Title :
The Two Of Us
Author :
Park Mitha
Genre :
Various
Lengh :
Chapter
Rating :
15+
Cast :
IU-Lee Jieun, Chanyeol (EXO)
Others Cast : EXO Member, Etc
***
“apa aku kesiangan lagi?” tanyanya,
Chanyeolpun menengok dan sedikit terkejut melihat Jieun sudah duduk dikursi
dengan wajah sendunya
“tumben bangun pagi” ucap Chanyeol santai,
iapun kembali sibuk memasak
“padahal aku sudah memasang alarm sepagi
mungkin tapi aku kalah cepat denganmu” lirih Jieun
“sebenarnya kau tidak kesiangan, aku hanya
bangun lebih cepat hari ini” jelas Chanyeol, “bukankah kau mau bersenang senang
denganku?” Jieun menaikkan alisnya bingung
“maksudnya?”
“hari ini kita akan bersenang senang,
seperti yang kau mau”
“benarkah?”
“eum”
jawab Chanyeol sambil mengangguk, Jieunpun
terlihat senang sampai ia menghampiri Chanyeol yang sedang memasak dan memeluk
namja itu dari belakang
“aaaa~ Chanyeol-ah gomawo” ucap Jieun
kegirangan, Chanyeol hanya tersenyum senang melihat Jieun yang begitu
bersemangat
“kau tidak salah memelukku?” tanya
Chanyeol, Jieunpun refleks melepas pelukkannya dan seketika menjadi canggung
dengan namja itu, “salah tingkah ya?” goda Chanyeol saat melihat wajah Jieun
memerah, iapun tertawa geli melihatnya sedangkan Jieun hanya tertunduk malu
dibuatnya
.
.
.
Jieun dan Chanyeol berjalan sambil
bergandengan tangan melewati pasir pantai yang begitu indah terlebih cuaca hari
ini sangat mendukung, mereka menghentikan langkah tepat diujung bibir pantai,
Jieunpun memandang takjub birunya air pantai yang menyatu dengan birunya langit
siang itu
“aku bingung kenapa kau mengajakku kesini”
gumam Jieun sambil memainkan kakinya yang terkena air pantai, iapun melihat
kearah Chanyeol yang menatap lurus kedepan
“sejak semalam hanya tempat ini yang ada
difikiranku” jawab Chanyeol tanpa mengalihkan pandangannya dari air pantai
didepannya “mungkin karna bisa dibilang disini tempat pertama kita berkencan”
“tapi setelah itu kau membuatku harus
menunda tugas kuliahku karna mengurusimu yang sedang sakit” tambah Jieun,
Chanyeolpun tersenyum
“ya, dan karna itu aku menyadari kalau aku
menyukaimu” Jieun hanya diam menatap Chanyeol, “dan... aku bingung kenapa saat
itu kau menghubungiku tengah malam” iapun balas menatap Jieun meminta
penjelasan, namun wajah Jieun seketika terihat panik
“ahh itu...” Jieun terlihat bingung harus
menjawab apa
“kau
pasti mengkhawatirkanku, benarkan?”
“kalau ia kenapa?” tanya Jieun balik, detik
selanjutnya iapun mengalihkan pandangannya dari namja itu meruntuki dirinya yang
suka frontal, Chanyeolpun tersenyum mendengarnya, “aku tidak bisa tidur karna
kau tidak membalas pesanku” lanjutnya pelan
“aku senang mendengarnya” Chanyeolpun
kembali tersenyum, “sekalipun kau tidak pernah mengatakan ‘saranghae’ atau
semacamnya tapi aku tahu kau sangat mencitaikukan?”
“aku memang tidak suka mengatakan hal
seperti itu, karna aku mencintai bukan dengan mulut tapi dengan hati” Chanyeolpun
menatap dalam kedua mata Jieun, perlahan ia mendekatkan wajahnya kewajah Jieun
namun saat sudah dekat Jieunpun dengan cepat menutup mulut Chanyeol dengan
telapak tangannya, “jangan coba coba mencari kesempatan” ucapnya datar membuat
Chanyeol berdecak kesal
“kau merusak suasana” kesal Chanyeol
“begitu juga kesalnya aku saat kau merusak
suasana” kesal Jieun balik
Suasanapun hening hanya terdengar gemuruh
ombak dan suara kicauan burung, Chanyeol tak salah membawa Jieun kepantai
dihari kerja seperti ini, suasana pantai sepi dan itu membuatnya merasa hanya
ada ia dan Jieun didunia ini, Chanyeolpun menggenggam tangan Jieun membawa yeoja
itu untuk duduk dibawah pohon karna cuaca semakin panas dan tubuhnya sudah
mulai memerah karna kepanasan
“Yeol...” panggil Jieun, Chanyeol hanya
menjawabnya dengan dehaman, tangan namja itu sibuk memainkan pasir didepannya,
“sebenarnya begitu banyak yang ingin kutanyakan padamu, tapi aku bingung harus
memulai dari mana” jelas Jieun
“tanyakan saja, aku akan menjawab
semampuku” jawab Chanyeol, “tapi ini bukan soal matematika atau fisika kan?”
