Title :
The Two Of Us
Author :
Park Mitha
Genre :
Various
Lengh :
Chapter
Rating :
15+
Cast :
IU-Lee Jieun, Chanyeol (EXO)
Others Cast : EXO Member, Etc
Cameo : Jiyeon (T-ARA), Jinwoon (2AM)
***
“kyaaa~” terdengar teriakkan serempak dari
lokasi konser yang digelar di NY itu, silver ocean terlihat jelas dari atas
panggung membuat namja namja tampan yang sedang berdiri diatas panggung
terlihat begitu terharu
Konser yang digelar beberapa jam itu terasa
begitu singkat bagi mereka, ketika konser selesai semua memberpun kembali
kehotel untuk beristirahat karna besok mereka harus kembali ke Korea
Chanyeol dan Baekhyun berjalan beriringan
menuju kamar hotel sambil diselingi candaan ringan, setibanya dikamar kedua
namja itu langsung merebahkan diri diranjang masing masing
“hhhh.... melelahkan sekali” ucap Chanyeol
sambil menghela nafas panjang
“kan ada Jieun yang siap menjadi tukang
pijatmu” jelas Baekhyun diranjang seberang, Chanyeolpun menengok kearah
Baekhyun yang kini bermain dengan ponselnya
“ohh iyayah” jawab Chanyeol sok lupa, “lalu
siapa yang bersedia menjadi tukang pijatmu?” ledeknya, Baekhyunpun menatap
Chanyeol jengkel
“tentu saja asistenku” jawab Baekhyun
yakin, Chanyeolpun tertawa mengejek, “terus saja ejek aku, kau dan Jieun
pacaran juga berkat siapa hah?” kesal Baekhyun
“ahaha mian aku hanya bercanda” jelas
Chanyeol sambil tertawa puas, Baekhyunpun hanya bisa mencibir
.
.
.
Seorang gadis manis tengah duduk dengan
tenang dimeja belajarnya dengan laptop yang menyala didepannya, pandangan gadis
itu tidak sedikitpun beralih dari layar berukuran sedang itu sekalipun mata
indah itu terlihat memerah dan sedikit meredup
Ting!
Jieunpun dengan sangat terpaksa mengalihkan
pandangannya kearah ponselnya yang berbunyi, dengan wajah setengah mengantuk
gadis itu membuka pesan masuk dari ‘Park Chanyeol’
-Park Chanyeol-
Kau sudah tidur?
Jieunpun dengan lihainya membalas pesan itu
dan kembali fokus pada laptopnya, namun tidak lama setelah itu ponselnya
berbunyi tanda panggilan masuk
“yeoboseyo?” jawab Jieun lesu
‘kau sedang apa? Kenapa belum tidur?’
tanya orang diseberang sana dengan sedikit memaksa, Jieunpun menghela nafas
berat
“aku harus menyelesaikan tugas akhirku”
jelas Jieun malas
‘kau sudah makan?’
“aku akan makan besok pagi”
‘ck, cepatlah istirahat, sudah jam
berapa ini’
“ya” bip! Jieunpun memutuskan sambungannya
lalu kembali fokus pada laptopnya namun matanya sudah tidak bisa dibuka lagi
dengan terpaksa gadis itu mematikan laptopnya dan berjalan gontai menuju
ranjangnya, merebahkan tubuh mungilnya dan mulai menuju alam mimpi
***
Jieun berjalan dengan lesu mneyusuri lorong
kampusnya, ia terus saja menggerutu sambil memandangi laporan tugas akhirnya
yang ditolak oleh dosennya dan dicoret tanpa dibaca dulu, ingin sekali ia
membuang laporan itu ketempat sampah dan menuntut dosennya itu, hei itu
berlebih Jieun
Langkah gadis itu berbelok menuju kantin,
disana ia melihat Jiyeon tengah duduk bersama seorang namja dan mereka terlihat
begitu asik dengan topik pembicaraan mereka, Jieunpun menghela nafas berat lalu
melangkahkan kakinya menemui kedua orang itu
Setibanya disana ia langsung mendudukkan
dirinya dengan sebal dikursi samping Jiyeon membuat Jiyeon maupun namja bermata
sipit itu menatapnya bingung, “kau kenapa?” tanya Jiyeon bingung, Jieunpun
meletakkan laporannya dengan kasar diatas meja, membuat Jiyeon dengan begitu
penasaran membukanya dan terlihat terkejut
“ditolak?” kejut Jiyeon tak percaya, untuk
kesekian kalinya Jieun menghela nafas berat, gadis itu hanya menatap kosong
kearah laporannya
“padahal aku begadang menyelesaikannya”
lirihnya, “aku bahkan mengabaikan Chanyeol dan melupakan jadwal makanku”
lanjutnya, Jiyeonpun menatap iba kearah sahabatnya itu begitu juga dengan
Jinwoon, namja yang bergabung dengan mereka
“dia mengatakan dimana kesalahannya?” tanya
Jinwoon mencoba menenangkan
“aku hanya lupa memberi titik dan dia
langsung mencoretnya, astagaa~” Jieunpun menjawabnya dengan emosi yang
tertahan, wajahnya sedikit memerah karna begitu marah
Dddrrrttt... ddrrrttt...
