semuanya, mulai dari kencan hingga perhatian yang kuberikan padamu”

“Chanyeol-ssi...”

“aku tahu kau selalu membandingkanku dengan Myungsoo” Chanyeolpun menghela nafas berat, “itulah sebabnya kau tidak bisa membuka hatimu”

“kau tahu? Membuatmu jatuh cinta padaku 1000 kali lebih sulit dibandingkan menyanyi, menari diatas panggung dan mendapatkan banyak cinta dari penggemarku” Jieun hanya diam mendengarkan semua keluh kesah namja itu

“mianhae...”

“kau tidak salah” Chanyeolpun tersenyum paksa pada Jieun, bisa Jieun rasakan perasaan tertekan hanya dari menatap kedua mata namja itu, “akulah yang harus minta maaf”

“aku tidak bisa melanjutkan ini...”

TBC


Maafin ya kalo ceritanya garing dan kurang memuaskan(?)

4 komentar:

  1. kuharap ini bukan akhir dari perjuangan chanyeol ,, dan ku harap jieun bisa move on dari myungsoo,,,, next dong gantung nih

    BalasHapus
  2. chanyeol!! awas aja kalau nyerah!!
    ah authornya selalu bikin penasaran nih.. Lanjut!!
    semangat semangat semangat!! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe seru kali bikin orang penasaran, oke ditunggu yaa makasihh

      Hapus