lanjutnya memastikan, Jieunpun memukul lengannya pelan sambil tersenyum geli
“tentu saja bukan” jawab Jieun, “tidak
banyak yang kutahu tentangmu, aku ingin tahu bagaimana kau dulu, bagaimana
perjuanganmu meraih semua ini mulai dari nol, dan bagaimana kisah asmaramu, kau
pasti pernah pacarankan sebelum denganku?”
“bagaimana aku dulu?” tanya Chanyeol, iapun
menghela nafas panjang, “kau pasti tidak akan percaya kalau aku dulu itu adalah
remaja gendut berkacamata” jelasnya
“mwo? Gendut?”
“ya, saat SMP aku memiliki tubuh yang
terbilang gendut, aku lupa bagaimana prosesnya sampai aku seperti ini”
jelasnya, “mungkin lemakku dulu berpindah ketinggi badanku” lanjutnya lalu
terkekeh
“lalu bagaimana dengan... mantanmu? Aku
boleh taukan?” tanya Jieun hati hati, “aku pernah membaca artikel kau memiliki
mantan kekasih seorang trainee diagensimu, dan juga... apa benar kau pernah
berpacaran dengan member Red Velvet?”
“kufikir kau tidak suka berita online,
sudah berapa banyak artikel yang kau baca eoh?”
“tidak banyak, hanya yang aku ingin tahu,
jadi apa berita itu benar?”
“aku tidak pernah berpacaran dengan member
RV” jelas Chanyeol apa adanya, Jieun seakan tak puas dengan jawaban namja itu
“lalu bagaimana dengan gadis trainee?”
tanyanya lagi sedikit memaksa, namun Chanyeol tak menjawab langsung, namja itu
diam mungkin ia sedang berfikir atau mengingatnya fikir Jieun
“Jieun-ah... jujur aku tidak suka kalau kau
membahas orang lain dihubungan kita, apalagi membahas masa laluku” Jieunpun
terdiam, wajah Chanyeol seketika terlihat marah namun ia mencoba menutupinya
“mianhae” lirih Jieun, suasanapun kembali
hening Chanyeol hanya memainkan pasir pasir didepannya sedangkan Jieun
memandang kosong kearah pantai, tidak bolehkan ia tahu sedikit saja tentang kisah
asmara Chanyeol, ia benar benar tidak tahu sedikitpun masa lalu namja itu, “padahal
aku hanya ingin tau” gumam Jieun pelan seakan bicara pada dirinya sendiri
“kau tidak perlu tau masa laluku, cukup
dampingi aku menghadapi masa depanku” jawab Chanyeol serius yang membuat Jieun
langsung melihat kearahnya ternyata namja itu mendengarnya, dan Jieun tak
pernah melihat wajah serius namja ini, tatapan matanya bahkan sangat teduh
Jieunpun mengalihkan pandangannya tak
sanggup terlalu lama menatap Chanyeol, “tidak ada yang ingin kau tanyakan
padaku?” tanya Jieun mengalihkan pembicaraan namun yeoja itu tak berani menatap
Chanyeol
“tidak ada, sepertinya aku sudah tahu semua
tentangmu” jelas Chanyeol dengan yakinnya
“benarkah?”