Jieunpun mengambil ponselnya dengan kesal,
dan menerima panggilan dari kekasihnya itu, Park Chanyeol, “kenapa?” tanya
Jieun ketus
‘ya! Kenapa nada bicaramu begitu?’
omel orang diseberang sana, Jieunpun menutup matanya rapat rapat meruntuki
dirinya yang melampiaskan kekesalannya pada namja itu
“mian, ada apa?” kali ini Jieun berbicara
sedikit lebih lembut
‘malam ini temui aku ditaman, karna
besok aku akan berangkat keluar negeri lagi’
“oh” jawab Jieun datar, iapun memutuskan
sambungan itu tanpa menunggu balasan dari Chanyeol, membuat namja yang kini
tengah berada didorm EXO terlihat begitu bingung memandangi ponselnya
“pulsaku tidak habiskan?” tanyanya pada
dirinya sendiri
.
.
.
Malam haripun tiba, Jieun duduk dengan
gelisah dikursi taman seorang diri, entah sudah berapa lama ia menunggu namja
yang membuat janji dengannya itu, Jieunpun semakin mengeratkan mantelnya dan
melihat kesekeliling namun tidak satupun orang disana
“kemana sebenarnya anak itu” gerutu Jieun,
tidak lama setelah itu ia melihat seorang namja tinggi berbadan tegap berjalan
kearahnya, membuat gadis itu menghela nafas kesal, “lama sekali” keluhnya
“mian, kau sudah tidak sabar ya ingin
bertemu denganku?” tanya Chanyeol dengan begitu yakinnya, iapun tersenyum geli
saat melihat Jieun membelalakan matanya, “kenapa tidak memelukku?” tanyanya
lagi, kali ini namja itu merentangkan tangannya bersiap siap untuk memeluk
Jieun, namun Jieun malah mendorong tubuh besar itu hingga pemiliknya hampir
terjatuh
“menyebalkan” ucap Jieun cemberut,
Chanyeolpun mendekati Jieun dan mencoba untuk memeluk kekasihkanya itu lagi
namun dengan cepat Jieun menghindar, “jangan sentuh aku” kesalnya, Chanyeolpun
mengerucutkan bibirnya dan memilih untuk duduk disamping yeoja itu
Suasanapun menjadi hening, Jieun hanya diam
memikirkan tugas akhirnya yang ditolak itu, ia tidak ingin menegur Chanyeol
karna moodnya sedang buruk sekarang, Chanyeolpun berdeham mencoba mencairkan
suasana
“Jieun-ah...” panggilnya, Jieunpun hanya
membalasnya dengan dehaman tidak ada niat untuk mengeluarkan suaranya, “kau
marah padaku?” Chanyeolpun melihat kearah Jieun yang sama sekali tidak
meliriknya
“tidak” jawab Jieun datar, Chanyeolpun
menghela nafas kasar mendengar jawaban Jieun, iapun memegang kedua pundak Jieun
dan menariknya agar gadis itu menghadap kearahnya
“kalau kau tidak marah kenapa sifatmu
seperti ini padaku?” tanya Chanyeol sedikit memaksa, Jieunpun melepaskan tangan
Chanyeol dari pundaknya dan kembali menghadap kearah kolam
“aku hanya sedang kesal” jelas Jieun,
“tugas akhirku ditolak... ahh tidak, tapi juga dicoret” lanjutnya, Chanyeolpun
memandangi Jieun dalam diam, “dan aku tambah kesal karna kau bilang besok akan
berangkat keluar negeri lagi padahal kau baru kembali tadi pagi” tambahnya