“ya, kau pernah bilang bahwa Kim Myungsoo
adalah cinta pertamamu, dan itu tandanya kau tidak pernah menyukai namja lain
selain Myungsoo dan aku tentunya” lagi lagi Chanyeol terlihat begitu yakin
dengan jawabannya
“Myungsoo memang cinta pertamaku, tapi kau
yakin tak ada namja lain selain dia dan kau?” Jieunpun menatap Chanyeol dengan
tatapan yang sulit dijelaskan, sedangkan Chanyeol memasang wajah terkejut dan
bingungnya
“jadi apa ada namja lain?” tanya Chanyeol,
Jieun tak menjawab melainkan berdiri dan dan bersiap bermain main dengan air
pantai, namun Chanyeol tak mau rasa penasarannya diabaikan begitu saja, iapun
menahan tangan Jieun, “siapa orang itu?” tanyanya memaksa
“kenapa kau ingin tahu sekali eoh?” bingung
Jieun, “kau saja tidak mau memberitahuku bagaimana hubunganmu dengan gadis
trainee itu” Jieunpun melepaskan tangan Chanyeol dari tangannya dan berlari
kecil menuju bibir pantai bermain dengan ombak yang mengenai kakinya
“ya! Lee Jieun, beritahu aku siapa orang
itu? Jangan jangan kau masih berhubungan dengannya” ucap Chanyeol setengah berteriak
namun Jieun tak peduli dan kini memilih untuk membuat istana dari pasir
***
Jieun berjalan dengan sedikit gontai
membuntuti Chanyeol yang menuju pintu utama apartement mereka, baru kemarin ia
bersenang senang dengan Chanyeol seharian penuh dan hari ini ia harus ditinggal
seorang diri diapartement suaminya itu
“aku pergi dulu” ucap Chanyeol, Jieunpun
hanya mengangguk, jujur ia sangat tidak rela kalau Chanyeol harus kembali
kerja, itu tandanya ia akan sendirian diapartement
“jangan lupa hubungi aku” ucap Jieun
sedikit sedih, Chanyeolpun tersenyum lalu memeluk Jieun erat
“iya, aku tidak akan lama” ucapnya lembut,
iapun melepaskan pelukkannya lalu membenarkan posisi ranselnya, “jangan undang
siapapun untuk datang keapartement apalagi seorang namja, aku sudah memasang
CCTV disetiap sudutnya, jadi kalau kau selingkuh aku melihat wajah namja itu”
pesan Chanyeol namun Jieun malah meresponnya dengan tatapan aneh
“seharusnya kau tidak memberitahuku tentang
CCTV itu, mungkin saja aku bisa bertemu diluar sana” jelas Jieun sambil
tersenyum geli, terlebih kini ia melihat ekspresi Chanyeol yang terlihat marah
“sampai aku tahu kau selingkuh, tunggu saja
balasanku” Jieunpun terkekeh melihat wajah Chanyeol yang memerah, apa ia sedang
cemburu sekarang, Jieun benar benar menyukainya
“kupastikan kau tidak akan tahu tuan”
“YA! Aku ini mau kerja, jangan buat aku
tidak tenang memikirkan selingkuhanmu itu” kesal Chanyeol dan Jieunpun tertawa
puas melihatnya, “jangan tertawa”
“kau cemburu ya?” goda Jieun, iapun mendekatkan
wajahnya kewajah Chanyeol, “benar, kau sedang cemburu, wajahmu saja memerah”
lanjutnya sambil memperhatikan wajah mulus Chanyeol yang memang sedikit memerah
Chanyeolpun diam menatap Jieun yang begitu
dekat dengannya, dan didetik selanjutnya ia langsung mencium yeoja itu, membuat
Jieun membelalakan matanya dan mendorong kuat tubuh Chanyeol namun bukannya
melepas Chanyeol malah memegang tengkuk Jieun membuat Jieun hanya bisa memukul
kesal lengan Chanyeol untuk segera melepaskannya
Merasa puas(?) Chanyeolpun melepaskan
ciumannya dan menatap Jieun yang terlihat begitu kesal, “kau mau membunuhku
eoh?” kesal Jieun, “kalau aku mati bagaimana? Kau mau menjadi duda?” Chanyeol
hanya menatap santai Jieun lalu beralih pada jam tangannya
“aku terlambat, sampai jumpa nanti malam” Chanyeolpun
kembali mengecup bibir Jieun singkat lalu berlari meninggalkan apartement
mereka, karna beberapa detik kemudian ia mendengar teriakan Jieun yang
memakinya
“astaga~ dia benar benar ingin membunuhku” gerutu
Jieun, ia bahkan memegangi jantungnya yang berdetak sangat cepat, “ayolah
jantungku sayang, berdetaklah dengan normal, dia sudah tidak ada” gumam Jieun
pada dirinya sendiri
Jieunpun berjalan menuju ruang tengah
memperhatikan setiap lekuk sudut apartement suaminya itu, jujur walaupun sudah
berapa kali gadis itu kesana namun ia tidak pernah membongkar isi apartement
itu, “apa yang harus kulakukan?” tanyanya pada diri sendiri “haruskah aku harus
menggeledah dan membuang yang tidak penting” lagi lagi ia berbicara seorang diri
“benar, hanya itu yang bisa kulakukan
sekarang”
Iapun mulai membersihkan kamar, merapikan
pakaian Chanyeol yang memenuhi lemari besar itu, “begini pakaian artis, banyak
sekali” komentarnya. Selesai membersihkan kamar Jieunpun beralih keruang
tengah, membuka setiap laci lemari tempat tv mereka diletakkan
“mwo” Jieun terlihat tertarik dengan
tumpukkan kaset yang sangat banyak, matanyapun membulat saat melihat sampul
kaset itu, “apa ini? Girls Generation? AOA? Girls Day? Dan... SISTAR?” Jieunpun
memasukkan kumpulan kaset girlband seksi itu kekotak yang sudah ia siapkan dan
mulai mencari lagi benda yang serupa(?)
“Mi... ya... bi?” Jieunpun refleks melempar
kaset itu saat matanya melihat sampulnya, “AAA BENAR BENAR?” teriaknya
frustasi, iapun memasukkan tumpukkan kaset itu dengan brutal kedalam kotak, ia
harus merubah hidup Chanyeol, istri mana yang rela suaminya menonton tubuh
wanita lain, Jieun benar benar murka
“lihat saja kau! Sampai aku menemukan benda
seperti ini lagi, akan kubutakan matamu!” ancam Jieun seakan berbicara pada
Chanyeol, namun pergerakannya terhenti saat ia melihat selembar photo yang
sangat menarik perhatiannya
Tangannyapun bergerak meraih photo itu,
namun matanya terbelalak saat melihat orang yang ada diphoto, dua orang namja
dengan seragam SMA-nya tengah tersenyum kearah kamera dengan tangan yang saling
merangkul
Jieun mengenal namja dengan kuping lebar
itu, itu pasti Chanyeol, suaminya. Tapi bukan Chanyeol yang membuatnya terpaku
melainkan namja yang ada disamping Chanyeol, ia mengingat jelas wajah itu, mata
sipit yang memiliki tatapan tajam dengan senyum tipis itu
Jantung Jieun tiba tiba berdetak begitu
cepat, tubuhnyapun terasa panas dingin, dengan sedikit sempoyongan ia berjalan
menuju sofa dan mendudukkan tubuhnya disana
.
.
.
“aku pulang” ucap Chanyeol sambil berjalan
santai memasuki apartementnya, suasananya hening lampu disana bahkan mati,
iapun mencari saklar lampu dan lampupun menyala, tidak ada orang. “kemana dia?”
bingungnya
Chanyeolpun meletakkan tas ranselnya diatas
sofa lalu melirik jam tangan emasnya, “masih jam 9, tidak mungkin kalau dia
sudah tidur” iapun bicara pada diri sendiri, hingga kaki panjangnya melangkah
menuju kamar mereka
Setibanya didalam Chanyeolpun kembali
disambut dengan suasana yang gelap, dan dengan lihainya ia mencari saklar lampu
dan mendapati Jieun yang sudah tertidur diranjang dengan selimut yang menutupi
tubuh mungil itu, Chanyeolpun berjalan pelan dan duduk disisi ranjang
“kau sudah tidur?” tanyanya pada Jieun yang
berbaring membelakanginya, tidak ada balasan, “aku tahu kau pasti belum tidur”
lanjutnya, Jieun hanya responnya dengan gerakan singkat, yeoja itu mempererat
pelukkannya pada guling
“kenapa? Kau sakit?” lagi, Chanyeol
bertanya, iapun mencoba menaruh punggung tangannya dijidat(?) Jieun, namun
Jieun menepisnya, “Jieun-ah...”
“aku mengantuk Yeol, jangan ganggu aku”
ucap Jieun pelan, mata gadis itu masih tertutup tidak ada niatan untuk
menyambut Chanyeol yang baru pulang kerja
“tumben, bukankah jadwal tidurmu itu jam 11
keatas?”