“mian” lirih Chanyeol
“sebenarnya ini bukan salahmu, tapi ini
salah agensimu, kenapa mereka begitu kejam pada artis mereka, apa mereka fikir
kalian ini robot yang tidak butuh istirahat” omel Jieun, Chanyeolpun hanya
menatap gadisnya itu dengan alis yang mengerut
“kau juga! Sudah tahu besok akan pergi lagi
kenapa masih saja mengajakku bertemu” Chanyeol refleks menjauhkan tubuhnya dari
Jieun saat gadis itu tiba tiba mengomel kearahnya
“memangnya kau tidak merindukanku?” tanya
Chanyeol
“tapi kau harus menggunakan waktu singkatmu
itu sebaik mungkin”
“kau mengkhawatirkanku ya?” Jieunpun
menatap Chanyeol datar, Chanyeol selalu saja membuat emosinya memuncak, entah
Jieun yang emosian atau mungkin namja itu yang menyebalkan
“lupakan” kesal Jieun, “ahh iya, eomma
menanyakan padaku kapan kita pergi kebutik Ny. Yoon?” Chanyeol terlihat
berfikir
“mungkin minggu ini aku sangat sibuk...”
“kau itu selalu sibuk” potong Jieun dengan
ketusnya
“jangan hanya menyalahkanku, kau juga pasti
sibuk dengan tugas akhirmu itu” kali ini Jieun hanya diam karna perkataan namja
itu benar, “kenapa orangtua itu selalu tidak sabaran”
“kau mengatai eommaku tidak sabaran eoh?”
“bukan begitu, eommaku juga memaksaku untuk
segera pergi denganmu” Jieun maupun Chanyeol sama sama menghela nafas berat
***
Jieun berjalan santai memasuki rumahnya,
wajahnya terlihat sangat cerah hari ini. Tentu saja, itu karna tugas akhirnya
sudah diterima dan ia hanya menunggu waktu untuk wisuda, “ahh senangnya” gumam
Jieun pelan, iapun menghampiri ibunya yang sedang menonton TV
“eomma” ucap Jieun senang, iapun langsung
mengambil posisi duduk disamping ibunya
“ada apa? Kau terlihat begitu bahagia?”
bingung Ny. Lee
“tentu saja” jawab Jieun mantap, “bulan
depan aku akan wisuda” jelasnya girang, Ny. Leepun menatap Jieun tak percaya
“benarkah?” Jieun mengangguk sambil
tersenyum senang, “kalau begitu cepat urus pernikahanmu, toh bulan depan kau
mendapatkan gelar sarjana hukummu itu” lanjut Ny. Lee yang seketika membuat
wajah Jieun jadi masam
“eommaku sayang... sebenarnya aku tidak
keberatan untuk mengurus pernikahanku lebih cepat, tapi permasalahannya itu ada
pada calon menantumu” jelas Jieun sesabar mungkin, “jangankan mau mengurus
pernikahan, bertemu saja kami jarang” tambah Jieun kesal
“ahh ternyata anak eomma sudah tidak sabar
ingin dinikahkan” Jieunpun memasang wajah aneh saat mendengar ucapan ibunya,
‘kapan aku pernah bicara begitu?’ batinnya, “eomma akan bicarakan ini pada
keluarga Park, mungkin saja mereka bisa meminta pada agensi Chanyeol untuk
mengurangi jadwalnya”
“andwae!” ucap Jieun mantap, ibunyapun
menatapnya bingung, “jangan bilang pada mereka kalau bulan depan aku wisuda,
aku tidak mau kalau Chanyeol tahu” lanjutnya
“kenapa lagi?”