“jangan banyak tanya”
“kau marah karna tadi pagi?” lagi lagi
Chanyeol bertanya, Jieunpun membuka matanya dan duduk dari tidurnya, menatap
Chanyeol yang juga menatapnya
“Yeol aku lelah, aku seharian membersihkan
seisi apartementmu ini, jadi tolong jangan ganggu aku” ucap Jieun begitu dingin
dan terkesan sedikit beremosi, Chanyeolpun menatap Jieun sedikit tak percaya, istrinya
berubah menjadi sangat sensitif
“baiklah, maaf aku mengganggumu”
Chanyeolpun berjalan pergi meninggalkan kamar, mengambil ranselnya dan kembali
masuk kekamar untuk membersihkan diri dan mengistirahatkan tubuhnya yang sangat
lelah karna latihan full mengingat mereka akan kembali menggelar konser
Jieunpun mengubah posisi tidurnya saat
Chanyeol berbaring menghadapnya, Chanyeol benar benar bingung dengan tingkah
Jieun yang bahkan membelakanginya, iapun memilih untuk melingkarkan tangan
kekarnya dipinggang ramping Jieun, sekedar memeluk gadis itu
Jieun hanya diam, tidak ada respon ataupun
gerakan menolak, “jaljayo” lirih Chanyeol iapun memejamkan matanya bersiap
tidur, beberapa saat kemudian Chanyeol kembali membuka matanya saat ia
mendengar Jieun bersuara, seperti isakan
“Jieun-ah...” bingung Chanyeol, iapun duduk
dan melihat Jieun yang mencoba menyembunyikan wajahnya, namun semakin lama isakannya
semakin terdengar karna suasana kamar mereka sangat hening, “ada apa? Kenapa
kau menangis?” Chanyeol bertanya dengan begitu khawatir
“apa ada yang mengganggumu eoh?” tanya
namja itu lagi, namun Jieun tak membalas membuat Chanyeol semakin bingung dengan
sikap yeoja yang sudah menjadi istrinya itu, cukup lama Chanyeol hanya diam
menunggu Jieun menghentikan tangisnya, jujur ia sangat lelah sekarang, yang ada
difikirannya hanya pulang dan tidur, namun Jieun malah membuatnya harus menunda
istirahatnya
“Jieun-ah ayo cerita padaku” mohon Chanyeol
begitu lembut ketika Jieun sudah tidak menangis lagi, Jieunpun duduk dengan
kepala yang menunduk, menyeka sisa airmatanya lalu menatap Chanyeol yang sejak
tadi menunggu responnya
“kau mengenalnyakan?” tanya Jieun dengan
nada dinginnya, Chanyeol menatapnya bingung tidak mengerti dengan maksud yeoja
itu, “Kim Myungsoo, kau mengenalnyakan?” tanya Jieun sekali lagi
“aku tahu dia, kita pernah pergi kerumah
abu di Jepang menjenguknya bukan?”
“kau tidak mengenalnya sebelum itu?”
“mwo?” Chanyeol memasang wajah bingung, ia
tambah bingung saat Jieun mengambil sesuatu dibalik bantalnya, dan meletakkan
selembar photo yang ia temukan tadi siang tepat didepan Chanyeol, “Jieun-ah...”
lirih Chanyeol, ia meruntuki dirinya yang sempat kehilangan photo itu
“apa itu? Jelaskan padaku!” lagi lagi mata
Jieun berair membuat Chanyeol semakin panik
“YEOL, JELASKAN PADAKU!!”
TBC
Udah chap 5 aja, ceritanya makin rumit
yeee, bingung sama hubungan mereka yang rumit banget *ehh
Ya walaupun begitu saya tetap menunggu
komen dari chingudeul yang udah nyempatin baca
Komen juseyo hehehe
ayo jelaskaaan!!! kkk
BalasHapusmian baru komen di part ini :( soalnya di hp gak bisa komen huhuhu
fighting thor
iya aku bakalan jelasiiiin... hahaha
Hapusiya gapapa, nde fighting!
Hayoooh chanyeol nyembunyiin apa sama istrimu? Ok aku setuju sma jieun eonni buang aja semuanya apalah itu miyabi, go go semangat, chanyeol itu suamimu,ayo rubah kekeke. Semangat juga buat authornya...
BalasHapushahaha duhhh artis Jepang nyasar di ff saya ya
Hapusoke semangat!
woy author!! tanggung jawab woy!
BalasHapusaku jadi penasaran tingkat dewa karena ff yang dirimu buat..!
halah aku kok jadi gini ya,, wkwk ga deng,aku mah cuma becanda dan cuma mau bilang ff mu sangat bagus kak.. hehe :D
oppa tolong aku *sembunyi dibelakang Chanyeol*
Hapushehehe kirain beneran, makasih yaaa