“pokoknya tidak boleh!” ucap Jieun mantap,
Ny. Leepun hanya menggelengkan kepala melihat tingkah anaknya yang masih
seperti anak SMA, benar benar kekanakan
.
.
.
Suasana hening dikamar Jieun, hanya ada
suara jarum jam yang bergerak sedangkan pemilik kamar sedang terbaring malas
malasan diatas ranjangnya. Selimut, bantal dan guling bahkan berada bukan pada
tempatnya karna sejak tadi gadis itu terus bergerak risih
Iapun akhirnya duduk dan memandangi layar
ponselnya, hanya ada beberapa aplikasi diponselnya dengan wallpaper wajah
cantik dirinya dan wajah tampan Chanyeol disana, “kau benar benar sibuk ya?”
tanyanya sambil memandangi wajah Chanyeol diponselnya
“kalau tau begini aku tidak akan mengatakan
‘aku menyukaimu’ waktu itu” kesalnya, Jieunpun meratapi nasibnya yang begitu
malang
Menjadi kekasih seorang idol ternama
seperti Chanyeol memang menguras hati, bayangkan saja semenjak mereka resmi
berpacaran Chanyeol menjadi semakin sibuk, bahkan dalam seminggu mereka hanya
akan bertemu 1 atau 2 kali, itu juga beruntung jika mereka bisa bertemu hingga
3 kali
Jieunpun mencari kontak Chanyeol dan
bersiap mengirim pesan pada namja itu, namun sebelum ia mengetik isi pesannya,
mata itu melihat kearah jam dinding, “dia pasti sedang konser sekarang”
gumamnya, “ahh masa bodoh, diakan bisa membalasnya setelah konser”
-Lee Jieun-
Yeol...
Jieunpun meletakkan ponselnya disamping
bantalnya dan memilih untuk berbaring menunggu namja itu membalas pesannya,
atau mungkin tertidur karna bisa saja Chanyeol membalas pesannya saat pagi
hari, seperti kejadian sebelumnya
Ting!
Jieun refleks terbangun dari posisi
tidurnya dan mengambil ponselnya, balasan dari Chanyeol. Dan entah kenapa ia
merasa begitu bahagia sekarang
-Park Chanyeol-
Ya?
-Lee Jieun-
Kau sibuk?
-Park Chanyeol-
Hmm, ada apa?
-Lee Jieun-
Tidak apa
“aaaaa eomma!” Jieunpun merengek setelah
membalas pesan namja itu, ia benar benar gila sekarang, bolehkah ia menangis
karna sangat merindukan namja itu?, namja yang dulunya sangat ia benci tapi
entah kenapa ia sangat mencintainya sekarang, hati memang sulit berkerjasama
dengan otak, Jieunpun memandangi ponselnya dengan airmata yang membendung
dipelupuk matanya
“Yeol... aku merindukanmu”
“kenapa tanganku sulit sekali menulis
kalimat itu untukmu?”
TBC
Ehem ehem ehem, chap 1 udah selesai, gemana
yeoreobun? Suka ga?
Tolong komennya ya, jangan jadi silent
readers karna itu perbuatan buruk *eaa
Sampai jumpa di chap selanjutnya byeee
*bow* muahh :*
next kak! aku suka kok sama cerita ini.. semoga cepet nikah ya Chanyeol!
BalasHapusoke ditunggu aja yaa, amiiin wkwkwk
HapusIni lanjutan something ya kak? Wah seneng ada chanU lagi, suka, chanyeol sibuk terus, gk apa-apa deh yg penting jieunnya nanti nikah sma chanyeol,jieunnya nanti jdi cemburuan. Romance nya banyakin ya ka? Keke nawar mulu
BalasHapusiya nih, yakin Jieun nikah sama Chanyeol? hahaha, iyadeh ditunggu aja yaaa
HapusYa deh yg lg kngn ga ketemu bntr aja rasany ky udh lm bngt g ketemu,btw ji eunnya lucu ky abg lg jatuh cinta.
BalasHapushahaha Jieunkan umur aja yg 20-an tapi jiwa sama mukanya masih abg
Hapus